Perombakan Besar Birokrasi Kota Probolinggo, 88 Pejabat Dilantik dalam Satu Malam, 12 Kursi Eselon II Berganti

Selasa, 9 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, melantik dan mengambil sumpah 88 pejabat Eselon II, III, dan IV di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo, Senin (8/6/2026) malam. Rotasi dan promosi jabatan tersebut dilakukan sebagai upaya penyegaran birokrasi, penguatan kinerja organisasi, serta percepatan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat

Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, melantik dan mengambil sumpah 88 pejabat Eselon II, III, dan IV di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo, Senin (8/6/2026) malam. Rotasi dan promosi jabatan tersebut dilakukan sebagai upaya penyegaran birokrasi, penguatan kinerja organisasi, serta percepatan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat

PROBOLINGGO – Pemerintah Kota Probolinggo melakukan perombakan besar di tubuh birokrasi. Sebanyak 88 pejabat Eselon II, III, dan IV resmi dilantik dan diambil sumpahnya oleh Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Gedung Pemkot Probolinggo, Senin (8/6/2026) malam.

Pelantikan tersebut menjadi salah satu rotasi dan promosi jabatan terbesar yang dilakukan Pemkot Probolinggo tahun ini. Tak hanya menyentuh level administrator dan pengawas, pergeseran juga terjadi pada sejumlah jabatan strategis yang selama ini menjadi motor penggerak pembangunan dan pelayanan publik.

Sorotan utama tertuju pada 12 pejabat Eselon II atau Pimpinan Tinggi Pratama yang kini mengisi posisi-posisi penting di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo.
Rotasi ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat organisasi pemerintahan sekaligus mempercepat realisasi program pembangunan yang menjadi bagian dari visi Probolinggo Bersolek.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT


Dalam sambutannya, Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, menegaskan bahwa seluruh proses mutasi dan promosi jabatan dilakukan secara profesional berdasarkan evaluasi kinerja dan uji kompetensi.

Tidak ada ruang bagi pertimbangan subjektif. Seluruh penempatan jabatan dilakukan melalui pemetaan talenta dan kemampuan aparatur secara terukur.

“Rotasi strategis ini menggunakan sistem manajemen talenta modern untuk memastikan percepatan pembangunan serta pelayanan masyarakat,” tegas Aminuddin.


Menurutnya, Pemerintah Kota Probolinggo kini memanfaatkan Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMATA) milik Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebagai instrumen utama dalam menentukan pejabat yang layak menduduki posisi strategis.

Dengan sistem tersebut, setiap pejabat dinilai berdasarkan kompetensi, pengalaman, rekam jejak, dan capaian kinerja sehingga menghasilkan keputusan yang lebih objektif dan akuntabel.

Namun pelantikan itu bukan sekadar seremoni pergantian jabatan. Di hadapan para pejabat yang baru dilantik, Aminuddin menyampaikan pesan tegas agar seluruh jajaran birokrasi segera bergerak cepat menjawab tantangan pembangunan daerah.
Ia meminta para pejabat meninggalkan pola kerja lama yang lamban dan sektoral.

Sebaliknya, mereka dituntut menghadirkan inovasi, memperkuat kolaborasi antar-OPD, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Jangan hanya berpindah kursi. Yang harus berubah adalah semangat kerja, pola pikir, dan hasil yang diberikan kepada masyarakat,” pesannya.

Adapun 12 pejabat Eselon II yang resmi dilantik meliputi jabatan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan, hingga Kepala Dinas PUPR Perkim.

Dengan formasi baru tersebut, Pemkot Probolinggo berharap lahir energi baru dalam pemerintahan yang mampu mempercepat pembangunan, memperkuat pelayanan publik, dan menjawab harapan masyarakat.

Pelantikan 88 pejabat dalam satu malam ini sekaligus menjadi sinyal bahwa Pemerintah Kota Probolinggo tengah melakukan akselerasi besar dalam reformasi birokrasi. Sebuah langkah yang diharapkan tidak hanya menghadirkan perubahan di atas kertas, tetapi juga mampu dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat di seluruh penjuru Kota Probolinggo.

Berita Terkait

Data Tak Boleh Berbeda, Pemkab Sumenep Siapkan Payung Hukum Satu Data
Dugaan Penyadapan Kepala Negara Jadi Sorotan, Rizkan Sahfudin: Integritas dan Supremasi Hukum Tak Boleh Dikalahkan Kekuasaan
Tumpahan Solar Berulang, Nyawa Pengendara Terancam, Dugaan Mafia BBM Subsidi di Sumenep Jadi Sorotan
Kado Hari Jadi Jatim, Pemprov Guyur Rp19,8 Miliar untuk Berdayakan Warga Probolinggo
Pemkot Kediri Pastikan Uji KIR Kendaraan Optimal untuk Lindungi Keselamatan Pengguna Jalan
Jalan Sehat Santri Sarungan Pererat Silaturahmi dan Ajak Warga Hidup Sehat
Dr. Naghfir Sabet Juara I Pembayar BPHTB Terbesar, Kontribusi Nyata untuk Pembangunan Sumenep
Setelah Arum Manis, Mangga Duren Bawa Kabupaten Probolinggo Sabet Jajaran Lima Besar di Mango Carnival Of Indonesia 2026

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 23:45 WIB

Data Tak Boleh Berbeda, Pemkab Sumenep Siapkan Payung Hukum Satu Data

Rabu, 4 November 2026 - 23:52 WIB

Dugaan Penyadapan Kepala Negara Jadi Sorotan, Rizkan Sahfudin: Integritas dan Supremasi Hukum Tak Boleh Dikalahkan Kekuasaan

Rabu, 4 November 2026 - 15:00 WIB

Tumpahan Solar Berulang, Nyawa Pengendara Terancam, Dugaan Mafia BBM Subsidi di Sumenep Jadi Sorotan

Rabu, 4 November 2026 - 10:49 WIB

Kado Hari Jadi Jatim, Pemprov Guyur Rp19,8 Miliar untuk Berdayakan Warga Probolinggo

Senin, 2 November 2026 - 14:33 WIB

Pemkot Kediri Pastikan Uji KIR Kendaraan Optimal untuk Lindungi Keselamatan Pengguna Jalan

Berita Terbaru