Horor Sungai Sampean Baru Kembali Memakan Korban

Jumat, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situbondo – Warga Desa Paowan, Kecamatan Panarukan digegerkan penemuan jasad bocah laki-laki yang mengambang di Sungai Sampean Baru, Jumat (17/4/2026) sekitar pukul 11.08 WIB. Korban diduga tewas tenggelam.

Korban diketahui bernama Zainal Abidin, 5 tahun, warga Dusun Blikeran, Desa Wringinanom, Kecamatan Panarukan. Dari keterangan keluarga, korban memiliki keterbatasan dalam berkomunikasi.

Orang tua korban, Muhammad Zaki, 35, wiraswasta, dan Erna Andriyana, 30, ibu rumah tangga, terpukul atas musibah yang menimpa putranya. Keduanya selama ini berdomisili di Dusun Blikeran, Desa Wringinanom.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kronologi: Hilang Saat Ibu Angkat Jemuran

Peristiwa nahas bermula Kamis sore (16/4/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu korban ikut ibunya keluar rumah untuk mengangkat jemuran. Sang ibu membiarkan korban bermain di sekitar lokasi, jaraknya kurang lebih 10 meter dan masih terlihat.

Usai mengangkat jemuran, ibunya masuk sebentar untuk menaruh pakaian kering. Beberapa menit kemudian, saat keluar lagi untuk mengajak anaknya masuk, korban sudah tidak ada di tempat. Pencarian langsung dilakukan, tapi nihil.

Ditemukan Pemancing Ikan

Jumat (17/4/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, Taufikur Rahman, 50, petani sekaligus pencari ikan asal Kampung Kesambian, Desa Paowan, kaget melihat tubuh korban mengambang di Sungai Sampean Baru. Saat itu saksi hendak menangkap ikan.

Saksi langsung minta bantuan warga untuk mengevakuasi jasad korban ke rumah terdekat. Perangkat desa dihubungi dan meneruskan info ke pihak berwenang serta tenaga medis.

Dievakuasi ke RSUD Situbondo

Sekitar pukul 11.15 WIB, jenazah korban dibawa ambulans Puskesmas Panarukan ke RSUD Situbondo untuk visum di ruang jenazah.

Peristiwa ini jadi duka mendalam bagi keluarga dan warga. Aparat mengimbau masyarakat lebih waspada, terutama mengawasi anak-anak yang bermain di dekat sungai atau perairan terbuka.

Penulis : Anton

Berita Terkait

Satu Formasi Komut PT Sumekar Dibuka Pemkab Sumenep, Simak Syaratnya
Mbak Wali Dorong Peningkatan Kesiapsiagaan Bencana melalui Sosialisasi Relawan dan Santri Peduli Bencana
Pemkot Blitar Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi 2026, 177 Peserta Disiapkan Masuki Dunia Kerja
Bebas Denda dan Berpeluang Raih Hadiah, Pemkot Kediri Ajak Warga Bayar PBB-P2
Peringati Hari Jadi ke-757, Bupati Sumenep Ajak ASN Khatamkan Surat Al-Waqi’ah 111.111 Kali
Lampu Kuning Anggaran Probolinggo: Serapan Minim, Pemkab Minta Gas Pol Sebelum Akhir Tahun
Hari Santri di Pemkab Sumenep, Pesan Wabup Tak Hanya soal Iman, tetapi Juga Disiplin ASN
Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:56 WIB

Satu Formasi Komut PT Sumekar Dibuka Pemkab Sumenep, Simak Syaratnya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Mbak Wali Dorong Peningkatan Kesiapsiagaan Bencana melalui Sosialisasi Relawan dan Santri Peduli Bencana

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Pemkot Blitar Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi 2026, 177 Peserta Disiapkan Masuki Dunia Kerja

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:29 WIB

Bebas Denda dan Berpeluang Raih Hadiah, Pemkot Kediri Ajak Warga Bayar PBB-P2

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Peringati Hari Jadi ke-757, Bupati Sumenep Ajak ASN Khatamkan Surat Al-Waqi’ah 111.111 Kali

Berita Terbaru