Komisi I DPRD Kabupaten Bogor Bahas Sengketa Lahan PT Ferry Sonnevile dalam Rapat Kerja

Selasa, 14 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DETIKZONE.ID, CIBINONG – Komisi I DPRD Kabupaten Bogor menggelar rapat kerja untuk membahas sengketa lahan PT Ferry Sonnevile di Cibinong, Jawa Barat, pada Selasa (14/1/2025).

Rapat tersebut diadakan di Ruang Rapat Komisi I DPRD Kabupaten Bogor dan dihadiri oleh berbagai tokoh dan perwakilan, termasuk Acang Suryana, Randi Maulana (mantan Direktur Utama PT Ferry Sonnevile), Camat Gunung Putri, Kepala Desa Bojong Nangka, Kepala Desa Tlajung Udik, serta perwakilan Desa Gunungputri.

Selain itu, hadir juga perwakilan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bogor Timur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, Irvan Maulana, menyatakan bahwa sengketa lahan yang melibatkan PT Ferry Sonnevile masih berlanjut hingga saat ini. Dalam rapat tersebut, ia mengungkapkan pentingnya langkah komprehensif untuk mencari solusi atas masalah ini yang melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah desa, kecamatan, dan BPN.

“Hari ini, Komisi I DPRD Kabupaten Bogor menggelar rapat untuk memanggil sejumlah pihak terkait guna membahas permasalahan sengketa lahan PT Ferry Sonnevile ini,” kata Irvan.

Ia juga menjelaskan bahwa pihaknya memberikan batas waktu hingga Maret 2025 bagi PT Ferry Sonnevile untuk menyelesaikan site plan dan membuktikan dasar kepemilikan lahan sesuai dengan Hak Guna Bangunan (HGB), agar sengketa tidak berlarut-larut.

“Kami minta site plan PT Ferry Sonnevile diselesaikan sesuai dengan HGB agar tidak ada lagi sengketa lahan. Akhir bulan Maret kami tunggu,” lanjutnya.

Irvan berharap sengketa lahan antara masyarakat dan PT Ferry Sonnevile, khususnya di Kecamatan Gunung Putri, dapat segera diselesaikan. Ia juga menekankan perlunya peran aktif dari dinas teknis terkait, seperti Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP), Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), dan Kantor ATR/BPN Wilayah II Kabupaten Bogor, untuk menyelesaikan masalah yang telah berlangsung bertahun-tahun tersebut.

Penulis : Rahman

Berita Terkait

Siapa Kendalikan Penjaringan Sekolah Rakyat? Pernyataan Dinsos dan PKH Sampang Tak Sejalan
RSUD Sumenep Jadi Titik Kunci Penguatan Layanan JKN: Ombudsman RI, YLKI, dan BPKN Satu Suara Dorong Transformasi Pelayanan Publik
Ketua PKDI Sumenep H. Ubaid Abdul Hayat Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026: Data Akurat Kunci Pembangunan Tepat Sasaran
Lari, Sehat, dan Berhadiah! Soekarno Fun Run 2026 Jadi Event Paling Ditunggu di Sumenep
Madura EV-Day 2026, Tanda Dimulainya Revolusi Kendaraan Listrik di Sumenep
Bupati Sumenep Gaungkan Semangat Bung Karno, ASN dan Karyawan BUMD Wajib Berpeci Sepanjang Juni 2026
Tunjukkan Dedikasi dan Komitmen Pelayanan, Camat Arjasa dan Kangayan serta Para Kades Serempak Apresiasi Manajer ULP PLN Kangean Sumenep
Doa untuk Sang Proklamator Satukan 2.050 Warga di Pendopo Keraton Sumenep, Bupati Fauzi: Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:58 WIB

Siapa Kendalikan Penjaringan Sekolah Rakyat? Pernyataan Dinsos dan PKH Sampang Tak Sejalan

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:52 WIB

RSUD Sumenep Jadi Titik Kunci Penguatan Layanan JKN: Ombudsman RI, YLKI, dan BPKN Satu Suara Dorong Transformasi Pelayanan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:16 WIB

Ketua PKDI Sumenep H. Ubaid Abdul Hayat Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026: Data Akurat Kunci Pembangunan Tepat Sasaran

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:36 WIB

Lari, Sehat, dan Berhadiah! Soekarno Fun Run 2026 Jadi Event Paling Ditunggu di Sumenep

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:28 WIB

Madura EV-Day 2026, Tanda Dimulainya Revolusi Kendaraan Listrik di Sumenep

Berita Terbaru