Di Tengah Pelantikan PCNU, Bupati Sampaikan Harapan Besar untuk Sumenep

Sabtu, 16 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP — Pemerintah Kabupaten Sumenep mengajak Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) untuk bersinergi dalam mewujudkan pembangunan daerah yang maju, religius, dan sejahtera. Ajakan itu disampaikan langsung Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo saat menghadiri pelantikan PCNU Sumenep periode 2026–2031 di Pondok Pesantren Al-Karimiyah Braji, Sabtu (16/05/2026).

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama memiliki peran besar dalam menjaga nilai-nilai keislaman, kebangsaan, serta moderasi di tengah kehidupan masyarakat.

Menurutnya, PCNU bukan hanya organisasi keagamaan, tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam menjaga harmoni sosial, memperkuat pendidikan keagamaan, dan membangun karakter masyarakat yang religius.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati berharap kepengurusan PCNU yang baru mampu menghadirkan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari pendidikan keagamaan, penguatan ekonomi umat, pembinaan generasi muda, hingga penanggulangan kemiskinan.

“Kami berharap PCNU hadir di tengah masyarakat sebagai organisasi yang memberi manfaat nyata bagi umat,” ujar Bupati.

Namun di tengah semangat kolaborasi tersebut, muncul pengaduan masyarakat yang meminta agar sinergi pemerintah dan PCNU tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata. Dalam pesan pengaduan yang beredar usai pelantikan, warga menyoroti masih banyak persoalan daerah yang membutuhkan perhatian serius.

Masyarakat menyebut persoalan infrastruktur, pelayanan publik, kesejahteraan masyarakat kecil, hingga ketimpangan pembangunan di wilayah kepulauan masih menjadi pekerjaan rumah yang belum sepenuhnya terselesaikan.

“Rakyat butuh bukti nyata, bukan sekadar slogan Sumenep maju dan sejahtera,” tulis warga dalam pengaduannya.

Warga berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan PCNU benar-benar diwujudkan melalui langkah konkret yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat bawah. Apalagi, NU dinilai memiliki jaringan kuat hingga tingkat desa dan akar rumput yang dapat menjadi jembatan aspirasi masyarakat.

Pengaduan tersebut menjadi pengingat bahwa harapan masyarakat terhadap pemerintah dan organisasi keagamaan tidak hanya sebatas menjaga hubungan baik, tetapi juga menghadirkan perubahan nyata bagi kehidupan rakyat di Kabupaten Sumenep.

Berita Terkait

Mbak Wali Dorong Peningkatan Kesiapsiagaan Bencana melalui Sosialisasi Relawan dan Santri Peduli Bencana
Pemkot Blitar Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi 2026, 177 Peserta Disiapkan Masuki Dunia Kerja
Bebas Denda dan Berpeluang Raih Hadiah, Pemkot Kediri Ajak Warga Bayar PBB-P2
Peringati Hari Jadi ke-757, Bupati Sumenep Ajak ASN Khatamkan Surat Al-Waqi’ah 111.111 Kali
Lampu Kuning Anggaran Probolinggo: Serapan Minim, Pemkab Minta Gas Pol Sebelum Akhir Tahun
Hari Santri di Pemkab Sumenep, Pesan Wabup Tak Hanya soal Iman, tetapi Juga Disiplin ASN
Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura
Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Mbak Wali Dorong Peningkatan Kesiapsiagaan Bencana melalui Sosialisasi Relawan dan Santri Peduli Bencana

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Pemkot Blitar Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi 2026, 177 Peserta Disiapkan Masuki Dunia Kerja

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:29 WIB

Bebas Denda dan Berpeluang Raih Hadiah, Pemkot Kediri Ajak Warga Bayar PBB-P2

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Peringati Hari Jadi ke-757, Bupati Sumenep Ajak ASN Khatamkan Surat Al-Waqi’ah 111.111 Kali

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Lampu Kuning Anggaran Probolinggo: Serapan Minim, Pemkab Minta Gas Pol Sebelum Akhir Tahun

Berita Terbaru