Kemarau Mulai Menggigit, Bupati Sumenep Gerak Cepat Tetapkan Status Siaga Kekeringan

Sabtu, 4 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Ancaman krisis air bersih mulai membayangi Kabupaten Sumenep. Mengantisipasi dampak musim kemarau yang diperkirakan semakin meluas, Pemerintah Kabupaten Sumenep resmi menetapkan Status Siaga Bencana Kekeringan selama enam bulan ke depan.
Keputusan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Bupati Sumenep Nomor: 100.3.3.2/185/KEP/013/2026 sebagai langkah mempercepat penanganan wilayah yang mulai mengalami kesulitan air bersih.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan penetapan status siaga dilakukan agar seluruh perangkat daerah dapat bergerak lebih cepat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya penyaluran air bersih ke desa-desa terdampak.

“Penetapan status kekeringan ini merupakan langkah awal agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat oleh instansi terkait, terutama dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat,” ujar Fauzi, Sabtu (4/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Sumenep telah menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama seluruh organisasi perangkat daerah terkait untuk meningkatkan koordinasi menghadapi potensi kekeringan yang diprediksi terjadi selama musim kemarau tahun ini.

Selain itu, seluruh kepala desa diminta aktif memantau kondisi wilayah masing-masing dan segera melaporkan apabila mulai terjadi kekeringan yang berdampak pada kebutuhan air bersih maupun sektor pertanian.

“Kami meminta seluruh kepala desa lebih responsif. Jika ada desa mulai mengalami kekeringan dan masyarakat kesulitan memperoleh air bersih, segera laporkan agar penanganannya tidak terlambat,” tegasnya.

Berdasarkan data pemerintah daerah, sedikitnya 76 desa yang tersebar di 19 kecamatan dipetakan berpotensi mengalami kekeringan dengan berbagai kategori, mulai dari kering kritis, langka, hingga kering langka kritis.

Karena itu, penyaluran air bersih menjadi salah satu prioritas utama pemerintah selama masa status siaga berlangsung.
Fauzi menjelaskan, kebijakan tersebut juga merupakan tindak lanjut atas prakiraan musim kemarau dari BMKG serta Surat Edaran Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur mengenai kewaspadaan menghadapi musim kemarau tahun 2026.

Pemkab Sumenep berharap langkah antisipatif tersebut mampu meminimalkan dampak kekeringan terhadap masyarakat, terutama di wilayah yang selama ini menjadi langganan kekurangan air bersih setiap musim kemarau.

Melalui penetapan status siaga ini, pemerintah menegaskan komitmennya untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi, sekaligus mempercepat distribusi bantuan air bersih agar tidak ada warga yang kesulitan mendapatkan akses air selama musim kemarau berlangsung.

Penulis : Red

Berita Terkait

Lampu Kuning Anggaran Probolinggo: Serapan Minim, Pemkab Minta Gas Pol Sebelum Akhir Tahun
Hari Santri di Pemkab Sumenep, Pesan Wabup Tak Hanya soal Iman, tetapi Juga Disiplin ASN
Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura
Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura
Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026
Diskominfo Sumenep Sukses Dorong Kampanye Digital Lewat Gerakan “Nongtong Bareng” di Festival Musik Tong-Tong
JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik
Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Lampu Kuning Anggaran Probolinggo: Serapan Minim, Pemkab Minta Gas Pol Sebelum Akhir Tahun

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Hari Santri di Pemkab Sumenep, Pesan Wabup Tak Hanya soal Iman, tetapi Juga Disiplin ASN

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026

Berita Terbaru