Haji Her Pamekasan Jadi Teladan Transparansi dalam Penyaluran Bantuan Kemanusiaan Rp1,1 Miliar untuk Aceh dan Semeru

Senin, 12 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerahan simbolis donasi kemanusiaan senilai Rp1,1 miliar oleh H. Khairul Umam (Haji Her) kepada relawan Bawang Mas Group untuk disalurkan ke Aceh dan korban erupsi Semeru, Kamis (8/1/2026).

Penyerahan simbolis donasi kemanusiaan senilai Rp1,1 miliar oleh H. Khairul Umam (Haji Her) kepada relawan Bawang Mas Group untuk disalurkan ke Aceh dan korban erupsi Semeru, Kamis (8/1/2026).

PAMEKASAN — Proses penyaluran bantuan kemanusiaan senilai Rp1,1 miliar hasil donasi konser Valen DA 7 di Pamekasan memberikan pelajaran penting tentang transparansi, tanggung jawab publik, dan tata kelola donasi yang benar.

Bantuan tersebut sempat tertahan di Gudang Induk Bawang Mas (BM), Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Kamis (8/1/2026), bukan karena konflik, melainkan demi memastikan akuntabilitas penuh.

Penanggung jawab Bawang Mas Group, H. Khairul Umam atau yang akrab disapa Haji Her, menegaskan bahwa penyaluran donasi tidak boleh dilakukan secara tergesa-gesa tanpa kejelasan administrasi dan kelengkapan dana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau uangnya belum lengkap, saya tidak mau menyalurkannya. Ini bukan uang saya, ini uang publik. Kita harus mempertanggungjawabkannya secara terbuka,” tegas Haji Her di hadapan awak media.

Sikap tersebut sempat membuat proses berjalan alot. Namun setelah seluruh sisa dana donasi dikeluarkan oleh pengurus Bang Mas Center (BMC) dan diverifikasi, kegiatan pun dilanjutkan secara terbuka. Banner berisi daftar nama donatur beserta nominal sumbangannya dipajang di meeting room sebagai bentuk transparansi kepada publik.

Secara simbolik, Haji Her menyerahkan dana bantuan kepada para relawan yang akan menyalurkannya langsung ke Aceh serta ke wilayah terdampak erupsi Gunung Semeru.

Donasi Kolektif, Tanggung Jawab Bersama

Koordinator donasi, KRT. H. Khairul Umam Handinagoro, menjelaskan bahwa total donasi yang terkumpul mencapai Rp1.110.500.000.

Dana tersebut berasal dari puluhan donatur dengan latar belakang beragam, mulai dari pengusaha, lembaga, tokoh masyarakat, hingga pekerja internal BM.
Di antara donatur terbesar, Haji Her menyumbang Rp500 juta, disusul H. Yaqub, Uskinlab, dan Risma Catering Makkah masing-masing Rp100 juta. Sumbangan lainnya datang dari berbagai pihak dengan nominal bervariasi, mencerminkan semangat gotong royong lintas sektor.

Tak hanya masyarakat dan pengusaha, sejumlah instansi dan komunitas turut ambil bagian, menegaskan bahwa gerakan kemanusiaan bukan milik satu kelompok, melainkan kerja bersama.

Tidak Hanya Aceh, Semeru Juga Diperhatikan

Menariknya, dari total dana yang terkumpul, sekitar Rp200 juta dialokasikan untuk membantu korban bencana erupsi Semeru. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan berbagai masukan dari publik dan relawan.

“Bantuan ini tidak hanya difokuskan ke Aceh dan Sumatera. Saudara-saudara kita di Semeru juga membutuhkan uluran tangan,” ujar Haji Her.

Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, enam relawan dari Bawang Mas Group akan diterjunkan langsung ke lokasi bencana, membawa amanah donatur sekaligus laporan pertanggungjawaban lapangan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa donasi bukan hanya soal mengumpulkan uang, tetapi juga soal kejujuran, keterbukaan, dan mekanisme penyaluran yang bisa dipertanggungjawabkan.

Transparansi yang diterapkan Bawang Mas Group menjadi contoh bahwa pengelolaan dana publik harus dilakukan secara profesional dan terbuka.

“Mudah-mudahan gerakan peduli kemanusiaan ini menjadi amal jariyah bagi seluruh donatur dan diterima oleh Allah SWT,” pungkas Haji Her, diamini para hadirin.

Lebih dari sekadar penyaluran bantuan, kisah ini mengajarkan bahwa kepercayaan publik adalah modal utama dalam setiap gerakan kemanusiaan. Tanpa transparansi, empati bisa kehilangan maknanya.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Gegara Cipratan Air Hujan, Pelajar MTsN 6 Kediri Duel di Luar Sekolah: Guru Panggil Orang Tua dan Siswa Terlibat
Deklarasi Yakuza Maneges Ponorogo Dihadiri Gus Thuba dan Plt Bupati Lisdyarita: Sinergi Pembinaan Rohani “Santri Jalur Kiri” di Bumi Reog
Dari Panggung Budaya ke Panggung Kehormatan, Founder BASHRA BIP Bang Ali Raih Penghargaan Istimewa di Hari Jadi ke-496 Pamekasan
Bos CV Ayunda Permata Sejahtera H. Bambang Budianto Ucapkan Selamat Hari Jadi Pamekasan ke-496, Ajak Bangkit Bersama Menuju Pamekasan Maju
Deklarasi Yakuza Maneges Wilayah Ponorogo Siap Digelar di Gedung Sasana Praja Besok
Tak Sekadar Rayakan Ultah Sang Putri di SDN Barkot III, Bos CV Ayunda H. Bambang Budianto Beri Hadiah Umroh sebagai Wujud Terima Kasih kepada Guru
Semangat Berbagi Alumni Al Amien Tak Terputus, IKBAL Bakorda Sumenep Gelar Bakti Sosial
Senator DPD RI Ning Lia Terpukau Musik Tong-Tong Sumenep, Sebut Budaya Madura Penuh Pesona

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 15:50 WIB

Gegara Cipratan Air Hujan, Pelajar MTsN 6 Kediri Duel di Luar Sekolah: Guru Panggil Orang Tua dan Siswa Terlibat

Kamis, 5 November 2026 - 10:22 WIB

Deklarasi Yakuza Maneges Ponorogo Dihadiri Gus Thuba dan Plt Bupati Lisdyarita: Sinergi Pembinaan Rohani “Santri Jalur Kiri” di Bumi Reog

Selasa, 3 November 2026 - 19:38 WIB

Dari Panggung Budaya ke Panggung Kehormatan, Founder BASHRA BIP Bang Ali Raih Penghargaan Istimewa di Hari Jadi ke-496 Pamekasan

Selasa, 3 November 2026 - 15:41 WIB

Bos CV Ayunda Permata Sejahtera H. Bambang Budianto Ucapkan Selamat Hari Jadi Pamekasan ke-496, Ajak Bangkit Bersama Menuju Pamekasan Maju

Selasa, 3 November 2026 - 07:45 WIB

Deklarasi Yakuza Maneges Wilayah Ponorogo Siap Digelar di Gedung Sasana Praja Besok

Berita Terbaru