LPKNI Kediri dan Rekan Sambangi AR-KTV Cafe, Tegaskan Pengawasan Ketat namun Tetap Mendukung Usaha Hiburan

Kamis, 2 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kediri, DETIKZONE – Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Nasional Indonesia (LPKNI) Kediri, Dwi Cahyono, dan rekan mendatangi AR-KTV & Cafe yang berlokasi di Jalan Raya Maron, Kabupaten Kediri, pada Rabu (1/10/2025) malam.

Kehadiran tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan atas dibukanya kembali tempat hiburan malam tersebut setelah sempat vakum.

Dalam kunjungan itu, Dwi Cahyono bersama sejumlah rekan LSM dan jurnalis disambut langsung oleh Manajer AR-KTV & Cafe, Sinyo Dicky, dalam suasana penuh keakraban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Semoga AR-KTV & Cafe bisa terus berkembang dan semakin baik ke depannya. Namun, sebagai pengalaman, perlu lebih sensitif terhadap barang-barang yang masuk maupun terhadap pengunjungnya,” ujar Dwi.

Menanggapi hal tersebut, Sinyo Dicky menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kehadiran Ketua LPKNI dan GMBI Kediri dan rekan. Ia juga menekankan bahwa pihaknya berkomitmen untuk turut serta mendukung pengawasan, khususnya terkait peredaran minuman keras di Kota Kediri.

Dukungan serupa juga disampaikan Ketua LSM GMBI Distrik Kediri Raya, Indra Eka Januar. Ia menegaskan bahwa keberadaan usaha hiburan malam seperti AR-KTV & Cafe tetap perlu dijaga kondusivitasnya.

“Yang penting dari saya, pokoknya kondusif saja. Kalau suasana kondusif, semua pihak bisa berjalan baik, baik dari segi usaha maupun dari sisi masyarakat,” tegas Indra.

Dwi Cahyono menambahkan bahwa LPKNI memiliki peran dalam pengawasan serta pembinaan terhadap pelaku usaha di Indonesia, khususnya di Kediri, agar barang dan jasa yang beredar tetap sesuai dengan aturan serta aman bagi konsumen.

“Sekali lagi, selamat atas dibukanya kembali AR-KTV & Cafe. Semoga sukses selalu dan menjadi usaha hiburan yang sehat dan positif bagi masyarakat,” pungkas Dwi.

Penulis : Bimo Gunawan

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Jeritan Petani Bawang Merah Probolinggo Tercekik Plasi 35 Persen, DKUPP dan Diperta Malah Saling Lempar?
Hadiri JJS Soft Opening Central 88 Gold and Jewellery Pamekasan, Haji Her Borong 2 Kg Emas dan Kenang Jasa Bang Ali dalam Perjalanan Suksesnya
Haji Her dan Haji Ali Zainal Abidin Gratiskan UMKM untuk Ribuan Peserta JJS di Soft Opening Central 88 Gold and Jewellery Pamekasan
JJS Berhadiah Paket Umrah Bikin Ribuan Warga Membludak, Soft Opening Central 88 Gold and Jewellery Pamekasan Catat Penjualan 6,7 Kg Emas, Hasil untuk Yatim dan Dhuafa
Tak Sekadar Hadiri JJS, Haji Her Borong 2 Kg Emas di Central 88 Gold and Jewellery Pamekasan, Kenang Masa Lalu sebagai Anak Yatim
Kunjungi Stan Arinna di Madura Culture Festival, Bupati Sumenep Borong Roti Arinna Bakery, Wujud Dukungan terhadap Produk Lokal
Tinjau Stan Bank Jatim di MCF 2026, Bupati Sumenep Dorong Transformasi Digital dan Layanan Keuangan Semakin Dekat dengan Masyarakat
Kunjungi Stan Kuliner dan Perhotelan Baghraf, Bupati Fauzi Tegaskan Pariwisata Harus Gerakkan Ekonomi Daerah

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 11:55 WIB

Jeritan Petani Bawang Merah Probolinggo Tercekik Plasi 35 Persen, DKUPP dan Diperta Malah Saling Lempar?

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:20 WIB

Hadiri JJS Soft Opening Central 88 Gold and Jewellery Pamekasan, Haji Her Borong 2 Kg Emas dan Kenang Jasa Bang Ali dalam Perjalanan Suksesnya

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:39 WIB

Haji Her dan Haji Ali Zainal Abidin Gratiskan UMKM untuk Ribuan Peserta JJS di Soft Opening Central 88 Gold and Jewellery Pamekasan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:27 WIB

JJS Berhadiah Paket Umrah Bikin Ribuan Warga Membludak, Soft Opening Central 88 Gold and Jewellery Pamekasan Catat Penjualan 6,7 Kg Emas, Hasil untuk Yatim dan Dhuafa

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Tak Sekadar Hadiri JJS, Haji Her Borong 2 Kg Emas di Central 88 Gold and Jewellery Pamekasan, Kenang Masa Lalu sebagai Anak Yatim

Berita Terbaru

SOSBUD

PKDI Sumenep Apresiasi Eksistensi RRI di Usia 81 Tahun

Jumat, 11 Sep 2026 - 17:05 WIB