Balita 4 Tahun di Sampang Ditemukan Tenggelam di Kubangan Penampungan Air Tembakau

Rabu, 19 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, Detikzone.id – Seorang balita berusia 4 tahun berinisial F meninggal dunia setelah ditemukan tenggelam di kubangan penampungan air yang digunakan untuk menyiram tanaman tembakau di Desa Bluuran, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, Jawa Timur.

Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Korban diketahui merupakan warga Desa Bluuran, Kecamatan Karang Penang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Detikzone.id, saat kejadian kedua orang tua korban, Halli (48) dan Nayirah (45), sedang merawat tanaman tembakau yang berjarak sekitar 100 meter dari lokasi kubangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keduanya tengah menyiram tanaman sekaligus membersihkan ulat tembakau. Saat itu, kakak korban berinisial UL (15) mendatangi mereka dan memberitahukan bahwa adiknya berada di dalam kolam penampungan air yang biasa digunakan untuk menyiram tanaman tembakau.

Mendapat informasi tersebut, kedua orang tua korban langsung bergegas menuju lokasi. Sesampainya di tempat kejadian, korban ditemukan dalam kondisi tidak bergerak dan mengapung di dalam kubangan air berukuran sekitar 1,5 meter x 2 meter dengan kedalaman kurang lebih 1 meter.

 

Korban kemudian segera dievakuasi oleh keluarga dan dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

 

Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

 

“Korban ditemukan oleh orang tuanya dalam kondisi sudah tidak bergerak di dalam kubangan air yang digunakan untuk penampungan air menyiram tembakau,” ujar Eko.

 

Menurut Eko, berdasarkan informasi awal yang diperoleh petugas, korban diduga meninggal dunia akibat tenggelam. Polisi juga menduga korban telah berada di dalam kubangan tersebut selama beberapa waktu sebelum ditemukan, melihat kondisi korban saat dievakuasi.

 

Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Keluarga juga menyatakan menolak dilakukan visum dan tidak akan menuntut pihak mana pun atas kejadian tersebut.

 

“Pernyataan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan keluarga yang diketahui oleh pihak pemerintah desa,” jelasnya.

 

Pasca kejadian, personel Polsek Karang Penang mendatangi lokasi, berkoordinasi dengan tenaga kesehatan, melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket), serta mendokumentasikan lokasi kejadian.

 

Polisi mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya saat berada di area pertanian yang terdapat kubangan maupun tempat penampungan air. Pengawasan diperlukan untuk mencegah terjadinya kejadian serupa yang dapat membahayakan keselamatan anak.

Penulis : Agus Junaidi

Berita Terkait

Nelayan Banyuates Sampang Naik Pitam, Petronas Diberi Batas Waktu soal Kompensasi Rumpon
Skandal Absen ‘Gaib’ Dispendukcapil Probolinggo: Pulang Cepat tapi Gaji dan TPP Cair Utuh
Polda Jatim Pastikan Situasi Surabaya Kondusif dan Terkendali Pascakejadian di Dua Pos Lantas
Diduga Setubuhi Anak Penyandang Disabilitas, Lansia 69 Tahun Diamankan Polresta Tuban
Outlet Miras HWG di Pantura Diduga Masih Buka Tersembunyi, Membuat Geram Warga, Tokoh Agama dan DPR-RI Rizal Bawazier
6 Bulan Buron, Pelaku Pembobolan Rumah di Situbondo Ditangkap di Pulau Dewata
LSM Gelora Cinta Negeri Minta Pertamina Jatimbalinus Klarifikasi Status Lahan SPBU Karangjati Ngawi
Ketua KAKI Jatim Gebrak Bupati Bangkalan: 3.000 Hektare untuk China, Tanah Rakyat Jangan Dijadikan Tumbal!

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 22:55 WIB

Balita 4 Tahun di Sampang Ditemukan Tenggelam di Kubangan Penampungan Air Tembakau

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:31 WIB

Nelayan Banyuates Sampang Naik Pitam, Petronas Diberi Batas Waktu soal Kompensasi Rumpon

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:03 WIB

Skandal Absen ‘Gaib’ Dispendukcapil Probolinggo: Pulang Cepat tapi Gaji dan TPP Cair Utuh

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:56 WIB

Polda Jatim Pastikan Situasi Surabaya Kondusif dan Terkendali Pascakejadian di Dua Pos Lantas

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:08 WIB

Diduga Setubuhi Anak Penyandang Disabilitas, Lansia 69 Tahun Diamankan Polresta Tuban

Berita Terbaru