Pedagang Bendera Pinggir Jalan Menjerit Sepi Pembeli Jelang HUT ke-81 RI

Jumat, 7 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang- Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, denyut kemeriahan semestinya mulai terasa di pinggir-pinggir jalan protokol,

 

Namun, suasana berbeda terlihat pada lapak para pedagang bendera musiman. Kurang dari sepuluh hari menuju 17 Agustus 2026, para penjual atribut kemerdekaan ini justru mengeluhkan omzet yang merosot tajam akibat minimnya pembeli.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Deretan bendera Merah Putih, umbul-umbul, hingga rumbai hiasan yang berkibar di beberapa sudut jalan protokol kabupaten Pemalang,belum mampu menarik minat warga seperti tahun-tahun sebelumnya.

 

Achmad ( 50 ) salah seorang pedagang bendera musiman asal Garut yang berjualan di kawasan Pemalang kota, mengaku pendapatannya turun hingga setengahnya dibandingkan tahun lalu.

 

“Tahun ini sangat sepi. Biasanya seminggu sebelum 17 Agustus pembeli sudah ramai mencari bendera baru atau menghias gapura. Sekarang, seharian kadang hanya laku satu atau dua lembar saja,” ujar Achmad saat ditemui di lapaknya, Jumat (7/8).

 

Para pedagang menduga lesunya penjualan di jalanan disebabkan oleh pergeseran pola belanja masyarakat. Banyak warga, terutama tingkat RT atau perorangan, kini lebih memilih memesan atribut kemerdekaan melalui lokapasar atau toko online yang menawarkan harga lebih murah tanpa harus panas-panasan di jalan.

 

Kendati harga jual bendera masih stabil berkisar dari Rp20.000 hingga Rp50.000 tergantung ukuran masing- masing, daya beli masyarakat secara langsung di lapak fisik tampak menurun drastis.

Di tengah himpitan tren digital dan melemahnya transaksi langsung, para pedagang di jalanan hanya bisa pasrah. Mereka berharap dalam sisa waktu beberapa hari jelang hari H proklamasi, ada lonjakan pembeli mendadak dari warga setempat yang membutuhkan perlengkapan mendesak untuk merayakan kemerdekaan di lingkungan mereka.( Ragil).

Berita Terkait

Jaga Kepercayaan Pembeli, Pedagang Kota Kediri Antusias Ikuti Layanan Tera Ulang Jemput Bola
Tertibkan Kerja Sama Publikasi, Diskominfo Undang Ratusan Wartawan Sosialisasi Regulasi Verifikasi Media
Senyum Lebar Warga di Tengah Pasar Murah Jalasenastri TNI AL
Malam Tak Jadi Penghalang, TNI dan Warga Lembur Bangun Jembatan Harapan di Gapura Sumenep
Polres Pemalang Dalami Kematian Pelajar SMP di Randudongkal
MENGHARGAI DIRI SENDIRI: Catatan Subuh dari Bentangan Tambang Tanah Jawa
Hadiri Deklarasi Yakuza Maneges Jember, Bupati Gus Fawait Optimis Jadi Mitra Strategis
Ketum Yakuza Maneges Tegaskan Komitmen Pengabdian, Kerja Nyata, dan Kepatuhan Hukum

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:06 WIB

Pedagang Bendera Pinggir Jalan Menjerit Sepi Pembeli Jelang HUT ke-81 RI

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Jaga Kepercayaan Pembeli, Pedagang Kota Kediri Antusias Ikuti Layanan Tera Ulang Jemput Bola

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:06 WIB

Tertibkan Kerja Sama Publikasi, Diskominfo Undang Ratusan Wartawan Sosialisasi Regulasi Verifikasi Media

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:32 WIB

Senyum Lebar Warga di Tengah Pasar Murah Jalasenastri TNI AL

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:53 WIB

Malam Tak Jadi Penghalang, TNI dan Warga Lembur Bangun Jembatan Harapan di Gapura Sumenep

Berita Terbaru