Opening Training Raya HMI Nasional di Kediri, Mbak Wali Tekankan Kolaborasi Pemuda Bangun Daerah

Minggu, 2 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kediri – Wali Kota Kediri Vinanda Praneswati menghadiri Opening Ceremony Training Raya Intermediate Training (LK II) dan Senior Course (SC) Tingkat Nasional HMI Cabang Kediri Tahun 2026. Acara berlangsung di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri, Sabtu (01/08/2026).

“Saya mengapresiasi kegiatan yang digelar tingkat nasional. Banyak tokoh yang hadir di Kota Kediri. Ini menunjukkan bahwa Kediri bukan hanya menjadi tuan rumah kegiatan, tetapi juga ruang dialog intelektual dan pergerakan kader bangsa,” ujarnya.

Mbak Wali menilai tema yang dipilih dalam kegiatan ini sangat relevan dengan zaman sekarang. Yakni, Kristalisasi Nalar Intelektual Kader HMI dalam Menghadapi Krisis Energi, Ekologi dan Pangan Nasional, sebagai Wujud Akselerasi Menuju Masyarakat Berdaulat, Adil dan Makmur. Saat ini sedang dihadapkan pada perubahan yang begitu cepat. Krisis energi mendorong semua untuk semakin bijak dalam memanfaatkan sumber daya dan berinovasi pada energi berkelanjutan. Krisis ekologi mengingatkan bahwa pembangunan tidak boleh mengorbankan kelestarian lingkungan. Sementara itu, tantangan ketahanan pangan menjadi perhatian serius karena berkaitan langsung dengan kehidupan manusia. HMI dengan akar nilai perjuangannya, memiliki posisi strategis untuk menghadirkan gerakan yang moderat, seimbang, adil, dan berorientasi pada keilmuan dan intelektualitas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya berharap, dengan kehadiran para narasumber yang luar biasa, forum ini akan melahirkan gagasan-gagasan segar dan menghasilkan peta jalan pergerakan. Dari pelatihan ini, kader-kader HMI harus siap berkontribusi nyata bagi bangsa, baik melalui advokasi kebijakan, gerakan sosial, penguatan literasi lingkungan, maupun pengabdian di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Pemerintah Kota Kediri mendorong pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada kelestarian lingkungan, keadilan sosial, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Dalam konteks inilah, gagasan, saran dan kritik konstruktif dari kader-kader HMI menjadi sangat penting. Pemerintah Kota Kediri membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, seperti ormas keagamaan, ormas kepemudaan, termasuk organisasi pergerakan mahasiswa, salah satunya HMI. Mbak Wali percaya, mewujudkan Kota Kediri yang MAPAN tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri. Dibutuhkan peran pemuda dan mahasiswa sebagai mitra kritis sekaligus mitra strategis dalam perencanaan, pengawasan, dan penguatan pembangunan daerah.

“Atas nama Pemerintah Kota Kediri, saya mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya Training Raya Tingkat Nasional HMI Cabang Kediri. Semoga kegiatan ini melahirkan kader-kader HMI yang bukan hanya cerdas intelektual, namun juga cerdas moral spiritual. Menjadi kader yang progresif dalam pergerakan, serta aktif berkontribusi nyata bagi masa depan bangsa,” pungkasnya.

 

Kegiatan diawali dengan skrining pada tanggal 27-31 Juli. Lalu tanggal 1-6 Agustus pelaksanaan Training Raya. Untuk peserta Intermediate Training berjumlah 33 orang dan peserta Senior Course ada 8 orang.

Turut hadir, Wakil Wali Kota Qowimuddin, Ketua DPRD Firdaus, Perwakilan Kodim, perwakilan Kapolresta, Koordinator Presidium MD KAHMI Kota Kediri Imam Wihdan, Ketua Umum Badko HMI Jawa Timur Yusfan, Asisten Pemerintahan dan Kesra Syamsul Bahri, Ketus Umum HMI Cabang Kediri Chanifan, Ketua KNPI Munjidul Ibad, organisasi mahasiswa, jajaran HMI, dan tamu undangan lainnya.

Penulis : Bimo

Berita Terkait

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura
Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura
Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026
Diskominfo Sumenep Sukses Dorong Kampanye Digital Lewat Gerakan “Nongtong Bareng” di Festival Musik Tong-Tong
JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik
Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757
Hari Jadi Sumenep ke-757, Cak Fauzi Dorong Gotong Royong Jadi Kekuatan Pembangunan
Fajar Baru Kamtibmas Probolinggo: Lepas AKBP Rico dengan Pendekatan Humanis, Sambut AKBP Lucky dengan Sinergi

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:14 WIB

JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB