Dari Perjuangan Merantau hingga Gelar Majelis Sholawat, Kisah Inspiratif Sol Penjual Nasi Rawon dan Pecel di Bawean

Selasa, 9 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAWEAN – Ratusan jamaah menghadiri majelis sholawat yang digelar di kediaman Bapak Faisol di kawasan Kampung Tuku, Dusun Sawahluar, Desa Kotakusuma, Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik, Selasa malam (9/6/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

Di balik ramainya majelis sholawat tersebut, tersimpan kisah perjuangan hidup sang tuan rumah. Faisol (usia 58 tahun), yang akrab disapa Sol, merupakan perantau asal Probolinggo, Jawa Timur yang telah bertahun-tahun menetap di Pulau Bawean untuk mencari nafkah dan membangun kehidupan yang lebih baik.

Masyarakat Bawean mengenal Sol sebagai penjual nasi rawon dan pecel yang telah lama berjualan di pulau tersebut. Namun perjalanan usahanya tidak selalu berjalan mulus. Pada masa-masa awal merantau, ia harus menghadapi berbagai tantangan dan jatuh bangun dalam mempertahankan usaha kulinernya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan ketekunan, kerja keras, dan semangat pantang menyerah, Sol beserta istri perlahan mampu mempertahankan usahanya di tengah berbagai tantangan. Hingga kini, usaha yang dirintisnya tetap bertahan dan menjadi sumber penghidupan bagi keluarganya.

Selain dikenal sebagai pelaku usaha kuliner, Sol juga dikenal aktif mengikuti berbagai kegiatan keagamaan. Hampir di setiap majelis sholawat yang digelar di Bawean, namanya kerap terlihat di tengah para jamaah. Kecintaannya terhadap sholawat dan kegiatan keagamaan membuatnya dikenal luas oleh masyarakat.

Di sela-sela kesibukannya menyambut para tamu dan jamaah yang hadir, Sol sempat berbincang dengan awak media. Ia mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan hidup yang telah dilaluinya sejak pertama kali datang ke Bawean.

“Saya datang ke Bawean dengan harapan bisa mencari rezeki yang halal dan memperbaiki kehidupan. Alhamdulillah, meskipun pernah mengalami masa-masa sulit, usaha yang saya jalani bisa bertahan sampai sekarang. Semua ini berkat doa, kerja keras, dan dukungan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, majelis sholawat yang digelar di kediamannya merupakan bentuk rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT. Ia berharap kegiatan tersebut dapat mempererat persaudaraan serta membawa keberkahan bagi masyarakat.

“Sholawat adalah salah satu cara kita menunjukkan kecintaan kepada Rasulullah SAW. Semoga kegiatan ini menjadi sarana memperkuat ukhuwah dan membawa manfaat bagi kita semua,” tuturnya.

Acara yang berlangsung hingga larut malam itu diisi dengan pembacaan sholawat, dzikir, dan doa bersama. Para jamaah tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh kekhusyukan.

Majelis sholawat tersebut ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan, kesehatan, dan keberkahan seluruh masyarakat Bawean. Kehadiran ratusan jamaah menjadi bukti kuatnya semangat kebersamaan dan tradisi keagamaan yang terus terjaga di Pulau Bawean.

Penulis : Abd Hamid

Berita Terkait

Pacu APBD 2026 Pemkab Probolinggo Tegaskan Serapan Anggaran Harus Berdampak Nyata bagi Warga
Owner CV Ayunda H. Bambang Budianto Ucapkan Selamat Hari Bhakti Adhyaksa ke-66, Dukung Kejaksaan yang Berkeadilan dan Modern
DBHCHT Jadi Penopang Layanan Kesehatan, Pemkab Situbondo Gelontorkan Rp26,24 Miliar untuk Jaminan Kesehatan dan Kader Posyandu
Pemkab Situbondo Pastikan Dana DBHCHT Tepat Sasaran, Buruh Tani dan Buruh Rokok Jadi Fokus
Sambut HUT RI Ke-81, Semangat Gotong Royong Warga RW 05 Dander Ketami Kobarkan Nasionalisme Lewat Kerja Bakti
Bupati Sumenep Pasang Alarm Integritas, Kepala Inspektorat Baru Diminta Perketat Pengawasan dan Cegah Penyimpangan
Dobrak Layanan Digital, Pemkot Probolinggo Luncurkan Super App B Link dan Gelar PPID Awards 2026
Dari Pulau Gelap Menuju Pulau Terang, Perjuangan Listrik PLN di Masalembu Sumenep Memasuki Fase Penentu

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 17:39 WIB

Owner CV Ayunda H. Bambang Budianto Ucapkan Selamat Hari Bhakti Adhyaksa ke-66, Dukung Kejaksaan yang Berkeadilan dan Modern

Senin, 20 Juli 2026 - 16:24 WIB

DBHCHT Jadi Penopang Layanan Kesehatan, Pemkab Situbondo Gelontorkan Rp26,24 Miliar untuk Jaminan Kesehatan dan Kader Posyandu

Senin, 20 Juli 2026 - 16:21 WIB

Pemkab Situbondo Pastikan Dana DBHCHT Tepat Sasaran, Buruh Tani dan Buruh Rokok Jadi Fokus

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:31 WIB

Sambut HUT RI Ke-81, Semangat Gotong Royong Warga RW 05 Dander Ketami Kobarkan Nasionalisme Lewat Kerja Bakti

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:23 WIB

Bupati Sumenep Pasang Alarm Integritas, Kepala Inspektorat Baru Diminta Perketat Pengawasan dan Cegah Penyimpangan

Berita Terbaru