SALATIGA — Pemerintah Kota Salatiga menyampaikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya deklarasi organisasi sosial-spiritual Yakuza Maneges wilayah Salatiga dan Semarang yang digelar di Hotel Wahid Prime, Salatiga, Sabtu (3/10/2026) malam.
Momen bersejarah tersebut menjadi sarana penting untuk memperkuat kepedulian, solidaritas, dan semangat pengabdian kepada masyarakat luas.
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., menegaskan bahwa pengukuhan sebuah organisasi tidak sekedar seremonial atau bentuk penegasan identitas. Lebih dari itu, langkah ini merupakan bentuk komitmen moral, tanggung jawab, dan kesediaan untuk mengambil peran aktif dalam kehidupan bermasyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kehadiran organisasi di tengah masyarakat hendaknya tidak hanya diukur dari jumlah anggota atau kuatnya solidaritas internal, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada lingkungan dan masyarakat sekitar,” ujar dr. Robby Hernawan dalam sambutannya.
Menurut Wali Kota, organisasi yang baik adalah organisasi yang mampu menghadirkan rasa aman, menumbuhkan kepercayaan, menjaga tali persaudaraan, serta menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan sosial yang ada.
Tema kegiatan “Humanity and Social Justice” yang diusung dalam deklarasi ini disilainya sangat relevan dengan dinamika kehidupan masyarakat. Nilai kemanusiaan, lanjutnya, mengajarkan pentingnya menjunjung tinggi martabat setiap individu tanpa memandang latar belakang, status sosial, maupun perbedaan lainnya.
“Setiap warga berhak mendapatkan penghormatan, perlindungan, dan perlakuan yang adil. Nilai-nilai kemanusiaan harus diwujudkan melalui tindakan nyata, seperti kepedulian terhadap sesama, membantu yang membutuhkan, serta membangun hubungan sosial atas dasar empati,” jelasnya.
dr. Robby juga menggarisbawahi bahwa keadilan sosial bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah, melainkan memerlukan partisipasi seluruh elemen bangsa, termasuk organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, dunia usaha, dan komunitas sosial.

Dikatakannya, sebagai daerah yang dikenal dengan toleransi dan kerukunan anggotanya, Salatiga memerlukan sinergi dari seluruh pihak. Wali Kota berharap Yakuza Maneges dapat menjadi perekat persatuan dan menjalin kolaborasi erat bersama pemerintah daerah, jajaran Forkopimda, aparat penegak hukum, akademisi, hingga elemen masyarakat lainnya.
Acara deklarasi yang berlangsung khidmat dan meriah ini turut dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kota dan Kabupaten (termasuk Wali Kota, Wakil Wali Kota, Bupati, dan Wakil Bupati) serta unsur Forkopimda, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), berbagai ormas, dan perguruan pencak silat.
Selain dihadiri ratusan pengurus dan anggota Yakuza Maneges dari pelbagai daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur, acara ini juga dihadiri oleh delegasi Santri Jalur Kiri Den Gus Thuba Topo Broto Maneges dari Malaysia.
Menutup sambutannya, Wali Kota menyampaikan selamat atas deklarasi Yakuza Maneges Salatiga & Semarang tahun 2026. Ia berharap seluruh jajaran pengurus dan anggota senantiasa diberikan kekuatan, keikhlasan, serta kebijaksanaan dalam menjalankan amanah organisasi demi mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera, harmonis, dan berkeadilan.
Penulis : Bimo







