TOBA – Program Bakti TNI Angkatan Darat (AD) Tahun 2026 di wilayah Kodim 0210/TU resmi dibuka melalui upacara di Lapangan Kompi 125/Simbisa, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, Selasa (5/5/2026).
Upacara pembukaan yang mengusung tema “Menguatkan Ketahanan Wilayah di Danau Toba” ini dipimpin langsung oleh Effendi Napitupulu dan dihadiri sejumlah pejabat TNI, Polri, serta unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0210/TU Ronald Tampubolon, Kapolres Toba AKBP V.J Parapaga, Ketua DPRD Toba Franshendrik Tambunan, serta perwakilan dari Kejaksaan, OPD, dan unsur masyarakat lainnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Peserta upacara terdiri dari empat Satuan Setingkat Kompi (SSK) yang melibatkan personel TNI, Polri, instansi pemerintah, organisasi kemasyarakatan, hingga pelajar. Rangkaian upacara berlangsung khidmat, mulai dari laporan komandan upacara, pemeriksaan pasukan, penyematan tanda peserta, hingga penandatanganan berita acara pembukaan.
Dalam sambutannya, Bupati Toba Effendi Napitupulu menyampaikan apresiasi atas sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan.
“Bakti TNI AD ini menjadi bukti kolaborasi nyata dalam mewujudkan pembangunan merata dan memperkuat ketahanan nasional,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menghidupkan kembali nilai-nilai gotong royong dan kebangsaan di tengah masyarakat.
Sementara itu, Dandim 0210/TU Ronald Tampubolon menjelaskan bahwa program Bakti TNI AD merupakan gagasan Kepala Staf Angkatan Darat, Maruli Simanjuntak, yang dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah Indonesia.
Menurutnya, kegiatan ini menyasar berbagai kebutuhan masyarakat, seperti pembukaan akses jalan, pengeboran sumur bor, renovasi rumah tidak layak huni (RTLH), serta kegiatan sosial lainnya.
“Program ini tidak hanya dilaksanakan di Kabupaten Toba, tetapi juga mencakup wilayah lain seperti Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, dan Samosir,” jelasnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan kegiatan berlangsung mulai Mei hingga Juni 2026, dengan fokus membantu masyarakat yang membutuhkan serta mempercepat pembangunan di daerah.
Melalui kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, program Bakti TNI AD diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang serta memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.







