SITUBONDO – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asembagus Kabupaten Situbondo mengambil langkah strategis untuk memaksimalkan pelayanan pasien dengan mengalokasikan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).
Dana ini difokuskan untuk serangkaian kegiatan vital, termasuk rehabilitasi dan pemeliharaan fasilitas rumah sakit, pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) atau penunjang medis pelayanan kesehatan modern, serta pemeliharaan berkala alat-alat tersebut, hingga belanja pengadaan obat dan bahan habis pakai.
Direktur RSUD Asembagus, dr. Sudharmono, menegaskan komitmennya dalam memanfaatkan anggaran yang diterima dari pemerintah tersebut.
“Anggaran DBHCHT yang diterima RSUD Asembagus Kabupaten Situbondo dari pemerintah kita gunakan untuk peningkatan pelayanan pasien,” jelas dr. Sudharmono.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut dr. Sudharmono, yang akrab disapa dr. Momon, anggaran DBHCHT memiliki manfaat besar dalam mendongkrak kualitas pelayanan di seluruh unit layanan RSUD Asembagus. Ketersediaan Alkes modern dan upaya rehabilitasi atau pemeliharaan rumah sakit, serta pengadaan penunjang medis, diharapkan dapat memberikan dampak signifikan.
“Dengan tersedianya alat kesehatan modern dan rehabilitasi atau pemeliharaan rumah sakit, pengadaan alat kesehatan atau penunjang medis pelayanan kesehatan ini, diharapkan dapat mempercepat penanganan pasien sehingga angka harapan hidup membaik,” tutur dr. Momon.
Langkah ini, kata dr. Momon, sejalan dengan visi dan misi Kepala Daerah Kabupaten Situbondo, yaitu Bupati dan Wakil Bupati, yang bertekad mewujudkan layanan kesehatan Berantas (Berobat Gratis Tanpa Batas) bagi masyarakat.
Untuk mencapai derajat pelayanan kesehatan masyarakat yang optimal, lanjutnya, diperlukan dukungan fasilitas dan alat kesehatan yang canggih, serta ditunjang oleh sumber daya manusia (dokter) yang mumpuni.
“Pengadaan alat kesehatan dan pembangunan di rumah sakit, menjadi kebutuhan yang harus dilaksanakan,” kata dr. Momon.
Dokter senior itu pun menutup pernyataannya dengan harapan agar alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan layanan kesehatan masyarakat di Situbondo. (ADV)
Penulis : HM







