Dugderan 2026, Wali Kota Semarang Agustina Padukan Akulturasi Barongsai dan Tradisi Islam dalam Pesta Rakyat

Jumat, 13 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG, Detikzone.id – Pemerintah Kota Semarang menyiapkan perayaan Dugderan 2026 dengan konsep lebih semarak pada Senin (16/2) mendatang.

Panitia mengusung tema “Bersama dalam Budaya, Toleransi dalam Tradisi” sekaligus menampilkan kolaborasi seni barongsai dan tradisi Islam karena waktunya berdekatan dengan Imlek.

Melalui rute karnaval yang melintasi berbagai ikon religi, pemerintah kota ingin memperkuat citra Semarang sebagai kota yang menjunjung tinggi keberagaman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wali Kota Agustina Wilujeng menegaskan bahwa Dugderan bukan sekadar tradisi menjelang Ramadan.

Sebaliknya, pemerintah kota menghadirkan pesta rakyat yang merangkul semua kalangan agar masyarakat dapat merayakan kebersamaan dalam suasana penuh toleransi.

Selain menjadi agenda budaya, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial antarkomunitas.

“Dugderan menghadirkan ruang bersama bagi seluruh warga. Karena itu, kami mengajak masyarakat merayakan kekayaan budaya sekaligus memperkuat rasa persaudaraan,” ujar Agustina, Jumat (13/2).

Kemudian, panitia membagi rangkaian kegiatan menjadi dua bagian utama.

Pertama, panitia menggelar Pawai Budaya Dugder yang melibatkan komunitas seni, pelajar, serta berbagai organisasi masyarakat dari Balai Kota menuju Alun-Alun Kauman.

Setelah itu, rombongan bus wali kota melanjutkan perjalanan melalui Jalan Wahid Hasyim menuju Masjid Agung Jawa Tengah tanpa iringan parade guna menjaga kekhidmatan prosesi religi.

Selain menghadirkan arak-arakan budaya, panitia juga menampilkan pertunjukan seni tari, musik tradisional, hingga barongsai yang memadukan nilai budaya lokal dan Tionghoa.

Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menikmati hiburan, tetapi juga memahami makna akulturasi yang telah lama menjadi ciri khas kota ini.

Di sisi lain, pemerintah kota turut mengajak generasi muda berpartisipasi melalui Kirab Dugder Anak yang menempuh rute dari SD Marsudirini menuju Thamrin Square.

Melalui kegiatan tersebut, pelajar mengenal nilai sejarah, spiritualitas, dan kebersamaan secara langsung sehingga kecintaan terhadap budaya lokal semakin tumbuh.

Akhirnya, pemerintah kota menargetkan Dugderan 2026 sebagai agenda wisata unggulan yang mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Melalui perpaduan religi, seni, dan nilai toleransi, perayaan ini mempertegas komitmen Semarang sebagai kota yang menjaga harmoni dalam keberagaman budaya.

Penulis : Mualim

Berita Terkait

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura
Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura
Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026
Diskominfo Sumenep Sukses Dorong Kampanye Digital Lewat Gerakan “Nongtong Bareng” di Festival Musik Tong-Tong
JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik
Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757
Hari Jadi Sumenep ke-757, Cak Fauzi Dorong Gotong Royong Jadi Kekuatan Pembangunan
Fajar Baru Kamtibmas Probolinggo: Lepas AKBP Rico dengan Pendekatan Humanis, Sambut AKBP Lucky dengan Sinergi

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:14 WIB

JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB