Kediri, detikzone.id — Kami berharap di Kabupaten Kediri ini lebih nyaman, kondusif, ayem tentram, lebih makmur masyarakatnya.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kediri dalam acara diskusi tematik bertajuk “Bersama Media Menjaga Semangat Toleransi” pada Kamis, (27/3/2025) sore.
Acara yang berlangsung di ruang Graha Sabha Canda Bhirawa DPRD Kabupaten Kediri dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat, insan media, serta perwakilan pemerintah daerah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diskusi tersebut bertujuan untuk membahas peran penting media dalam membangun pemahaman masyarakat tentang toleransi dan keberagaman.
Ketua DPRD Kabupaten Kediri, Murdi Hantoro, dalam sambutannya menekankan bahwa berita yang seimbang dan bertanggung jawab adalah kunci utama untuk meredam potensi konflik di tengah masyarakat yang beragam.
Ia juga mengekspresikan harapan agar Kabupaten Kediri menjadi lebih nyaman, kondusif, dan makmur bagi seluruh masyarakat.
“Di era digital seperti saat ini, pemberitaan yang seimbang dan bertanggung jawab menjadi kunci utama untuk meredam potensi konflik di tengah masyarakat yang beragam,” kata Murdi.
Selain itu juga ia berpesan kepada masyarakat kabupaten Kediri, agar selalu mengutamakan keselamatan diri dan keluarganya menjelang hari raya IdulFitri 1446H.
“Karena ini menjelang lebaran, tentunya jalannya padat. Kita harus berhati-hati dijalan, supaya kita bisa menjalankan lebaran dengan baik sesuai dengan yang kita harapkan,” imbuhnya.
Selain itu, empat narasumber yang mewakili organisasi wartawan dan pemimpin redaksi media Kediri, menyoroti pentingnya edukasi literasi digital bagi masyarakat agar lebih bijak dalam mengonsumsi dan menyebarkan informasi.
“Kita sekarang ini berada pada satu era yang disebut dengan hiper connectivity. Jadi kalau diterjemahkan secara gampangnya adalah suatu era di mana terjadi keterhubungan secara singkat, dalam waktu yang cepat antara manusia satu dengan manusia yang lain, di belahan ujung yang lain dengan belahan ujung yang lainnya lagi, tidak terbatas oleh waktu dan tempat dan itu difasilitasi oleh teknologi dan teknologi itu bernama internet,” ungkap Direktur Jawa Pos Radar Kediri, Kurniawan Muhammad.
Hal senada disampaikan narasumber lainnya, bahwa Insan media didorong untuk lebih kritis dalam menerima data laporan serta tidak mudah percaya tanpa melakukan konfirmasi terlebih dahulu, sebelum mempublikasikan karya jurnalistik.
Acara ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus menjaga semangat toleransi melalui pemberitaan yang akurat dan berimbang. Semoga inisiatif seperti ini dapat terus berlanjut untuk memperkuat harmoni sosial di Kabupaten Kediri.
Penulis : Bimo Gunawan







