Pemkab Sumenep dan UWG Malang Buka Kolaborasi Strategis, Fokus Perkuat SDM dan Potensi Daerah

Rabu, 19 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim bersama Rektor UWG Malang Dr. Anwar dan jajaran Pemkab Sumenep saat membahas peluang kolaborasi pendidikan, riset, dan penguatan SDM untuk mendukung pembangunan berbasis potensi daerah, di Aula Adhirasa, Rabu (19/8/2026).

Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim bersama Rektor UWG Malang Dr. Anwar dan jajaran Pemkab Sumenep saat membahas peluang kolaborasi pendidikan, riset, dan penguatan SDM untuk mendukung pembangunan berbasis potensi daerah, di Aula Adhirasa, Rabu (19/8/2026).

Sumenep – Upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus mendorong pembangunan berbasis potensi daerah mulai mendapat ruang kolaborasi baru di Kabupaten Sumenep.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep membuka peluang kerja sama strategis dengan Universitas Widya Gama (UWG) Malang. Penjajakan kerja sama tersebut berlangsung dalam pertemuan antara jajaran Pemkab Sumenep dan UWG Malang di Aula Adhirasa, Rabu (19/8/2026) siang.

Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim menerima langsung kunjungan Rektor UWG Malang Dr. Anwar bersama jajaran akademisi. Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep Agus Dwi Saputra, S.Sos., M.Si., serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pertemuan itu, penguatan SDM menjadi salah satu perhatian utama. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dinilai dapat menjadi pintu masuk untuk menghadirkan program pendidikan, penelitian, inovasi hingga pengabdian kepada masyarakat yang sesuai dengan kebutuhan daerah.

“Kami menyambut baik kunjungan UWG Malang. Sumenep memiliki 126 pulau dengan potensi yang beragam, sehingga kolaborasi di bidang pendidikan sangat dibutuhkan untuk memperkuat SDM,” kata KH Imam Hasyim.

Menurutnya, karakter geografis Sumenep sebagai daerah kepulauan membutuhkan pendekatan pembangunan yang tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga berbasis pengetahuan dan inovasi.

Karena itu, perguruan tinggi diharapkan tidak berhenti pada kerja sama formal. Kehadiran kampus harus mampu diterjemahkan menjadi program nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kami berharap UWG tidak hanya hadir membawa kerja sama kelembagaan, tetapi juga program nyata yang menyentuh masyarakat dan membantu mengembangkan potensi Sumenep,” ujarnya.

UWG Siap Dorong Program Konkret

Rektor UWG Malang Dr. Anwar menyambut positif keterbukaan Pemkab Sumenep terhadap kolaborasi di bidang pendidikan dan pembangunan daerah.

Menurutnya, komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan menjadi modal penting untuk melahirkan kerja sama yang lebih konkret dan berkelanjutan.

“Sumenep memiliki potensi besar. Kami melihat komunikasi antarpemangku kepentingan terjalin baik, dan ini menjadi modal penting untuk menghadirkan kerja sama yang lebih konkret,” ujar Anwar.

Ia menegaskan, UWG Malang memiliki ruang kontribusi yang luas, mulai dari pendidikan, studi lanjut, penelitian bersama, pelatihan hingga pengabdian kepada masyarakat.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempertemukan kompetensi akademik dengan kebutuhan pembangunan di lapangan.

“Kami ingin ilmu dari kampus benar-benar bertemu dengan kebutuhan masyarakat. Karena itu, kolaborasi dengan Pemkab Sumenep kami dorong agar berkelanjutan dan memberikan dampak nyata,” tuturnya.

Pertemuan di Aula Adhirasa menjadi langkah awal penjajakan kerja sama antara UWG Malang dan Pemkab Sumenep. Ke depan, sinergi tersebut diharapkan berkembang menjadi berbagai program konkret yang mampu memperkuat kualitas SDM sekaligus mengoptimalkan potensi daerah kepulauan.

Dengan kolaborasi yang terarah, perguruan tinggi dan pemerintah daerah diharapkan dapat membangun ekosistem pendidikan, riset, inovasi, serta pemberdayaan masyarakat yang semakin kuat untuk mendukung kemajuan Sumenep.

Berita Terkait

Taman Prameswati Mirip Nama Wali Kota Kediri: Inisiasi Edukatif atau Preseden Politisasi APBD?
Ketika Kepedulian Tumbuh dari Uang Jajan: Siswa Kelas VI SDN Panaongan III Sumenep Belikan Tas dan Sepatu untuk Temannya
Bupati Sumenep: Busana Adat Nusantara Jadi Simbol Kebinekaan, Persatuan Tak Boleh Retak
Bukan Sekadar Upacara, Diskominfo Sumenep Jadikan HUT ke-81 RI Momentum Perkuat Digitalisasi
Transfer Pusat Berkurang Rp212 Miliar, DPRD Sumenep Bahas Ulang Struktur APBD 2026
Bukan Sekadar Seremonial, Diperta Probolinggo Turun ke Sawah Pacu Percepatan Tanam Padi
Forkopimda Sumenep Kompak, Merah Putih Satukan Langkah di HUT ke-81 RI
Ketua DPRD Sumenep Bacakan Proklamasi HUT ke-81 RI, Sirene 10.00 WIB Mengantar Suasana Khidmat

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Pemkab Sumenep dan UWG Malang Buka Kolaborasi Strategis, Fokus Perkuat SDM dan Potensi Daerah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:45 WIB

Ketika Kepedulian Tumbuh dari Uang Jajan: Siswa Kelas VI SDN Panaongan III Sumenep Belikan Tas dan Sepatu untuk Temannya

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:16 WIB

Bupati Sumenep: Busana Adat Nusantara Jadi Simbol Kebinekaan, Persatuan Tak Boleh Retak

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Bukan Sekadar Upacara, Diskominfo Sumenep Jadikan HUT ke-81 RI Momentum Perkuat Digitalisasi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:26 WIB

Transfer Pusat Berkurang Rp212 Miliar, DPRD Sumenep Bahas Ulang Struktur APBD 2026

Berita Terbaru