Mbak Wali Hadiri Pelantikan Direktur RS Muhammadiyah Ahmad Dahlan, Tekankan Pelayanan Kesehatan yang Humanis

Minggu, 2 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kediri-  Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menghadiri Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Direktur Rumah Sakit Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kota Kediri, Minggu (02/08/2026). Pada kesempatan tersebut, drg. Opy Ellafrina resmi dilantik sebagai Direktur RS Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kota Kediri periode 2026–2030, menggantikan dr. Zainul Arifin.

“Saya ucapkan selamat kepada drg. Opy Ellafrina atas amanah baru sebagai Direktur RS Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kota Kediri periode 2026–2030. Tak lupa kepada Bapak dr. Zainul Arifin saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi serta pengabdian selama memimpin rumah sakit ini,” ujarnya.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mbak Wali mengungkapkan ada satu hal yang menarik ketika berbicara tentang rumah sakit. Banyak orang mengingat rumah sakit karena gedungnya yang megah atau peralatan medisnya yang modern. Tetapi bagi pasien, yang paling membekas justru hal-hal sederhana.

Sapaan yang ramah. Penjelasan dokter yang menenangkan. Perawat yang hadir di saat dibutuhkan. Senyum yang mampu mengurangi rasa cemas. Di situlah sesungguhnya kualitas sebuah rumah sakit diuji.

 

“Saya percaya, nilai-nilai tersebut yang selama ini terus dijaga oleh Muhammadiyah. Melalui rumah sakit, Muhammadiyah tidak hanya memberikan layanan kesehatan, tetapi juga menghadirkan dakwah yang hidup. Dakwah melalui kepedulian, profesionalisme, dan pelayanan kepada sesama tanpa membedakan latar belakang dimana inilah warisan yang sangat berharga dan harus terus dijaga,” ungkapnya.

 

Saat ini tantangan dunia kesehatan hari ini juga semakin kompleks. Harapan masyarakat terhadap pelayanan semakin tinggi. Teknologi berkembang begitu cepat. Pola penyakit terus berubah. Karena itu, kepemimpinan rumah sakit tidak cukup hanya mampu mengelola organisasi, tetapi juga harus mampu membaca perubahan, membangun inovasi, dan tetap menjaga sisi kemanusiaan dalam setiap pelayanan. Mbak Wali optimis, di bawah kepemimpinan drg. Opy Ellafrina, RS Muhammadiyah Ahmad Dahlan akan terus melangkah menjadi rumah sakit yang semakin unggul, adaptif, dan semakin dicintai masyarakat. Pemerintah Kota Kediri tentu siap berjalan bersama.

 

“Kami percaya bahwa membangun kota yang sehat bukan hanya tugas pemerintah. Rumah sakit, organisasi kemasyarakatan, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat memiliki peran yang sama pentingnya. Semakin kuat kolaborasi yang kita bangun, semakin besar pula manfaat yang akan dirasakan masyarakat. Semangat inilah yang terus kami bawa dalam mewujudkan Kota Kediri yang MAPAN,” pungkas wali kota termuda ini.

Turut hadir, Ketua DPRD Firdaus, Wakil Ketua PWM Jawa Timur Tamhid Masyhudi, Ketua MPKU PWM Jawa Timur Mundakir, Ketua PD Muhammadiyah Kota Kediri K.H. Achmad Khoirudin, Ketua MPKU PDM Kota Kediri Satifah Elfiansih, dan tamu undangan lainnya.

Penulis : Bimo

Berita Terkait

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura
Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura
Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026
Diskominfo Sumenep Sukses Dorong Kampanye Digital Lewat Gerakan “Nongtong Bareng” di Festival Musik Tong-Tong
JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik
Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757
Hari Jadi Sumenep ke-757, Cak Fauzi Dorong Gotong Royong Jadi Kekuatan Pembangunan
Fajar Baru Kamtibmas Probolinggo: Lepas AKBP Rico dengan Pendekatan Humanis, Sambut AKBP Lucky dengan Sinergi

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:14 WIB

JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB