Membangkitkan Pemuda Islam Dimulai dari Perbaikan Akhlak

Senin, 17 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Abdurrahman Fathi Mubarok, Mahasiswa STMIK Tazkia 

Foto : Abdurrahman Fathi Mubarok, Mahasiswa STMIK Tazkia 

Nasional –  Indonesia adalah salah satu negara dengan jumlah penduduk terbesar, dan juga merupakan salah satu negara dengan popularitas muslim terbanyak di negaranya. Banyaknya orang muslim membuat kita bisa saling bertemu di berbagai tempat.

Dengan banyaknya orang muslim di negara kita, kita juga sering mendengar suara adzan berkumandang dari berbagai tempat.

Banyaknya adzan yang saling bersahutan, membuat kita tahu bahwa banyaknya masjid yang dibuat di sekitar kita.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah mengetahui hal-hal tersebut, apakah bisa kita sebut bahwa kualitas muslim di Indonesia baik? Hal ini belum bisa kita tentukan, karena banyaknya ragam orang muslim di negara kita, seperti seseorang yang muslim tapi tidak sholat, seseorang yang muslim tapi dia mabuk-mabukan dan berzina, dan masih banyak lagi. Setelah itu, ada juga seorang muslim yang rajin sholatnya, gemar mengikuti kajian Islam, dan banyak hal lainnya.

Muslim di negara kita memang banyak, akan tetapi kualitasnya yang beragam membuat kita sulit menentukan apakah kaum muslimin di negara kita itu baik atau kurang baik. Salah satu faktor yang penting untuk diperhatikan adalah kualitas mental kaum muslim di negara kita.

Di negara kita, banyak orang yang termasuk dalam kategori orang-orang menengah ke bawah. Hal ini bisa menjadi salah satu faktor yang menyebabkan kualitas mental di negara kita itu rendah, yakni mudah dimanipulasi.

Sebagai seorang muslim, kita memiliki 12 karakter acuan yang menjadikan kita seorang muslim yang baik. Dari kedua belas karakter tersebut, salah satunya adalah Matiinul Khuluq atau akhlak baik yang tangguh. Akhlak baik yang tangguh di sini berarti memiliki keyakinan kuat dalam melakukan kebaikan, dan tidak ragu maupun gampang dipengaruhi orang lain.

Bagaimana cara kita memiliki Akhlak atau keyakinan yang tangguh dalam melakukan kebaikan? Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan. Berikut adalah sebagian upaya kita dalam membentuk karakter tersebut:

Meniru Akhlak Rasulullah SAW

Rasulullah SAW merupakan utusan Allah SWT, memiliki akhlak yang paling baik. Hal ini telah disebutkan oleh Allah SWT dalam Al-Quran surat Al-Ahzab ayat 21 yang artinya:

“Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah.” (QS. Al-Ahzab:21)

Melihat dan meniru akhlak-akhlak yang dipraktikkan oleh Rasulullah SAW merupakan langkah pertama yang bagus, karena semua akhlak beliau bisa menjadi dasar-dasar kita dalam membentuk akhlak baik yang bagus.

Membiasakan perilaku-perilaku yang baik di keseharian kita

Mulai membiasakan diri kita dengan perilaku-perilaku yang baik secara perlahan mengubah akhlak kita menjadi lebih baik. Ketika sudah terbiasa dengan hal-hal yang baik, saat ada orang yang mengejek kita saat melakukan kebaikan, kita tidak akan merasa malu karena sudah terbiasa melakukan hal-hal baik tersebut.

Selalu berbaik sangka kepada Allah SWT

Ketika kita menghadapi berbagai hal, biasakanlah untuk berbaik sangka kepada Allah SWT. Kita tahu, apa saja yang Allah berikan kepada kita, baik itu perintah maupun kejadian, akan mendapat ganjaran yang baik dari-Nya. Saat kita sering berbaik sangka kepada-Nya, maka kita tidak akan ragu ataupun bimbang dalam mengerjakan kebaikan,

Setelah upaya di atas dilakukan, semoga kita dan teman-teman kita bisa menjadi orang-orang muslim yang lebih baik, dan muslim di Indonesia menjadi kualitas yang terbaik.

Penulis: Abdurrahman Fathi Mubarok, Mahasiswa STMIK Tazkia 

Berita Terkait

Pokmaswas Hijau Daun Santuni 50 Anak Yatim, PLN Nusantara Power Perkuat Komitmen Pelestarian Mangrove di Bawean Gresik
Merajut Asa di Balik Jeruji: WBP Perempuan Rutan Pemalang Sulap Benang Jadi Karya Bernilai Ekonomi
Genap Sebulan Menyalakan Asa! Hari Ke-30 Program Berbagi Setiap Hari Detikzone.id Kembali Santuni Abang Becak Sumenep sekaligus Dengarkan Jeritan Hatinya
Dari Ruang Kelas ke Lahan Hijau, Kepala SMP di Pemalang Raup Jutaan Rupiah dari Kangkung Organik
Kehadiran KPK dan Kejaksaan dalam SPMB Disorot, BPI KPNPA RI Bogor: Jangan Sampai Pendampingan Timbulkan Rasa Takut 
Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Perekat Kebersamaan, Kodim 0210/TU Dekatkan Diri dengan Warga
Antrean Mengular, SPBU 5483504 Lombok Tengah Tetap Layani Pembelian Pertalite Pakai Botol Plastik
Himpunan Mahasiswa Prodi Manajemen UNIMUGO Sukses Gelar MANAFERA FUTSAL CUP 2026, Ajang Futsal Pelajar Se-Jateng DIY Berlangsung Meriah

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:23 WIB

Pokmaswas Hijau Daun Santuni 50 Anak Yatim, PLN Nusantara Power Perkuat Komitmen Pelestarian Mangrove di Bawean Gresik

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:52 WIB

Merajut Asa di Balik Jeruji: WBP Perempuan Rutan Pemalang Sulap Benang Jadi Karya Bernilai Ekonomi

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:21 WIB

Genap Sebulan Menyalakan Asa! Hari Ke-30 Program Berbagi Setiap Hari Detikzone.id Kembali Santuni Abang Becak Sumenep sekaligus Dengarkan Jeritan Hatinya

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:35 WIB

Dari Ruang Kelas ke Lahan Hijau, Kepala SMP di Pemalang Raup Jutaan Rupiah dari Kangkung Organik

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:31 WIB

Kehadiran KPK dan Kejaksaan dalam SPMB Disorot, BPI KPNPA RI Bogor: Jangan Sampai Pendampingan Timbulkan Rasa Takut 

Berita Terbaru