Diskominfo Sumenep serukan Gerakan Bersama Lawan Judi Online

Kamis, 23 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus memperkuat langkah pencegahan maraknya praktik judi online di tengah masyarakat. Selain melakukan sosialisasi bahaya judi digital, pemerintah juga menekankan pentingnya literasi digital dan peran keluarga dalam mengawasi penggunaan gawai di rumah.

Kepala Diskominfo Sumenep menjelaskan, judi online jenis slot dan sejenisnya kini menjadi ancaman serius bagi masyarakat, terutama kalangan muda.

“Banyak pelaku yang akhirnya mengalami tekanan ekonomi dan gangguan psikologis akibat kecanduan judi online. Bahkan ada yang menjual aset dan melakukan tindakan melanggar hukum,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, sesuai Pasal 303 ayat (1) KUHP, pelaku judi dapat dikenai pidana penjara hingga 10 tahun atau denda maksimal Rp25 juta. Karena itu, masyarakat diimbau lebih waspada terhadap bentuk-bentuk permainan daring yang mengandung unsur perjudian.

Sementara itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan tinggal diam terhadap maraknya judi online. Ia menilai bahwa permasalahan ini bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga soal pembinaan moral, ekonomi, dan literasi digital masyarakat.

“Pemerintah bersama Diskominfo terus melakukan edukasi hingga ke sekolah-sekolah. Namun, pengawasan paling efektif tetap ada di lingkungan keluarga. Orang tua harus terlibat aktif dalam mengawasi anak-anaknya saat menggunakan gadget,” tegasnya.

Bupati juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan internet sebagai ruang produktif dan sehat, bukan tempat kecanduan dan pelanggaran hukum.

“Judi online merusak tatanan sosial dan masa depan generasi muda. Mari bersama kita wujudkan Sumenep yang aman, cerdas digital, dan berdaya saing,” pungkasnya.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura
Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura
Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026
Diskominfo Sumenep Sukses Dorong Kampanye Digital Lewat Gerakan “Nongtong Bareng” di Festival Musik Tong-Tong
JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik
Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757
Hari Jadi Sumenep ke-757, Cak Fauzi Dorong Gotong Royong Jadi Kekuatan Pembangunan
Fajar Baru Kamtibmas Probolinggo: Lepas AKBP Rico dengan Pendekatan Humanis, Sambut AKBP Lucky dengan Sinergi

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:14 WIB

JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB