BAWEAN – Satuan Komunitas (Sako) Pandu Ma’arif NU Bawean resmi menggelar Dianpinru (Gladian Pimpinan Regu) 2026 pada Jumat (24/7/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Bumi Aswaja, Dusun Tajungmulya, Desa Dekatagung, Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik, ini mengusung tema “Aku Siap Menjadi Pemimpin.”
Ketua Sako Pandu Ma’arif NU Bawean, M. Maski, M.Pd., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan kader untuk membentuk karakter dan jiwa kepemimpinan generasi muda di lingkungan Ma’arif NU.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Awalnya kegiatan ini kami rencanakan pada 17 Juli 2026. Namun, setelah dilakukan penyesuaian jadwal dan kesiapan peserta, akhirnya DIANPINRU dilaksanakan pada 24 Juli 2026,” ujarnya.
DIANPINRU 2026 berlangsung selama dua hari dan diikuti sekitar 200 peserta dari lembaga pendidikan Ma’arif NU Bawean. Setiap lembaga mengirimkan maksimal empat peserta, terdiri atas dua putra dan dua putri. Peserta berasal dari jenjang MI/SD hingga MTs/SMP, mulai kelas IV, V, VI MI/SD serta VII, VIII, dan IX MTs/SMP.
Menariknya, kegiatan ini hanya dipungut biaya Rp10.000 per peserta sebagai bentuk komitmen Sako Pandu Ma’arif NU Bawean agar seluruh lembaga dapat mengikuti pembinaan kepemimpinan tanpa terbebani biaya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, pemeriksaan perlengkapan, dan apel pembukaan. Selanjutnya peserta mengikuti ibadah bersama, ice breaking, dinamika kelompok, pendirian tenda, materi Jejak Jati Diri, Jejak Komitmen, hingga refleksi malam sebagai bagian dari proses pembentukan karakter.
Menurut Maski, DIANPINRU bukan sekadar kegiatan berkemah, tetapi menjadi wadah untuk menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat kebersamaan.
“Kegiatan ini kami harapkan mampu memotivasi peserta untuk terus berkembang menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, percaya diri, serta siap menjadi pemimpin regu di gugus depan maupun pemimpin masa depan yang bermanfaat bagi agama, masyarakat, bangsa, dan negara,” katanya.
Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan memberikan pengalaman berharga bagi seluruh peserta.
“Semoga DIANPINRU 2026 dapat melahirkan kader-kader muda Ma’arif yang berakhlakul karimah, memiliki jiwa kepemimpinan, serta mampu mengamalkan nilai-nilai kepramukaan dan Ahlussunnah wal Jamaah dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.







