Usung Tema Humanity and Social Justice, Wali Kota Salatiga Sambut Baik Deklarasi Yakuza Maneges wilayah Salatiga dan Semarang

Sabtu, 3 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deklarasi Yakuza Maneges Wilayah Salatiga dan Semarang mengusung tema Humanity and Social Justice di Hotel Wahid Prime, Salatiga, Sabtu (3/10/2026) malam.

Deklarasi Yakuza Maneges Wilayah Salatiga dan Semarang mengusung tema Humanity and Social Justice di Hotel Wahid Prime, Salatiga, Sabtu (3/10/2026) malam.

SALATIGA — Pemerintah Kota Salatiga menyampaikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya deklarasi organisasi sosial-spiritual Yakuza Maneges wilayah Salatiga dan Semarang yang digelar di Hotel Wahid Prime, Salatiga, Sabtu (3/10/2026) malam.

Momen bersejarah tersebut menjadi sarana penting untuk memperkuat kepedulian, solidaritas, dan semangat pengabdian kepada masyarakat luas.

Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., menegaskan bahwa pengukuhan sebuah organisasi tidak sekedar seremonial atau bentuk penegasan identitas. Lebih dari itu, langkah ini merupakan bentuk komitmen moral, tanggung jawab, dan kesediaan untuk mengambil peran aktif dalam kehidupan bermasyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kehadiran organisasi di tengah masyarakat hendaknya tidak hanya diukur dari jumlah anggota atau kuatnya solidaritas internal, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada lingkungan dan masyarakat sekitar,” ujar dr. Robby Hernawan dalam sambutannya.

Menurut Wali Kota, organisasi yang baik adalah organisasi yang mampu menghadirkan rasa aman, menumbuhkan kepercayaan, menjaga tali persaudaraan, serta menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan sosial yang ada.

Tema kegiatan “Humanity and Social Justice” yang diusung dalam deklarasi ini disilainya sangat relevan dengan dinamika kehidupan masyarakat. Nilai kemanusiaan, lanjutnya, mengajarkan pentingnya menjunjung tinggi martabat setiap individu tanpa memandang latar belakang, status sosial, maupun perbedaan lainnya.

“Setiap warga berhak mendapatkan penghormatan, perlindungan, dan perlakuan yang adil. Nilai-nilai kemanusiaan harus diwujudkan melalui tindakan nyata, seperti kepedulian terhadap sesama, membantu yang membutuhkan, serta membangun hubungan sosial atas dasar empati,” jelasnya.

dr. Robby juga menggarisbawahi bahwa keadilan sosial bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah, melainkan memerlukan partisipasi seluruh elemen bangsa, termasuk organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, dunia usaha, dan komunitas sosial.

Suasana deklarasi Yakuza Maneges wilayah Salatiga Semarang kompak menggunakan seragam hitam (foto : Bimo Detikzone)

Dikatakannya, sebagai daerah yang dikenal dengan toleransi dan kerukunan anggotanya, Salatiga memerlukan sinergi dari seluruh pihak. Wali Kota berharap Yakuza Maneges dapat menjadi perekat persatuan dan menjalin kolaborasi erat bersama pemerintah daerah, jajaran Forkopimda, aparat penegak hukum, akademisi, hingga elemen masyarakat lainnya.

Acara deklarasi yang berlangsung khidmat dan meriah ini turut dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kota dan Kabupaten (termasuk Wali Kota, Wakil Wali Kota, Bupati, dan Wakil Bupati) serta unsur Forkopimda, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), berbagai ormas, dan perguruan pencak silat.

Selain dihadiri ratusan pengurus dan anggota Yakuza Maneges dari pelbagai daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur, acara ini juga dihadiri oleh delegasi Santri Jalur Kiri Den Gus Thuba Topo Broto Maneges dari Malaysia.

Menutup sambutannya, Wali Kota menyampaikan selamat atas deklarasi Yakuza Maneges Salatiga & Semarang tahun 2026. Ia berharap seluruh jajaran pengurus dan anggota senantiasa diberikan kekuatan, keikhlasan, serta kebijaksanaan dalam menjalankan amanah organisasi demi mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera, harmonis, dan berkeadilan.

Penulis : Bimo

Berita Terkait

123 Hari Berbagi Tanpa Henti, Detikzone.id Menjadikan Kepedulian sebagai Napas Jurnalisme di Sumenep
Peduli Kekeringan, Yakuza Maneges DIY dan Pusat Salurkan Bantuan Air Bersih 30.000 Liter di Gunungkidul
Abul Yatama sekaligus Founder Bashra BIP Bang Ali Kembali Ngegas Semangat Fastabiqul Khairat di Jumat Berkah di Sumenep dan Sejumlah Daerah di Indonesia
Usai Pukau Malioboro, Musik Tongtong Angin Ribut Pasongsongan Sumenep Siap Guncang Mandalika, Bawa Budaya Madura agar Semakin Dikenal Dunia
Temu Silaturahmi YKZ Maneges Kediri Raya, Den Gus Thuba Yakuza Maneges Tempat Mengabdi dan Cari Amal
Lebih dari 4 Bulan Tanpa Putus, Detikzone.id Konsisten Jalankan Program Sedekah Setiap Hari
Jamaah Umroh PT Habibi Rizky Elsyarif Asal Bawean Berangkat Menuju Tanah Suci 
Semangat Berbagi Bang Ali Tak Pernah Padam, BASHRA BIP Kembali Hadirkan BBM Gratis se-Madura Raya, Bukti Semangat Fastabiqul Khairat

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:32 WIB

Usung Tema Humanity and Social Justice, Wali Kota Salatiga Sambut Baik Deklarasi Yakuza Maneges wilayah Salatiga dan Semarang

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:34 WIB

123 Hari Berbagi Tanpa Henti, Detikzone.id Menjadikan Kepedulian sebagai Napas Jurnalisme di Sumenep

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:15 WIB

Peduli Kekeringan, Yakuza Maneges DIY dan Pusat Salurkan Bantuan Air Bersih 30.000 Liter di Gunungkidul

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Abul Yatama sekaligus Founder Bashra BIP Bang Ali Kembali Ngegas Semangat Fastabiqul Khairat di Jumat Berkah di Sumenep dan Sejumlah Daerah di Indonesia

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:50 WIB

Usai Pukau Malioboro, Musik Tongtong Angin Ribut Pasongsongan Sumenep Siap Guncang Mandalika, Bawa Budaya Madura agar Semakin Dikenal Dunia

Berita Terbaru