Sumarno Dorong Konektivitas Kota Lama dan Lawang Sewu Jadi Magnet Wisata Baru

Selasa, 9 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG, Detikzone.id – Upaya memperkuat identitas wisata sejarah Kota Semarang kembali mendapat sorotan. Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Sumarno, menilai pengembangan kawasan Kota Lama sebaiknya terintegrasi dengan Lawang Sewu. Kedua ikon itu menurutnya dapat dihubungkan melalui jalur khusus wisata sejarah.

Jalur yang dimaksud adalah Jalan Inspeksi. Panjangnya sekitar tiga kilometer, membentang dari Lawang Sewu menuju Kota Lama.

Sumarno membayangkan, bila sisi kiri dan kanan jalan tersebut dipercantik dan ditata, maka akan tercipta koridor wisata yang menarik untuk pejalan kaki maupun pencinta olahraga lari santai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bukan hanya sebagai penghubung, tapi juga bisa menjadi ruang baru untuk mengenalkan sejarah kota,” ucapnya saat membuka Festival Kota Lama 2025 di Laroka Teater, Senin (8/9/2025) malam.

Ia menambahkan, di sepanjang jalur itu terdapat banyak kampung tua dan bangunan peninggalan kolonial yang bisa dihidupkan kembali.

Hal itu bukan saja memperkuat citra heritage Semarang, tetapi juga membuka peluang tumbuhnya usaha mikro kecil menengah (UMKM).

“Semarang punya Kota Lama sebagai identitas khas. Sesuai pesan Pak Gubernur dengan semboyan Ngopeni Ngelakoni, kita wajib merawat warisan ini,” tegasnya.

Festival Kota Lama yang telah memasuki edisi ke-14 pun disebut sebagai bukti nyata bahwa kawasan tersebut mendapat perhatian serius.

Menurut Sumarno, keberlanjutan festival menunjukkan adanya dukungan masyarakat dan pelaku wisata dalam menjaga eksistensi kawasan heritage.

“Ekonomi Jawa Tengah banyak ditopang sektor konsumsi. Karena itu, pariwisata harus digarap serius agar menarik lebih banyak orang datang ke sini,” tambahnya.

Tak hanya soal penataan kawasan, Pemprov Jateng juga memperkuat akses wisatawan mancanegara. Saat ini telah tersedia penerbangan langsung Semarang–Kuala Lumpur dari Bandara Jenderal Ahmad Yani, dan akhir tahun 2025 direncanakan dibuka rute Semarang–Singapura.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa Festival Kota Lama 2025 berlangsung 6–14 September dengan ragam acara budaya yang menampilkan multikulturalisme warga Semarang.

“Festival ini menjadi ruang untuk menyatukan perbedaan sekaligus memperlihatkan pesonanya dalam kemasan seni dan budaya,” ungkapnya.

Selain Kota Lama, Agustina menyebut Pemkot juga menyiapkan penataan sejumlah kawasan lain seperti Kampung Melayu, Pecinan, dan Kampung Sekayu.

Tujuannya memperluas destinasi heritage sehingga Semarang makin dikenal bukan hanya sebagai kota perdagangan, tetapi juga kota sejarah dengan daya tarik wisata kelas dunia.

Penulis : Mualim

Berita Terkait

Haji Her Pamekasan Buka Cabang Imawa di Bali, Kejutan Dua Hadiah Umrah Bikin Suasana Haru
Tamansari Bersholawat! Parade Istimewa LASQI Kabupaten Bogor, 8 Desa Unjuk Bakat, Qasidah Nurul Hidayah Raih Juara Pertama
Komitmen Sosial Kemanusiaan, Yakuza Maneges S&S Salurkan Air Bersih untuk 300 Warga Nyemoh Timur Semarang
Sinergi Humanis di Jalur Samsat Kraksaan: Saat Ketertiban dan Pajak Dikemas Tanpa Sekat
LSM RATU Kecam Somasi Pemilik Soto Mantenan ke Pedagang Pukis Mantenan, Desak Pemkot Kediri Hadir
Rutan Jakarta Pusat Gandeng STT Kingdom Jakarta Gelar Program D1 Teologi bagi Warga Binaan
PN Pemalang Mengeluarkan Penetapan, 2 ABH Kasus Pelajar SD Meninggal Dititipkan di LPKS 6 Bulan
Menguji Kepantasan Somasi Soto Mantenan: Ketika Penggunaan Hak Merek Melukai Keadilan

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:14 WIB

Haji Her Pamekasan Buka Cabang Imawa di Bali, Kejutan Dua Hadiah Umrah Bikin Suasana Haru

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Tamansari Bersholawat! Parade Istimewa LASQI Kabupaten Bogor, 8 Desa Unjuk Bakat, Qasidah Nurul Hidayah Raih Juara Pertama

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:42 WIB

Komitmen Sosial Kemanusiaan, Yakuza Maneges S&S Salurkan Air Bersih untuk 300 Warga Nyemoh Timur Semarang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Sinergi Humanis di Jalur Samsat Kraksaan: Saat Ketertiban dan Pajak Dikemas Tanpa Sekat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:06 WIB

LSM RATU Kecam Somasi Pemilik Soto Mantenan ke Pedagang Pukis Mantenan, Desak Pemkot Kediri Hadir

Berita Terbaru