DRT The Big Family Tegaskan Peran Budaya, Sijjil Takbir Sakti Juara I Kerapan Sapi Kelas Ukuran Kapolres Sumenep Cup 2025

Senin, 15 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Sijjil Takbir Sakti tampak bahagia saat memamerkan piala dan hadiah kemenangan mereka setelah meraih juara I Kerapan Sapi Kelas Ukuran, momen yang menandai kerja keras dan dedikasi seluruh anggota tim di Lapangan Kerapan Sapi Giling, Sumenep.

Tim Sijjil Takbir Sakti tampak bahagia saat memamerkan piala dan hadiah kemenangan mereka setelah meraih juara I Kerapan Sapi Kelas Ukuran, momen yang menandai kerja keras dan dedikasi seluruh anggota tim di Lapangan Kerapan Sapi Giling, Sumenep.

SUMENEP — Lomba Kerapan Sapi Kapolres Sumenep Cup 2025, yang diikuti 84 pasang sapi dari empat kabupaten di Madura, kembali memeriahkan peringatan HUT DRT The Big Family.

Event yang digelar di Lapangan Kerapan Sapi Giling, Desa Pangarangan, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, menampilkan Sijjil Takbir Sakti sebagai juara pertama kategori Kelas Ukuran.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana edukasi budaya dan pembangunan karakter bagi generasi muda. Pemilik sapi, H. Hufron keluarga besar DRT Group, menyampaikan rasa terima kasih atas terselenggaranya lomba yang aman, meriah, dan penuh sportivitas. Menurutnya, tradisi kerapan sapi bukan sekadar hiburan, tetapi juga media pembelajaran bagi generasi muda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melihat budaya lokal tetap hidup dan diminati anak-anak muda membuat kami bangga. Lomba ini mengajarkan kerja keras, kesabaran, dan rasa tanggung jawab, nilai-nilai yang sangat penting untuk mereka,” ujarnya.

Sementara itu, bos DRT The Big Family, H. Syafwan Wahyudi (H. Udik) menegaskan bahwa kerapan sapi bukan hanya soal kecepatan atau kemenangan. Lomba ini mengajarkan nilai-nilai yang tidak selalu didapatkan di sekolah, seperti menghormati orang lain, kerja keras, disiplin, dan kebanggaan terhadap budaya sendiri.

“Setiap lomba adalah pelajaran hidup yang bisa diterapkan setiap hari. Ini bukan sekadar olahraga, tetapi pendidikan karakter yang hidup,” kata H. Udik.

Selain Sijjil Takbir Sakti, kategori Golongan Kalah dimenangkan oleh Komando Junior (Zai – Sumenep), sementara kategori Golongan Menang ditempati Tolato (Sutrisno – Sumenep) dan Jagal Ribon (Sumenep). Lomba ini disaksikan sekitar ±1.500 penonton dan dihadiri Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, S.I.K, Ketua Bhayangkari Ny. Diah Rivanda, serta pejabat utama Polres Sumenep.

H. Udik menegaskan bahwa Kerapan Sapi menjadi media edukasi langsung bagi masyarakat, terutama generasi muda, agar menghargai tradisi lokal, menumbuhkan rasa memiliki terhadap budaya sendiri, dan membentuk karakter yang disiplin serta bertanggung jawab.

“Semoga keberhasilan para pemenang menjadi motivasi bagi semua peserta. Budaya yang dijaga dan dihargai tidak hanya hidup, tetapi juga membentuk karakter, memupuk kebanggaan, dan menjadi sumber inspirasi bagi generasi mendatang,” pungkasnya.

Dengan langkah nyata seperti ini, DRT The Big Family membuktikan bahwa pelestarian budaya dan pembangunan daerah tidak hanya bisa berjalan beriringan, tetapi juga saling memperkuat. Melalui event seperti Lomba Kerapan Sapi Kapolres Sumenep Cup, DRT tidak hanya menghadirkan hiburan atau kompetisi, tetapi membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya tradisi, menanamkan nilai-nilai karakter bagi generasi muda, dan memperkuat ikatan sosial di komunitas lokal.

Peran DRT ini menjadikan mereka teladan bagi organisasi lain, sekaligus pilar dalam menjaga identitas budaya Madura, sehingga generasi mendatang tidak hanya mewarisi tradisi, tetapi juga bangga terhadapnya, siap menghadapi tantangan modern, dan termotivasi untuk terus melestarikan kekayaan budaya sebagai bagian dari pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Antusiasme Warga Pamekasan Meledak! JJS Toko Emas Central 88 Tembus 11.800 Peserta, Hadiah Umrah Bertambah Jadi 3 Paket
Hampir 3 Bulan Sedekah Tak Terputus di Sumenep:  Hari ke-83 Program Berbagi Setiap Hari Detikzone.id Sasar Pencari Nafkah Jalanan
Semarak HUT RI ke-81, PCPM dan PCNA Sangkapura Gelar Beragam Lomba Tradisional
Semarak HUT RI ke-81, Pemdes Kotakusuma Gelar Jalan Sehat dan Sediakan Doorprize Menarik
Maulid Nabi dan Haul Akbar Tiga Ulama Digelar, Gedung Alumni Hasan Jufri Diresmikan 
Hampir 3 Bulan Tak Terputus, Hari ke-82 Program Sedekah Setiap Hari Detikzone.id di Sumenep Terus Bergerak di Tengah Keterbatasan
Ayunda Group Tebar Kebahagiaan HUT ke-81 RI di Pamekasan, Hadiah JJS Antar Faruk ke Tanah Suci Bersama 35 Karyawan
Azfa Tour Bawa 25 Jamaah Umrah, 16 Hari di Madinah dan Mekkah dengan Paket All In Rp39 Juta

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 01:53 WIB

Antusiasme Warga Pamekasan Meledak! JJS Toko Emas Central 88 Tembus 11.800 Peserta, Hadiah Umrah Bertambah Jadi 3 Paket

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:22 WIB

Hampir 3 Bulan Sedekah Tak Terputus di Sumenep:  Hari ke-83 Program Berbagi Setiap Hari Detikzone.id Sasar Pencari Nafkah Jalanan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Semarak HUT RI ke-81, PCPM dan PCNA Sangkapura Gelar Beragam Lomba Tradisional

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:44 WIB

Semarak HUT RI ke-81, Pemdes Kotakusuma Gelar Jalan Sehat dan Sediakan Doorprize Menarik

Minggu, 23 Agustus 2026 - 00:24 WIB

Maulid Nabi dan Haul Akbar Tiga Ulama Digelar, Gedung Alumni Hasan Jufri Diresmikan 

Berita Terbaru