Nasional – Indonesia adalah salah satu negara dengan jumlah penduduk terbesar, dan juga merupakan salah satu negara dengan popularitas muslim terbanyak di negaranya. Banyaknya orang muslim membuat kita bisa saling bertemu di berbagai tempat.
Dengan banyaknya orang muslim di negara kita, kita juga sering mendengar suara adzan berkumandang dari berbagai tempat.
Banyaknya adzan yang saling bersahutan, membuat kita tahu bahwa banyaknya masjid yang dibuat di sekitar kita.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Setelah mengetahui hal-hal tersebut, apakah bisa kita sebut bahwa kualitas muslim di Indonesia baik? Hal ini belum bisa kita tentukan, karena banyaknya ragam orang muslim di negara kita, seperti seseorang yang muslim tapi tidak sholat, seseorang yang muslim tapi dia mabuk-mabukan dan berzina, dan masih banyak lagi. Setelah itu, ada juga seorang muslim yang rajin sholatnya, gemar mengikuti kajian Islam, dan banyak hal lainnya.
Muslim di negara kita memang banyak, akan tetapi kualitasnya yang beragam membuat kita sulit menentukan apakah kaum muslimin di negara kita itu baik atau kurang baik. Salah satu faktor yang penting untuk diperhatikan adalah kualitas mental kaum muslim di negara kita.
Di negara kita, banyak orang yang termasuk dalam kategori orang-orang menengah ke bawah. Hal ini bisa menjadi salah satu faktor yang menyebabkan kualitas mental di negara kita itu rendah, yakni mudah dimanipulasi.
Sebagai seorang muslim, kita memiliki 12 karakter acuan yang menjadikan kita seorang muslim yang baik. Dari kedua belas karakter tersebut, salah satunya adalah Matiinul Khuluq atau akhlak baik yang tangguh. Akhlak baik yang tangguh di sini berarti memiliki keyakinan kuat dalam melakukan kebaikan, dan tidak ragu maupun gampang dipengaruhi orang lain.
Bagaimana cara kita memiliki Akhlak atau keyakinan yang tangguh dalam melakukan kebaikan? Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan. Berikut adalah sebagian upaya kita dalam membentuk karakter tersebut:
Meniru Akhlak Rasulullah SAW
Rasulullah SAW merupakan utusan Allah SWT, memiliki akhlak yang paling baik. Hal ini telah disebutkan oleh Allah SWT dalam Al-Quran surat Al-Ahzab ayat 21 yang artinya:
“Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah.” (QS. Al-Ahzab:21)
Melihat dan meniru akhlak-akhlak yang dipraktikkan oleh Rasulullah SAW merupakan langkah pertama yang bagus, karena semua akhlak beliau bisa menjadi dasar-dasar kita dalam membentuk akhlak baik yang bagus.
Membiasakan perilaku-perilaku yang baik di keseharian kita
Mulai membiasakan diri kita dengan perilaku-perilaku yang baik secara perlahan mengubah akhlak kita menjadi lebih baik. Ketika sudah terbiasa dengan hal-hal yang baik, saat ada orang yang mengejek kita saat melakukan kebaikan, kita tidak akan merasa malu karena sudah terbiasa melakukan hal-hal baik tersebut.
Selalu berbaik sangka kepada Allah SWT
Ketika kita menghadapi berbagai hal, biasakanlah untuk berbaik sangka kepada Allah SWT. Kita tahu, apa saja yang Allah berikan kepada kita, baik itu perintah maupun kejadian, akan mendapat ganjaran yang baik dari-Nya. Saat kita sering berbaik sangka kepada-Nya, maka kita tidak akan ragu ataupun bimbang dalam mengerjakan kebaikan,
Setelah upaya di atas dilakukan, semoga kita dan teman-teman kita bisa menjadi orang-orang muslim yang lebih baik, dan muslim di Indonesia menjadi kualitas yang terbaik.
Penulis: Abdurrahman Fathi Mubarok, Mahasiswa STMIK Tazkia







