Kades Sukaoneng Gresik Apresiasi Pelatihan Mitigasi Bencana untuk Kesiapsiagaan Warga

Rabu, 6 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAWEAN, — Upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana terus dilakukan oleh berbagai pihak di Pulau Bawean. Salah satunya melalui kegiatan pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana yang digelar di Balai Desa Sukaoneng, Kecamatan Tambak, Kabupaten Gresik, Rabu (6/5/2026) pagi.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Pelaksana BPBD Gresik, Sukardi, Camat Tambak Mohammad Nursyamsi, Danramil 0817/18 Tambak Kapten Arh Eko Pristiyanto, Kepala Desa Sukaoneng Abdul Hayyi, Aipda Dhandit Wahyo Laksono mewakili Kapolsek Tambak, serta para peserta pelatihan.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kesiapan aparat dan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana, khususnya di wilayah Kecamatan Tambak yang memiliki tingkat kerentanan tertentu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Desa Sukaoneng, Abdul Hayyi, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurutnya, pelatihan ini sangat bermanfaat bagi pemerintah desa dan masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

“Ini sangat bagus sekali, karena dengan adanya kegiatan seperti ini, tim di desa bisa mengantisipasi bencana, meskipun kita tidak bisa menolak datangnya bencana,” ujarnya.

Ia menambahkan, setidaknya pemerintah desa dapat memberikan solusi dan langkah penanganan kepada warga apabila sewaktu-waktu terjadi bencana.

Sementara itu, Camat Tambak, Mohammad Nursyamsi, berharap peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh agar pengetahuan yang diperoleh bisa diterapkan di lingkungan masing-masing.

“Saya harap masyarakat di wilayah Desa Sukaoneng bisa belajar dan mempraktikkan ilmu kebencanaan ini, bukan hanya hadir secara formalitas,” ujarnya.

Kepala Pelaksana BPBD Gresik, Sukardi, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat serta membangun respons cepat dan terkoordinasi saat terjadi bencana. Peran aktif masyarakat sangat penting dalam upaya penanggulangan bencana,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar, serta mendapat antusiasme dari para peserta yang mengikuti pelatihan hingga selesai.

Penulis : Abd Hamid

Berita Terkait

Jagung, Tembakau hingga Hortikultura Jadi Andalan, Desa Matanair Tampil Sebagai Desa Agraris Produktif
Bentengi Pangan, Ratusan Sampel Unggas di Probolinggo Diuji Deteksi Bakteri Mematikan
Sarat Khidmat, Dipertemukan dalam Indahnya Berbagi: Dinas Pertanian Probolinggo Santuni Anak Yatim di Momentum Muharam
Mbak Wali Ajak Duta GenRe dan Forum Anak Jadi Agen Perubahan bagi Generasi Muda
Hadapi El Nino Godzila, BPBD Kota Kediri dan BMKG Dhoho Perkuat Mitigasi Dampak Kekeringan
Berkaliber Dunia, Tembakau Paiton VO Probolinggo Bidik Sertifikat Emas Indikasi Geografis
Serahkan SK Kenaikan Pangkat, Mbak Wali Tekankan Pentingnya Komunikasi dan Kerja Sama ASN
Bukan Seberapa Sibuk, Pemkab Probolinggo Tegaskan Keberhasilan ASN Diukur dari Dampak Nyata

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:25 WIB

Bentengi Pangan, Ratusan Sampel Unggas di Probolinggo Diuji Deteksi Bakteri Mematikan

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:23 WIB

Sarat Khidmat, Dipertemukan dalam Indahnya Berbagi: Dinas Pertanian Probolinggo Santuni Anak Yatim di Momentum Muharam

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:45 WIB

Mbak Wali Ajak Duta GenRe dan Forum Anak Jadi Agen Perubahan bagi Generasi Muda

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:36 WIB

Hadapi El Nino Godzila, BPBD Kota Kediri dan BMKG Dhoho Perkuat Mitigasi Dampak Kekeringan

Senin, 6 Juli 2026 - 22:58 WIB

Berkaliber Dunia, Tembakau Paiton VO Probolinggo Bidik Sertifikat Emas Indikasi Geografis

Berita Terbaru