Tak Sekadar Tempat Makan dengan Menu Khas Menggoda Selera, Resto Lotus Sumenep Jadi Rumah Kedua Pecinta Kuliner dan Ajang Kumpul Bergengsi

Selasa, 12 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak depan Resto Lotus Sumenep yang kini menjadi salah satu destinasi kuliner favorit masyarakat dan tempat berkumpul berbagai komunitas.

Tampak depan Resto Lotus Sumenep yang kini menjadi salah satu destinasi kuliner favorit masyarakat dan tempat berkumpul berbagai komunitas.

SUMENEP, Selasa (12/5/2026) – Di tengah ketatnya persaingan bisnis kuliner di Kabupaten Sumenep, satu nama terus mencuri perhatian dan menjadi perbincangan dari mulut ke mulut: Resto Lotus. Tempat makan yang berada di kawasan strategis Jl. KH. Mansyur No.168, Pabean ini kini bukan sekadar dikenal karena cita rasa masakannya, tetapi juga menjelma menjadi “rumah kedua” bagi berbagai komunitas, keluarga, hingga kalangan pejabat.

Hampir setiap hari, suasana di Lotus selalu hidup. Deretan kendaraan memenuhi area parkir, meja-meja dipadati pengunjung, dan gelak tawa terdengar dari berbagai sudut ruangan. Dari acara arisan, pertemuan komunitas, rapat santai, hingga kumpul keluarga, semuanya seakan punya satu tujuan yang sama: menikmati suasana dan hidangan khas Lotus.

Namun di antara banyak menu yang tersedia, ada satu sajian yang kini disebut-sebut sebagai “raja menu” dan sukses membuat banyak pelanggan kembali datang: Rawon Iga Lotus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menu ini bukan sekadar rawon biasa. Kuah hitam pekat dengan aroma rempah yang kuat berpadu dengan iga sapi empuk yang nyaris lepas dari tulangnya, menciptakan sensasi rasa yang membuat banyak orang langsung jatuh hati sejak suapan pertama.

“Rasanya benar-benar beda. Kuahnya kaya rempah, dagingnya lembut banget. Ini bukan cuma makanan, tapi pengalaman,” ujar Jodi, salah satu pecinta kuliner yang datang bersama rekan-rekannya.

Tak hanya masyarakat biasa, pesona Rawon Iga Lotus juga berhasil menarik perhatian kalangan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep. Salah satu pejabat yang hadir bersama koleganya bahkan mengaku penasaran setelah mendengar banyak ulasan positif tentang menu tersebut.

“Biasanya rawon itu ya standar. Tapi di sini ada karakter rasa yang kuat. Penyajiannya elegan, rempahnya terasa, dan iga-nya benar-benar premium. Sangat layak jadi ikon kuliner Sumenep,” ungkapnya.

Fenomena ramainya Lotus pun kini menjadi perhatian tersendiri. Banyak komunitas menjadikan tempat ini sebagai lokasi favorit untuk berkumpul. Suasana nyaman, pelayanan hangat, pilihan menu lengkap, hingga fasilitas karaoke keluarga di lantai dua membuat pengunjung betah berlama-lama.

Tak sedikit yang datang hanya untuk rapat santai, lalu berakhir bernyanyi bersama sambil menikmati kopi dan hidangan hangat. Nuansa inilah yang membuat Lotus berbeda dibanding tempat kuliner lainnya.

Pengelola Resto Lotus, Lia, mengungkapkan bahwa sejak awal pihaknya memang ingin menghadirkan tempat makan yang memiliki “jiwa”, bukan sekadar bisnis kuliner biasa.

“Kami ingin Lotus menjadi ruang kebersamaan. Orang datang bukan hanya makan, tapi juga membangun cerita, persahabatan, dan momen bersama,” tuturnya.

Selain Rawon Iga yang kini viral, berbagai menu lain seperti Gurami khas Lotus, Nasi Goreng Kambing, Bebek Lotus, Ayam Geprek, Capcay, Dimsum hingga Mie Hot Fire juga menjadi favorit pelanggan dari berbagai kalangan.

Dengan harga yang relatif terjangkau dan suasana yang nyaman, Lotus perlahan menjelma menjadi salah satu ikon kuliner baru di Sumenep. Tempat ini bukan hanya menggerakkan roda ekonomi lokal, tetapi juga menjadi ruang sosial yang mempererat hubungan antarmasyarakat.

Dan di tengah semua itu, Rawon Iga tetap menjadi bintang utamanya. Banyak pelanggan bahkan mengaku sulit melupakan cita rasanya.

Sekali mencoba, banyak yang akhirnya sepakat: datang ke Lotus bukan sekadar makan, melainkan menikmati pengalaman yang membuat orang ingin kembali lagi.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Dari Banner hingga QRIS, KKN Posko 12 Wiraraja Sumenep Bawa UMKM Kambingan Timur Go Digital
Arinna Cafe & Resto, Surga Kuliner Sumenep yang Selalu Menghadirkan Alasan untuk Kembali Lewat Live Musik dan Sajian Istimewa
Grand Opening Arinna Hidayah Salon & SPA Berlangsung Meriah, Siap Menjadi Destinasi Kecantikan Favorit di Sumenep
Jangan Panen Dini! Pengusaha Rokok Sumenep Serukan Selamatkan Tembakau Lokal Demi Nasib Ribuan Petani
Tak Mau Korbankan Mutu, Batik Canteng Koneng Sumenep Rela Tempuh Proses Panjang Cetak Pembatik Andal
Resto Lotus Sumenep Jadi Rumah Kebersamaan, Temu Kenal Formara Unair Rajut Solidaritas Taretan
DBHCHT Dinilai Belum Berkeadilan, Owner CV Ayunda Pamekasan H. Bambang Budianto Minta Madura Tak Lagi Dianaktirikan
Lotus Sumenep Tak Lagi Sekadar Tempat Kuliner, Kini Jadi Pusat Edukasi Bisnis Digital Lewat Sekolah Bisnis

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 01:13 WIB

Dari Banner hingga QRIS, KKN Posko 12 Wiraraja Sumenep Bawa UMKM Kambingan Timur Go Digital

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:15 WIB

Arinna Cafe & Resto, Surga Kuliner Sumenep yang Selalu Menghadirkan Alasan untuk Kembali Lewat Live Musik dan Sajian Istimewa

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:32 WIB

Grand Opening Arinna Hidayah Salon & SPA Berlangsung Meriah, Siap Menjadi Destinasi Kecantikan Favorit di Sumenep

Senin, 27 Juli 2026 - 19:37 WIB

Jangan Panen Dini! Pengusaha Rokok Sumenep Serukan Selamatkan Tembakau Lokal Demi Nasib Ribuan Petani

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:22 WIB

Tak Mau Korbankan Mutu, Batik Canteng Koneng Sumenep Rela Tempuh Proses Panjang Cetak Pembatik Andal

Berita Terbaru