SUMENEP — Jurnalis Sumenep Independen (JSI) mendorong PLT Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Anwar Syahroni Yusuf, untuk menunjukkan inovasi nyata dalam pengelolaan persampahan di Kabupaten Sumenep. Menurut JSI, pengelolaan sampah yang baik akan berdampak positif bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat, Sabtu, 29/11/2025.
Pengurus JSI, Ilyas , menegaskan bahwa persoalan sampah tidak bisa diatasi pemerintah sendirian.
“Apapun kepemimpinan, tidak akan ada yang mampu mengatasi persoalan sampah jika bekerja sendiri. Pemerintah, masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, hingga organisasi masyarakat harus bergerak bersama. Harapannya, Anwar Syahroni dapat memimpin DLH dengan inovasi yang nyata, melibatkan semua elemen masyarakat, dan menciptakan Sumenep yang bersih, nyaman, dan sehat,” ujar Ilyas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Terpisah, Anwar Syahroni meminta doa dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan desa-desa, agar tercipta kolaborasi nyata dalam menjaga kebersihan Sumenep.
“Kita harus bergerak bersama demi kebaikan. Setiap desa diharapkan aktif bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat,” ucapnya.
Sebagai langkah nyata, JSI bersama DLH dan Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Sumenep turun langsung ke lapangan dalam aksi bersih-bersih kota pada Jumat pagi, 28 November 2025. Mereka bergerak di sejumlah titik rawan sampah, termasuk Jl. Arya Wiraraja, Gedungan, lokasi yang kerap menjadi tumpukan sampah.
Dengan tangan berlumur lumpur dan sampah, para jurnalis dan petugas DLH menunjukkan bahwa kepedulian lingkungan bukan hanya slogan, melainkan tindakan nyata yang harus dimulai dari sekarang.
Ilyas menekankan bahwa gerakan bersama ini merupakan bagian dari kampanye membangun kepedulian publik terhadap kebersihan kota dan mendorong masyarakat untuk lebih disiplin dalam mengelola sampah.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. Kebersihan kota adalah tanggung jawab bersama. Harapannya, program ini tidak berhenti di aksi hari ini, tetapi berlanjut menjadi gerakan berkelanjutan di setiap desa dan kelurahan,” tambahnya.
Anwar Syahroni menyambut baik dukungan JSI dan masyarakat. Ia menegaskan bahwa inovasi dan pengelolaan sampah yang efektif hanya dapat tercapai jika seluruh elemen masyarakat ikut bergerak dan berkolaborasi.
“Doa dan dukungan semua pihak sangat berarti. Kita bergerak bersama demi Sumenep yang bersih, nyaman, dan sehat,” tutur Anwar.
Persoalan sampah di Sumenep bukan hanya urusan estetika, tetapi berkaitan langsung dengan kesehatan, kenyamanan, dan kualitas hidup masyarakat. Kepemimpinan PLT DLH, Anwar Syahroni Yusuf, kini berada di titik yang strategis untuk menghadirkan inovasi nyata dalam pengelolaan persampahan. Namun, inovasi ini tidak dapat berjalan sendiri. Seperti ditegaskan Ilyas dari JSI, upaya pemerintah akan sia-sia jika tidak melibatkan seluruh elemen masyarakat mulai dari tokoh desa, tokoh pemuda, hingga organisasi masyarakat dan komunitas jurnalis.
Aksi bersih-bersih yang digelar JSI bersama DLH dan PKDI menunjukkan bahwa kolaborasi bukan sekadar kata-kata, tetapi tindakan nyata. Partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan ini membuktikan bahwa kesadaran publik dapat menjadi motor penggerak perubahan lingkungan.
Dengan dukungan penuh dari komunitas, tokoh masyarakat, dan jurnalis, Sumenep berpeluang menjadi contoh kota yang bersih dan sehat. Kepemimpinan Anwar Syahroni di DLH harus mampu menyalurkan energi kolaborasi ini menjadi program berkelanjutan yang menyentuh setiap lapisan masyarakat.
Penulis : Redaksi








