Skandal Kuota Haji: NBI Desak KPK Buka Dugaan Aliran Dana Korupsi

Sabtu, 10 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikzone, Situbondo – Nasional Bersatu Indonesia (NBI) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membuka data dugaan aliran dana korupsi kuota haji secara transparan. Tuduhan ini melibatkan Yahya Cholil Staquf, dan NBI meminta KPK untuk memeriksa jika ada bukti keterlibatan.

“KPK – PPATK pasti sudah memiliki bukti aliran dana ini. Jika Yahya Cholil Staquf menerima aliran dana korupsi kuota haji, para Kyai NU dan seluruh warga NU mempersilahkan KPK memeriksa,” kata HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy, Ketum NBI Warga NU Anti Kyai Munafik.

NBI menekankan pentingnya transparansi dalam penyelidikan ini untuk memastikan keadilan dan kebenaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita menunggu KPK untuk membuka data aliran dana ini secara transparan dan tidak ada yang disembunyikan,” tambah Sahlawiy.

Kasus ini telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat, terutama di kalangan umat Islam. Banyak yang menuntut agar KPK bertindak tegas dan transparan dalam menangani kasus ini.

“Kita tidak ingin ada yang disembunyikan, kita ingin tahu siapa yang terlibat dan bagaimana aliran dana korupsi ini terjadi,” kata seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya.

Sementara itu, KPK belum memberikan pernyataan resmi tentang kasus ini. Namun, NBI berharap KPK dapat segera membuka data aliran dana korupsi kuota haji dan mengambil tindakan tegas terhadap siapa pun yang terlibat.

 

Penulis : Anton

Berita Terkait

Sambut HUT RI Ke-81, Semangat Gotong Royong Warga RW 05 Dander Ketami Kobarkan Nasionalisme Lewat Kerja Bakti
Bupati Sumenep Pasang Alarm Integritas, Kepala Inspektorat Baru Diminta Perketat Pengawasan dan Cegah Penyimpangan
Menakar Ketegasan Polisi di Pusaran Perjudian Kediri: Komitmen Kamtibmas atau Sekadar Retorika?
LSM PIAR Desak Audit Aset Daerah yang Dijadikan Dapur SPPG, Minta BPPKAD dan BGN Bertindak
Dobrak Layanan Digital, Pemkot Probolinggo Luncurkan Super App B Link dan Gelar PPID Awards 2026
Dari Pulau Gelap Menuju Pulau Terang, Perjuangan Listrik PLN di Masalembu Sumenep Memasuki Fase Penentu
Baru Diaspal, Jalan Mawar Indah Probolinggo Sudah Bergelombang, Warga Pertanyakan Kualitas Pengerjaan
Brigjen Pol Muhammad Irhamni Ajak Aparat Penegak Hukum Perkuat Kolaborasi Berantas Kejahatan Lingkungan

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:31 WIB

Sambut HUT RI Ke-81, Semangat Gotong Royong Warga RW 05 Dander Ketami Kobarkan Nasionalisme Lewat Kerja Bakti

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:23 WIB

Bupati Sumenep Pasang Alarm Integritas, Kepala Inspektorat Baru Diminta Perketat Pengawasan dan Cegah Penyimpangan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:07 WIB

Menakar Ketegasan Polisi di Pusaran Perjudian Kediri: Komitmen Kamtibmas atau Sekadar Retorika?

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:03 WIB

LSM PIAR Desak Audit Aset Daerah yang Dijadikan Dapur SPPG, Minta BPPKAD dan BGN Bertindak

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:04 WIB

Dobrak Layanan Digital, Pemkot Probolinggo Luncurkan Super App B Link dan Gelar PPID Awards 2026

Berita Terbaru