Elim Tyu Samba Terpilih Pimpin KONI Kota Blitar, Raih 24 Suara di Tengah Musorkotlub yang Dinamis

Selasa, 22 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BLITAR, Detikzone id — Musyawarah Olahraga Kota Luar Biasa (Musorkotlub) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Blitar 2026 berakhir dengan terpilihnya Elim Tyu Samba sebagai ketua KONI Kota Blitar untuk periode kepengurusan mendatang.

Musorkotlub yang digelar di Gedung Kusuma Wicitro, Kota Blitar, Selasa (22/9/2026), berlangsung dinamis.

Sebanyak 44 cabang olahraga (cabor) se-Kota Blitar hadir dan memiliki hak suara dalam forum tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kontestasi pemilihan ketua, dua kandidat bersaing, yakni Elim Tyu Samba dan Ratih Dewi Indarti.

Pemungutan suara berlangsung ketat hingga akhirnya Elim memperoleh 24 suara, sementara Ratih mengantongi 20 suara.

Dengan selisih empat suara tersebut, Elim ditetapkan sebagai Ketua KONI Kota Blitar terpilih.

“Jalannya Musorkotlub sempat diwarnai dinamika dan kericuhan di dalam forum. Meski demikian, proses musyawarah dan pemungutan suara tetap berlanjut hingga menghasilkan keputusan yang diterima dalam forum.

Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Elim memilih mengedepankan semangat rekonsiliasi. Ia mengajak seluruh elemen olahraga di Kota Blitar untuk mengakhiri perbedaan yang muncul selama proses pemilihan dan kembali berkonsentrasi pada pembenahan organisasi.

Menurut Elim, perbedaan pandangan dalam Musorkotlub merupakan bagian dari dinamika demokrasi organisasi. Setelah pemilihan selesai, seluruh pihak dinilai perlu kembali berada dalam satu barisan untuk menjalankan agenda pembinaan olahraga.

“Mari kita bersama-sama kembali untuk merapikan barisan dan merapikan pekerjaan-pekerjaan yang ada di KONI.”

Elim menilai tahapan Musorkotlub merupakan bagian dari proses organisasi yang harus dilalui. Setelah itu, fokus utama adalah memastikan KONI Kota Blitar dapat bekerja untuk kepentingan pembinaan dan kemajuan olahraga.

“Ini belum ke pengurusan, saya rasa semua ini harus dijalani. Ini hanyalah formalitas-formalitas semata, tetapi tujuannya adalah untuk kebaikan warga di Kota Blitar,” ujarnya.

Tantangan Setelah Kemenangan

Terpilihnya Elim bukan menjadi akhir dari dinamika organisasi. Justru, pekerjaan berikutnya adalah menyusun kepengurusan, membangun soliditas internal, serta memastikan program pembinaan olahraga dapat berjalan.

Elim menyadari terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan. Salah satunya adalah persoalan dukungan anggaran dan belum tersedianya sekretariat tetap bagi KONI Kota Blitar.

Kondisi tersebut, menurutnya, tidak seharusnya menjadi alasan untuk berhenti bergerak. Ia ingin proses awal kepemimpinannya dimulai dengan membangun komunikasi dan kepercayaan di antara seluruh elemen olahraga.

“Memang per hari ini anggaran maupun sekretariat belum tersedia. Tetapi saya percaya, setiap perjalanan besar selalu dimulai dari langkah-langkah kecil.”

Karena itu, Elim meminta seluruh pihak menjaga komunikasi dan kebersamaan agar organisasi dapat segera berjalan dengan fondasi yang lebih kuat.

“Mari kita jaga komunikasi dan kebersamaan dengan baik. Mudah-mudahan apa yang kita mulai hari ini menjadi awal yang baik untuk membangun KONI Kota Blitar yang semakin solid, mandiri, dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan olahraga di Kota Blitar.”

Dengan hasil Musorkotlub tersebut, KONI Kota Blitar kini memasuki fase baru. Setelah kompetisi dalam forum berakhir, tantangan berikutnya adalah membuktikan bahwa perbedaan pilihan dapat kembali dipertemukan dalam satu agenda: membangun organisasi dan meningkatkan pembinaan serta prestasi olahraga Kota Blitar.(**)

 

Penulis Bas

Berita Terkait

Bukan Cuma Soal Rasa, Dinkes Probolinggo Dorong Produk IRTP Naik Kelas Lewat Keamanan Pangan
Cegah Stunting dari Hulu, Ketua TP PKK Sumenep Dorong Edukasi Gizi dan Konsumsi Ikan
Asap Dapur Dringu yang Getir Saat Beras Bantuan Pemerintah Sulit Ditelan Warga
Tak Perlu Bingung Cari Kerja! 35 Perusahaan Siap Buka Lowongan di Sumenep Job Fair 2026
Pemerataan Pembangunan Jadi Prioritas, JSI Apresiasi Gus Fauzi Bangun Sumenep dari Daratan hingga Kepulauan
Pimpin Rapat Staf, Kadis Kominfo Sumenep Tegaskan Disiplin, Kekompakan dan Keterbukaan Jadi Kunci Tingkatkan Pelayanan
Bukan Menggantikan Manusia, Pemkab Probolinggo Persenjatai ASN dengan Kecerdasan Buatan
Cetak Pemandu Berlisensi, Diskoparekraf Probolinggo Dorong Ekowisata Naik Kelas

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 20:12 WIB

Bukan Cuma Soal Rasa, Dinkes Probolinggo Dorong Produk IRTP Naik Kelas Lewat Keamanan Pangan

Rabu, 23 September 2026 - 10:08 WIB

Asap Dapur Dringu yang Getir Saat Beras Bantuan Pemerintah Sulit Ditelan Warga

Selasa, 22 September 2026 - 18:49 WIB

Elim Tyu Samba Terpilih Pimpin KONI Kota Blitar, Raih 24 Suara di Tengah Musorkotlub yang Dinamis

Selasa, 22 September 2026 - 14:43 WIB

Tak Perlu Bingung Cari Kerja! 35 Perusahaan Siap Buka Lowongan di Sumenep Job Fair 2026

Selasa, 22 September 2026 - 12:51 WIB

Pemerataan Pembangunan Jadi Prioritas, JSI Apresiasi Gus Fauzi Bangun Sumenep dari Daratan hingga Kepulauan

Berita Terbaru