SUMENEP, 16 Juni 2026 – Memasuki hari ke-16, Program Berbagi Setiap Hari yang digagas Detikzone.id terus bergerak tanpa henti. Bertepatan dengan momentum 1 Muharram 1448 Hijriah atau 1 Suro 2026, program kemanusiaan tersebut kembali menyasar anak-anak yatim melalui penyaluran bantuan secara langsung dari rumah ke rumah (door to door).
Momentum pergantian tahun Islam kali ini tidak hanya dimaknai sebagai awal lembaran baru, tetapi juga menjadi pengingat tentang pentingnya hijrah sosial; berpindah dari sikap acuh menjadi peduli, dari sekadar melihat menjadi ikut membantu, dan dari hanya berbicara tentang kebaikan menjadi benar-benar menghadirkannya di tengah masyarakat.
Dengan mendatangi langsung rumah para penerima manfaat, tim Detikzone.id berupaya memastikan bahwa bantuan yang diberikan tidak hanya sampai kepada yang berhak, tetapi juga menghadirkan sentuhan kemanusiaan yang lebih dekat dan lebih bermakna.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Anak-anak yatim menjadi sasaran pada hari ke-16 karena Muharram dikenal sebagai bulan yang sarat dengan nilai kepedulian sosial. Dalam setiap kunjungan, tidak hanya bantuan yang disalurkan, tetapi juga doa, motivasi, dan pesan-pesan kebaikan agar mereka tetap semangat menatap masa depan.
Program Berbagi Setiap Hari sendiri telah berjalan sejak awal Juni 2026 dan menjangkau berbagai kelompok masyarakat yang membutuhkan. Mulai dari kaum dhuafa, lansia sebatang kara, janda tua, pemulung, pedagang kecil, marbot masjid, penggali kubur, pekerja harian, abang becak, hingga anak-anak yatim.
Namun lebih dari sekadar program sosial, gerakan ini juga menjadi bagian dari dakwah kemanusiaan yang selama ini terus dikembangkan Detikzone.id. Melalui pemberitaan dan aksi nyata di lapangan, media ini berupaya mengajak masyarakat untuk membangun budaya peduli, berbagi, dan saling menguatkan.
Pimpinan Redaksi Detikzone.id, Igusty Madani, mengatakan bahwa dakwah tidak selalu dilakukan dari atas mimbar. Menurutnya, membantu sesama, menguatkan yang lemah, dan hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan juga merupakan bagian dari dakwah yang nyata.
“Dakwah tidak hanya melalui ceramah dan tulisan, tetapi juga melalui tindakan. Ketika kita membantu anak yatim, menyantuni kaum dhuafa, membantu orang sakit, atau meringankan beban masyarakat kecil, itu juga dakwah. Kita sedang menyampaikan pesan Islam tentang kasih sayang, kepedulian, dan kemanusiaan,” ujarnya.
Ia menambahkan, Program Berbagi Setiap Hari lahir dari keyakinan bahwa media tidak cukup hanya menjadi penyampai informasi. Media juga harus mampu menjadi jembatan kebaikan yang menghubungkan orang-orang yang memiliki kepedulian dengan mereka yang membutuhkan uluran tangan.
Selain sedekah harian, Detikzone.id selama ini juga aktif menjalankan berbagai program sosial dan dakwah kemanusiaan, seperti pembangunan dan renovasi Musala Umat, layanan Ambulans Gratis, Rumah Singgah Gratis bagi keluarga pasien, santunan anak yatim dan dhuafa, bantuan perlengkapan sekolah, bantuan korban bencana, hingga berbagai aksi sosial lainnya.
Memasuki hari ke-16, langkah kecil itu masih terus berjalan. Mengetuk pintu-pintu rumah sederhana, menyapa mereka yang nyaris tak tersentuh perhatian, dan menyampaikan satu pesan bahwa masih ada kepedulian yang hidup di tengah masyarakat.
Karena pada akhirnya, kebaikan tidak hanya diukur dari besarnya bantuan yang diberikan. Kebaikan lahir dari keikhlasan untuk hadir, mendengar, membantu, dan memastikan bahwa tidak ada saudara yang merasa sendirian menghadapi kehidupan.
Penulis : Red








