PROBOLINGGO – Wajah lalu lintas di jalur Pantura Probolinggo dipastikan bakal berubah drastis dalam beberapa bulan ke depan. Seiring dengan rampungnya kepastian operasional Jalan Tol Probolinggo-Gending-Kraksaan-Paiton, proyek besar lainnya langsung menyusul. Jembatan Pajarakan dijadwalkan akan dibongkar total guna rehabilitasi menyeluruh mulai 1 Oktober 2026 mendatang.
Kepastian ini disampaikan langsung oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK 1.1) Jalan Nasional Probolinggo-Paiton-Situbondo, Wahyu Wibowo. Ia menjelaskan bahwa proses pembongkaran dan perbaikan total jembatan vital ini akan memakan waktu kurang lebih hampir tiga bulan.
“Jembatan Pajarakan akan dibongkar. Proses perbaikannya dijadwalkan berlangsung mulai 1 Oktober hingga 22 Desember 2026,” ujar Wahyu,Selasa (29/9/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Untuk mengantisipasi kelumpuhan arus lalu lintas di jalur Pantura akibat proyek tersebut, pemerintah mempercepat pemanfaatan tol fungsional. Tol Gending-Paiton akan resmi dibuka untuk umum mulai pukul 10.00 WIB dengan masa uji coba gratis selama 14 hari. Setelah masa sosialisasi dua minggu tersebut selesai, pengguna jalan tol akan dikenakan tarif normal sesuai ketentuan yang berlaku.
Kendaraan Besar Wajib Masuk Tol
Mitigasi kemacetan dilakukan secara ketat dengan membagi beban jalan. Seluruh kendaraan besar, seperti truk logistik dan angkutan berat, akan langsung dialihkan untuk melewati jalur tol baru guna menghindari penumpukan di area proyek.
Sementara itu, bagi masyarakat lokal yang menggunakan kendaraan roda dua maupun kendaraan pribadi (mobil kecil), akses melintas di jalur utama tetap disediakan. Petugas di lapangan akan memberlakukan sistem buka-tutup secara bergantian melalui jembatan darurat (Bailey Bridge) yang telah dibangun tepat di sebelah lokasi proyek jembatan yang dibongkar.
Sementara itu, bagi masyarakat lokal yang menggunakan kendaraan roda dua maupun kendaraan pribadi (mobil kecil), akses melintas di jalur utama tetap disediakan. Petugas di lapangan akan memberlakukan sistem buka-tutup secara bergantian melalui jembatan darurat (Bailey Bridge) yang telah dibangun tepat di sebelah lokasi proyek jembatan yang dibongkar.
Pengendara yang akan melintasi kawasan Pajarakan diimbau untuk mengantisipasi potensi perlambatan arus, mematuhi rambu-rambu pengalihan, atau memanfaatkan jalur tol demi kenyamanan perjalanan.







