Bupati Sumenep: Busana Adat Nusantara Jadi Simbol Kebinekaan, Persatuan Tak Boleh Retak

Selasa, 18 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP– Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Sumenep berlangsung dengan nuansa berbeda. Para pejabat daerah tampil mengenakan busana adat dari berbagai daerah di Indonesia, menghadirkan pesan kuat bahwa keberagaman merupakan bagian penting dari kekuatan bangsa.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah mengenakan busana adat Nusantara saat mengikuti upacara HUT ke-81 RI di Kantor Bupati Sumenep, Senin (17/8/2026).

Di balik beragam corak dan bentuk pakaian yang dikenakan, tersimpan pesan tentang persatuan. Bupati menilai busana adat bukan sekadar pelengkap seremoni, melainkan simbol penghormatan terhadap kekayaan budaya yang menjadi identitas Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menggunakan pakaian adat ini sebagai simbol penghormatan terhadap kekayaan budaya Nusantara yang menjadi bagian penting dari identitas bangsa Indonesia,” kata Achmad Fauzi Wongsojudo.

Menurutnya, peringatan kemerdekaan tidak hanya menjadi momentum mengenang jasa para pahlawan. Lebih dari itu, kemerdekaan harus menjadi ruang untuk memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

“Pakaian adat Nusantara menggambarkan bahwa Indonesia adalah bangsa yang kaya budaya, tradisi dan adat istiadat. Perbedaan bukan menjadi penghalang, tetapi justru menjadi kekuatan untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa,” ujarnya.

Nuansa keberagaman terlihat dari busana tradisional yang dikenakan para pejabat. Corak, warna dan bentuk pakaian dari berbagai daerah berpadu dalam satu upacara, mencerminkan wajah Indonesia yang beragam namun tetap berada dalam satu ikatan kebangsaan.

Bupati juga menilai penggunaan busana adat memiliki nilai edukasi bagi generasi muda. Kekayaan budaya Indonesia, kata dia, harus terus dikenalkan dan dijaga agar tidak tergerus perubahan zaman.

“Kami ingin semangat kemerdekaan menjadi momentum semakin mencintai Indonesia, menjaga persatuan, serta melestarikan budaya yang diwariskan para leluhur,” tegasnya.

Namun, bagi Pemkab Sumenep, pesan kemerdekaan tidak boleh berhenti pada simbol dan seremoni. Semangat tersebut harus diterjemahkan melalui kerja nyata dalam menjalankan pemerintahan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami mengharapkan peringatan HUT Kemerdekaan RI tidak berhenti pada seremoni, tetapi mampu membangkitkan semangat seluruh masyarakat untuk mengisi kemerdekaan melalui kerja nyata, meningkatkan pelayanan publik, mempercepat pembangunan, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Peringatan HUT ke-81 RI di Sumenep pun menjadi gambaran bahwa di tengah perbedaan budaya, pakaian dan tradisi, semangat kebangsaan tetap memiliki satu tujuan: menjaga persatuan dan mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata.

Berita Terkait

Proyek Rehab Interior DPRD Probolinggo Rp392 Juta Diekspor ke Surabaya, Sekwan Malah Lempar Bola
Paparkan Inflasi Bulan September, BPS Kota Kediri Sebut Kelompok Pendidikan Jadi Penyumbang Utama
DPRD Sumenep dan Mojokerto Bertukar Gagasan, Transparansi Anggaran Jadi Perhatian
Penguatan Komunikasi Publik, Diskominfo Kota Kediri Silaturahmi Bersama Insan Media
Menantang Medan Ekstrem Bromo: Dishub Probolinggo ‘Jemput Bola’ Pastikan Jeep Wisata Aman dan Laik Jalan
Jeritan dan Air Mata Darah 200 Pasien Gagal Ginjal untuk Gubernur Jatim
Usai Pukau Malioboro, Musik Tongtong Angin Ribut Pasongsongan Sumenep Siap Guncang Mandalika, Bawa Budaya Madura agar Semakin Dikenal Dunia
Pemkab Probolinggo Matangkan RDTR Krucil, Maron, dan Kotaanyar, Pacu Investasi Tanpa Rusak Lingkungan

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Proyek Rehab Interior DPRD Probolinggo Rp392 Juta Diekspor ke Surabaya, Sekwan Malah Lempar Bola

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Paparkan Inflasi Bulan September, BPS Kota Kediri Sebut Kelompok Pendidikan Jadi Penyumbang Utama

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:48 WIB

DPRD Sumenep dan Mojokerto Bertukar Gagasan, Transparansi Anggaran Jadi Perhatian

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:37 WIB

Penguatan Komunikasi Publik, Diskominfo Kota Kediri Silaturahmi Bersama Insan Media

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Menantang Medan Ekstrem Bromo: Dishub Probolinggo ‘Jemput Bola’ Pastikan Jeep Wisata Aman dan Laik Jalan

Berita Terbaru