Bank Jatim Sosialisasikan Program Simpanan Pelajar di SDN Panaongan III

Kamis, 2 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosialisasi program Simpanan Pelajar (SimPel) kepada siswa SDN Panaongan III, sebagai upaya menanamkan budaya menabung sejak dini

Sosialisasi program Simpanan Pelajar (SimPel) kepada siswa SDN Panaongan III, sebagai upaya menanamkan budaya menabung sejak dini

Sumenep – Bank Jatim Unit Pasongsongan menggelar kegiatan sosialisasi Program Simpanan Pelajar (Simpel) di SDN Panaongan III, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, pada awal Oktober ini. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh perwakilan Bank Jatim, Ibu Veny Rosita Wulandari, serta Kepala SDN Panaongan III, Bapak Agus Sugianto, yang ikut memberikan motivasi kepada para peserta didik.

Program Simpel merupakan inisiatif nasional yang diluncurkan oleh Bank Indonesia dan dilaksanakan oleh seluruh bank konvensional di Indonesia, termasuk Bank Jatim. Program ini memiliki tujuan utama menumbuhkan budaya menabung di kalangan pelajar sejak usia dini. Momentum peluncuran pada bulan Oktober dipilih karena bertepatan dengan Bulan Inklusi Keuangan, sebuah agenda nasional yang mendorong literasi serta inklusi keuangan di masyarakat.

Dalam penyampaian materinya, Ibu Veny menjelaskan bahwa melalui program Simpel, setiap siswa yang membuka rekening akan mendapatkan saldo awal sebesar Rp 5.000,-. Saldo awal tersebut diharapkan dapat menjadi pemicu semangat siswa untuk mengisi tabungan mereka secara rutin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan adanya saldo awal, kami ingin memberikan dorongan agar anak-anak merasa lebih termotivasi untuk menabung. Kebiasaan kecil ini jika dibiasakan sejak dini akan berdampak besar di masa depan,” ujarnya.

Tidak hanya pihak Bank Jatim, Kepala SDN Panaongan III, Agus Sugianto, juga memberikan arahan dan motivasi kepada siswanya. Ia menekankan bahwa menabung adalah salah satu kebiasaan positif yang harus mulai ditanamkan sejak anak-anak masih duduk di bangku sekolah dasar.

“Menabung itu bukan hanya soal menyimpan uang, tapi juga membentuk karakter hemat, disiplin, dan bertanggung jawab. Jika kebiasaan ini sudah tertanam sejak SD, maka anak-anak kita akan tumbuh menjadi pribadi yang lebih siap menghadapi masa depan,” tutur Agus.

Antusiasme terlihat jelas dari raut wajah para siswa. Mereka mengikuti penjelasan dengan penuh perhatian, bahkan tak sedikit yang mengajukan pertanyaan seputar cara menabung dan keuntungan memiliki rekening Simpel di Bank Jatim. Kegiatan sosialisasi ini menjadi pengalaman baru bagi siswa, karena mereka bisa langsung mengenal dunia perbankan dan pentingnya mengatur keuangan dengan bijak.

Selain itu, pihak sekolah juga menyambut baik adanya program ini. Menurut para guru, Simpel tidak hanya mengajarkan siswa untuk menabung, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran praktis tentang literasi keuangan. Anak-anak diharapkan lebih sadar akan manfaat menabung, seperti memiliki dana cadangan, memenuhi kebutuhan sekolah secara mandiri, hingga melatih kesabaran dalam mencapai tujuan.

Kegiatan sosialisasi berjalan dengan lancar dan penuh semangat. Semua pihak, baik dari pihak Bank Jatim maupun pihak sekolah, berharap agar program ini benar-benar dapat diterapkan oleh siswa secara berkelanjutan. Dengan adanya dukungan dari Bank Jatim, siswa SDN Panaongan III kini memiliki kesempatan untuk belajar menabung secara nyata melalui rekening resmi di bank.

Program Simpel sendiri diharapkan tidak hanya sebatas formalitas, tetapi benar-benar menjadi kebiasaan yang membentuk pola pikir baru bagi anak-anak di Sumenep. Dengan gemar menabung sejak dini, generasi muda diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang cerdas finansial, mandiri, dan mampu mengelola keuangannya dengan lebih baik di masa depan.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

PANCA AMPERA vs Ketimpangan: Gus Lilur Desak Perubahan Besar Industri Rokok
Haji HER Pamekasan Pahlawan Ekonomi Rakyat Madura
Peluncuran Varian Baru DRT Exclusive dan DRT Apel Warnai Event Kerapan Sapi Poday di Sumenep, Perkuat Industri Rokok Lokal Madura
Kediaman Haji HER di Pamekasan Jadi Lautan Manusia, Ribuan Petani, Ulama dan Rakyat Madura Tumpah Ruah Beri Dukungan Perjuangan
Hukum Sewa-Menyewa atas Barang Milik Orang Lain
Ulama, Petani dan Rakyat Madura Satu Barisan, Kuatkan Dukungan untuk Haji HER Pamekasan
Janji Busuk Pihak BTN Sumenep, Sertifikat Atas Nama Nasabah Hingga Kini Tak Diberikan Meski Rumah Lunas 4 Bulan Lalu
Sudah Kelewat Batas! Sertifikat KPR BTN Sumenep Tertahan 4 Bulan Meski Sudah Lunas

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 20:05 WIB

PANCA AMPERA vs Ketimpangan: Gus Lilur Desak Perubahan Besar Industri Rokok

Minggu, 12 April 2026 - 21:23 WIB

Haji HER Pamekasan Pahlawan Ekonomi Rakyat Madura

Minggu, 12 April 2026 - 13:13 WIB

Peluncuran Varian Baru DRT Exclusive dan DRT Apel Warnai Event Kerapan Sapi Poday di Sumenep, Perkuat Industri Rokok Lokal Madura

Minggu, 12 April 2026 - 11:57 WIB

Kediaman Haji HER di Pamekasan Jadi Lautan Manusia, Ribuan Petani, Ulama dan Rakyat Madura Tumpah Ruah Beri Dukungan Perjuangan

Minggu, 12 April 2026 - 10:37 WIB

Hukum Sewa-Menyewa atas Barang Milik Orang Lain

Berita Terbaru