PAMEKASAN – Tangis syukur dan senyum kebahagiaan mengiringi langkah puluhan jamaah umroh gratis dari CV Ayunda Permata Sejahtera di Tanah Suci. Ibadah umroh yang mereka jalani bukan sekadar perjalanan spiritual, tetapi juga simbol ketulusan, kepedulian, dan makna berbagi yang lahir dari sebuah perusahaan yang menempatkan kemanusiaan di atas segalanya.
“Alhamdulillah, hari ini seluruh rangkaian ibadah umroh telah selesai dilaksanakan. Bahkan kami memberikan bonus hingga empat kali pelaksanaan ibadah, padahal biasanya hanya tiga kali,” ungkap perwakilan CV Ayunda Permata Sejahtera, Senin (19/01/2026).
Program umroh gratis ini merupakan bagian dari agenda tahunan perusahaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Para jamaah yang diberangkatkan terdiri dari tokoh masyarakat dan karyawan perusahaan, tanpa dipungut biaya sepeser pun. Sebelumnya, CV Ayunda telah memberangkatkan sekitar 167 karyawan dan tokoh masyarakat ke Tanah Suci.
Angka tersebut bukan sekadar catatan administratif, melainkan cerminan filosofi hidup pemilik CV Ayunda Permata Sejahtera, H. Bambang Budianto. Baginya, kesuksesan sejati tidak diukur dari besarnya keuntungan, tetapi dari seberapa luas manfaat yang mampu diberikan kepada sesama.
“Sejak awal, saya ingin membangun perusahaan yang tidak hanya menguntungkan, tetapi juga memberi kebahagiaan,” ujar H. Bambang.
Ia mengisahkan perjalanan hidupnya yang penuh liku, jatuh bangun, menghadapi keterpurukan, hingga akhirnya bangkit berkat keyakinan dan kerja keras. Nilai-nilai itulah yang kini ia tanamkan dalam setiap kebijakan perusahaan.
Di bawah kepemimpinannya, kesejahteraan karyawan menjadi prioritas utama. Ribuan karyawan menikmati fasilitas antar-jemput gratis, makan siang harian, serta perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.
“Aset paling mahal bukan gedung atau mesin, tetapi manusia-manusia hebat yang bekerja dengan hati,” tegasnya.
Nilai syukur tersebut diwujudkan melalui pemberangkatan umroh bagi karyawan yang berdedikasi, tanpa memandang jabatan maupun status. Tidak ada pilih kasih, semua dilakukan sebagai bentuk penghargaan dan kepedulian tulus.
Tak berhenti di sana, CV Ayunda Permata Sejahtera juga aktif dalam kegiatan sosial, mulai dari bedah rumah, beasiswa anak yatim piatu, hingga bantuan bagi lansia dan janda tua. Seluruh program dijalankan tanpa pamrih sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan.
“InsyaAllah, doa-doa karyawan dan masyarakat luas menjadi kekuatan terbesar bagi saya dan perusahaan,” tambah H. Bambang.
Kisah CV Ayunda Permata Sejahtera menjadi pengingat bahwa dunia usaha tidak harus kehilangan nilai empati. Di tengah arus bisnis modern yang kerap mengukur kesuksesan dengan angka laba, perusahaan ini membuktikan bahwa kepedulian, syukur, dan kemanusiaan justru menjadi fondasi keberkahan dan loyalitas yang abadi.
Penulis : Redaksi







