PROBOLINGGO – Suasana hangat dan penuh kebahagiaan menyelimuti Gedung Aula Pertemuan Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo pada Rabu (8/7/2026). Momentum sakral bulan Muharam kembali menjadi panggung sinergi kepedulian melalui agenda rutin santunan anak yatim.
Kegiatan tahunan yang digerakkan oleh Tim Penggerak PKK bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pertanian ini sukses membawa senyum bahagia bagi puluhan anak yatim yang hadir.Aksi kemanusiaan ini lahir dari gerakan gotong royong dan penggalangan dana bersama.
Pada tahun ini, donasi yang terkumpul mencapai Rp18 juta. Sumber dana tersebut murni berasal dari keikhlasan para donatur, ketulusan karyawan dan karyawati, serta kepedulian ibu-ibu Dharma Wanita di lingkungan Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Semua dana yang terhimpun langsung disalurkan dalam bentuk paket santunan yang menyentuh kebutuhan dasar anak-anak. Paket tersebut meliputi uang tunai untuk mendukung kebutuhan personal,Paket sembako berisi beras dan minyak goreng untuk keluarga dan Goodybag snack sebagai bingkisan pelipur lara khas anak-anak.
Ketua DWP Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo, Titin Agustini Kurniadi, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas terselenggaranya acara ini dengan lancar.”Puji syukur atas segala limpahan rahmat dan indahnya kebersamaan dari-Nya, sehingga kita semua bisa berkumpul bersama dalam acara santunan anak yatim hari ini. Kegiatan ini merupakan agenda rutin tiap tahun dengan tujuan utama untuk berbagi kebahagiaan sekaligus mempererat tali silaturahim,” ujar Titin dengan penuh haru.
Beliau juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh elemen yang telah mengorbankan waktu dan materi demi menyukseskan acara ini.”Kami menyampaikan banyak terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh donatur, panitia, dan rekan-rekan yang telah meluangkan waktu, tenaga, serta materi demi terselenggaranya acara mulia ini. Jika dalam pelaksanaan acara ini terdapat kekurangan maupun hal yang kurang berkenan, kami memohon maaf yang sedalam-dalamnya,” tambahnya di akhir sambutan.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa instansi pemerintahan tidak hanya berfungsi secara administratif, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi sebagai agen penebar manfaat di tengah masyarakat.
Penulis : Moch Solihin







