Halal Bihalal Bersama Ulama, Kades, dan Pengusaha, H. Her Ajak Jaga Kekompakan Demi Masa Depan Pamekasan

Sabtu, 18 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN  – Malam di Arek Lancor menjadi saksi kuatnya ikatan kebersamaan saat ratusan tokoh dari berbagai elemen menghadiri Halal Bihalal dan silaturahmi akbar yang dikemas dalam gelaran budaya Macapat Samman, Jumat (17/4). Suasana penuh kehangatan itu mempertemukan kiai, kepala desa, hingga pengusaha dalam satu ruang yang sarat makna persatuan.

Tradisi Macapat Samman yang tumbuh di wilayah timur Madura seperti Pamekasan dan Sumenep kembali hadir bukan hanya sebagai pertunjukan budaya, tetapi juga sebagai ruang komunikasi lintas sektor yang mengandung nilai dakwah dan pesan moral. Sementara itu, kesenian sandur di wilayah barat Madura seperti Sampang dan Bangkalan tetap menjadi warisan tembang leluhur yang terus dijaga.

Sultan Madura H. Khairul Umam atau H. Her Pamekasan dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa kekuatan daerah terletak pada kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

H. Her mengatakan bahwa tidak ada kemajuan tanpa kekompakan antara ulama, umara, dan pengusaha.

“Semua harus berjalan seirama,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar perbedaan kepentingan tidak menjadi sumber perpecahan di tengah masyarakat.

H. Her mengingatkan bahwa perbedaan harus dikelola dengan bijak, bukan justru melemahkan persatuan yang sudah terbangun.

Dirinya berharap momentum Halal Bihalal dan silaturahmi ini dapat terus menjadi ruang memperkuat sinergi lintas sektor.

“Kegiatan seperti ini diharapkan menjadi energi positif yang berkelanjutan untuk membangun Pamekasan yang lebih baik,” tambahnya.

Inisiator kegiatan, Raden KH Abbas Muhammad Rofi’i atau Lora Abbas Katandur, menyebut acara ini lahir dari semangat bersama untuk membuka ruang komunikasi berbasis budaya.

“Kalau mereka sering bertemu dalam suasana seperti ini, komunikasi akan lebih cair. Dari situlah kolaborasi bisa terbangun,” ujarnya.

Ketua panitia Farid Afandi menegaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi upaya menjaga dan menghidupkan kembali budaya lokal yang mulai jarang tampil di ruang publik.

Sementara itu, pengusaha tembakau Khairul Umam bersama perwakilan kepala desa Pahrianto menekankan pentingnya kekompakan sebagai fondasi utama pembangunan daerah.

Acara kemudian ditutup dengan lantunan salawat nariyah oleh Ketua PCNU Pamekasan KH Muchlis Nasir, dilanjutkan doa oleh KH Abdul Majid bin Muddatstsir. Dalam suasana yang perlahan hening, Arek Lancor meninggalkan pesan mendalam: bahwa persatuan adalah kekuatan terbesar untuk masa depan Pamekasan.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

PC Muslimat NU Bawean Gelar Forum Silaturahmi, KH Moh. Qosim Bahas Tantangan Mendidik Anak di Era Digital 
Bos CV Ayunda H. Bambang Budianto Apresiasi 3 Santri Ponpes Syeh Abdurrahman Rabah Pamekasan, Juara Nasional Debat dan Pidato Bahasa Mandarin, Raih Reward 7 Hari ke Tiongkok
KH Moh. Qosim Tekankan Pentingnya Ilmu dan Pendidikan Anak dalam Pengajian Milad ke-35 PP Miftahul Ulum Kareteng
Penyerahan Dokumen SKT, Kemendagri Tegaskan Posisi Yakuza Maneges sebagai Mitra Strategis Negara
Sembilan Nelayan Raas Hadapi Persoalan Hukum di Australia, Cak Fauzi Fasilitasi Pemulangan hingga Kampung Halaman
Cak Fauzi Dukung Media Expo 2026, Dorong UMKM Sumenep Naik Kelas
Perjuangan Atlet Pelajar Bawean! Menyeberangi Laut Demi Berlaga di POR SD Gresik 2026 
Pasangan Pengusaha Dermawan Asal Pamekasan Kembali Raih Penghargaan Bergengsi, Bang Ali dan Istri Teguh Berpegang pada Pesan Nabi: Sebaik-baik Manusia yang Bermanfaat bagi Sesama

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:34 WIB

PC Muslimat NU Bawean Gelar Forum Silaturahmi, KH Moh. Qosim Bahas Tantangan Mendidik Anak di Era Digital 

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:47 WIB

Bos CV Ayunda H. Bambang Budianto Apresiasi 3 Santri Ponpes Syeh Abdurrahman Rabah Pamekasan, Juara Nasional Debat dan Pidato Bahasa Mandarin, Raih Reward 7 Hari ke Tiongkok

Senin, 26 Oktober 2026 - 01:25 WIB

KH Moh. Qosim Tekankan Pentingnya Ilmu dan Pendidikan Anak dalam Pengajian Milad ke-35 PP Miftahul Ulum Kareteng

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Penyerahan Dokumen SKT, Kemendagri Tegaskan Posisi Yakuza Maneges sebagai Mitra Strategis Negara

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:02 WIB

Sembilan Nelayan Raas Hadapi Persoalan Hukum di Australia, Cak Fauzi Fasilitasi Pemulangan hingga Kampung Halaman

Berita Terbaru