Kisah Haru Duda Penjual Tahu di Kediri: Pelihara Sapi Demi Berkurban Idul Adha 1446H

Sabtu, 7 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kediri, Detikzone.id — Di tengah kehidupan sederhana, Mbah Seger (62), warga Dusun Bogangin Kidul, Desa Padangan, Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri, memberikan pelajaran tentang ketulusan dan keteguhan hati dalam beribadah.

Telah puluhan tahun menyandang status sebagai duda, Mbah Seger menjalani hidup seorang diri, mencari nafkah sebagai penjual tahu.

Namun di balik kesederhanaannya, ia menyimpan niat mulia yang tak banyak orang sanggup melakukannya.
Selama berbulan-bulan, ia merawat seekor sapi yang dibelinya dari hasil berjualan tahu.
Bukan untuk dijual kembali, melainkan untuk dijadikan hewan kurban di Hari Raya Iduladha — sebagai bentuk penghormatan dan doa untuk kedua orang tuanya serta saudara-saudaranya yang telah meninggal dunia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya ingin berkurban sebagai bentuk bakti kepada orang tua dan saudara yang sudah tidak ada. Semoga amal ini sampai untuk mereka,” tutur Mbah Seger dengan mata berkaca-kaca, Sabtu (7/6/2025).

Lebih lanjut, dia menyampaikan harapannya, “Semoga kurban ini bermanfaat bagi umat sesama dan saya mendapat berkah serta barokahnya untuk leluhur saya yang sudah meninggalkan dunia selama-lamanya. Harapan saya, tahun-tahun berikutnya saya masih diberi umur, kesehatan, dan rezeki untuk bisa terus menjalankan ibadah kurban di Hari Raya Iduladha.”

Kisah Mbah Seger menjadi cerminan nyata bahwa ibadah kurban tidak hanya milik mereka yang berkecukupan, tapi juga milik mereka yang berhati lapang dan tulus.

Redaksi Detikzone menanggapi kisah inspiratif ini dengan menyatakan bahwa “Perayaan Idul Adha tidak hanya menjadi momen kebahagiaan, tetapi juga menjadi waktu yang sangat istimewa bagi setiap muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui berbagai ibadah, termasuk penyembelihan hewan kurban.”

Semoga kisahnya menginspirasi kita semua untuk terus berbuat baik, menjaga niat, dan memaknai setiap ibadah dengan penuh keikhlasan dan cinta.

Penulis : Bimo

Berita Terkait

PC Muslimat NU Bawean Gelar Forum Silaturahmi, KH Moh. Qosim Bahas Tantangan Mendidik Anak di Era Digital 
Bos CV Ayunda H. Bambang Budianto Apresiasi 3 Santri Ponpes Syeh Abdurrahman Rabah Pamekasan, Juara Nasional Debat dan Pidato Bahasa Mandarin, Raih Reward 7 Hari ke Tiongkok
KH Moh. Qosim Tekankan Pentingnya Ilmu dan Pendidikan Anak dalam Pengajian Milad ke-35 PP Miftahul Ulum Kareteng
Penyerahan Dokumen SKT, Kemendagri Tegaskan Posisi Yakuza Maneges sebagai Mitra Strategis Negara
Sembilan Nelayan Raas Hadapi Persoalan Hukum di Australia, Cak Fauzi Fasilitasi Pemulangan hingga Kampung Halaman
Cak Fauzi Dukung Media Expo 2026, Dorong UMKM Sumenep Naik Kelas
Perjuangan Atlet Pelajar Bawean! Menyeberangi Laut Demi Berlaga di POR SD Gresik 2026 
Pasangan Pengusaha Dermawan Asal Pamekasan Kembali Raih Penghargaan Bergengsi, Bang Ali dan Istri Teguh Berpegang pada Pesan Nabi: Sebaik-baik Manusia yang Bermanfaat bagi Sesama

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:34 WIB

PC Muslimat NU Bawean Gelar Forum Silaturahmi, KH Moh. Qosim Bahas Tantangan Mendidik Anak di Era Digital 

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:47 WIB

Bos CV Ayunda H. Bambang Budianto Apresiasi 3 Santri Ponpes Syeh Abdurrahman Rabah Pamekasan, Juara Nasional Debat dan Pidato Bahasa Mandarin, Raih Reward 7 Hari ke Tiongkok

Senin, 26 Oktober 2026 - 01:25 WIB

KH Moh. Qosim Tekankan Pentingnya Ilmu dan Pendidikan Anak dalam Pengajian Milad ke-35 PP Miftahul Ulum Kareteng

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Penyerahan Dokumen SKT, Kemendagri Tegaskan Posisi Yakuza Maneges sebagai Mitra Strategis Negara

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:02 WIB

Sembilan Nelayan Raas Hadapi Persoalan Hukum di Australia, Cak Fauzi Fasilitasi Pemulangan hingga Kampung Halaman

Berita Terbaru