Bupati Terkena OTT KPK, Wagub Jateng Tegaskan Layanan Publik di Kabupaten Pati Tetap Normal

Selasa, 20 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG, Detikzone.id – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menegaskan bahwa aktivitas pemerintahan serta pelayanan publik di Kabupaten Pati tetap berjalan normal, menyusul adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Pati Sudewo.

Menurut Taj Yasin, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan tidak ada kekosongan layanan kepada masyarakat meskipun kepala daerah setempat tengah menghadapi persoalan hukum.

Seluruh perangkat daerah diminta tetap fokus menjalankan tugas dan fungsi pelayanan publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu. Pemerintahan harus tetap berjalan,” kata Taj Yasin saat ditemui di Wisma Perdamaian, Semarang, Selasa (20/1/2026).

Ia mengungkapkan, informasi terkait OTT tersebut diketahui dari pemberitaan media massa. Hingga kini, Pemprov Jateng masih menunggu pernyataan resmi dari KPK terkait konstruksi perkara yang sedang ditangani.

“Kami menghormati kewenangan KPK dan menunggu penjelasan resmi. Pemerintah provinsi tidak ingin berspekulasi sebelum ada keterangan yang jelas,” ujarnya.

Taj Yasin menegaskan, Pemprov Jateng mendukung penuh upaya pemberantasan korupsi dan berkomitmen menghormati proses hukum yang berjalan.

Ia menilai, penegakan hukum merupakan bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

“Atas nama pemerintah provinsi, kami mendukung langkah penegakan hukum dan berharap prosesnya berjalan transparan,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan para kepala daerah di Jawa Tengah agar menjadikan peristiwa tersebut sebagai pelajaran penting untuk senantiasa menjaga integritas dan kepercayaan publik.

“Jabatan adalah amanah. Oleh karena itu, setiap kepala daerah harus menjauhi praktik korupsi dan selalu bekerja untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Di sisi lain, Taj Yasin memastikan penanganan banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pati tetap berlangsung optimal. Bantuan logistik, layanan kesehatan, serta kebutuhan dasar warga terdampak banjir dipastikan tetap tersalurkan.

“Distribusi bantuan dan layanan kesehatan bagi korban banjir tetap berjalan. Tidak ada yang dihentikan,” jelasnya.

Pemprov Jateng juga mengoptimalkan layanan pengaduan melalui aplikasi Jateng Ngopeni Nglakoni agar masyarakat dapat melaporkan kebutuhan mendesak, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, dan warga dengan kondisi kesehatan tertentu.

“Kami ingin memastikan tidak ada warga yang terlewat dalam penanganan banjir ini,” pungkasnya.

Penulis : Mualim

Berita Terkait

Gak Jujur Gak SAE! Ribuan Warga Padati Integrity Run Puncak Probolinggo Anti Corruption Fest 2026
Bupati Sumenep: MEC 2026 Jadi Panggung Kreativitas Generasi Muda Hidupkan Kembali Warisan Keraton
Pastikan Layanan dan Fasilitas Berjalan Optimal, Tenaga Ahli Menteri Imipas Kunjungi Rutan Pemalang
MEC 2026 Siap Hidupkan Pesona Keraton, Kadisbudporapar Sumenep: Momentum Memperkuat Jati Diri Budaya Sumenep
Polemik Penilaian Festival Tong-Tong, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Tegaskan Mekanisme Juri
Disbudporapar Dukung MEC 2026, Harapkan Pesona Keraton Sumenep Mendunia
Dorong Generasi Muda Sportif dan Berkarakter, Mbak Wali Buka Bahlil Minisoccer U-17 “Asyik Menuju Puncak” zona Kediri Raya
Audiensi Sudah Digelar, Warga Warpat Tagih Kejelasan Komisi I DPRD Bogor

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:29 WIB

Gak Jujur Gak SAE! Ribuan Warga Padati Integrity Run Puncak Probolinggo Anti Corruption Fest 2026

Jumat, 11 September 2026 - 15:55 WIB

Pastikan Layanan dan Fasilitas Berjalan Optimal, Tenaga Ahli Menteri Imipas Kunjungi Rutan Pemalang

Jumat, 11 September 2026 - 15:51 WIB

MEC 2026 Siap Hidupkan Pesona Keraton, Kadisbudporapar Sumenep: Momentum Memperkuat Jati Diri Budaya Sumenep

Jumat, 11 September 2026 - 15:32 WIB

Polemik Penilaian Festival Tong-Tong, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Tegaskan Mekanisme Juri

Jumat, 11 September 2026 - 15:18 WIB

Disbudporapar Dukung MEC 2026, Harapkan Pesona Keraton Sumenep Mendunia

Berita Terbaru

SOSBUD

Tempo Berjudi di Madura 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 17:59 WIB