SUMENEP, Detikzone.id — Hampir tiga bulan berjalan tanpa terputus, Program Berbagi Setiap Hari Detikzone.id kembali hadir menyapa masyarakat yang membutuhkan. Memasuki hari ke-84, Senin (24/8/2026), program sosial tersebut kembali menyasar kaum dhuafa di Kabupaten Sumenep.
Di tengah keterbatasan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat, langkah kecil untuk berbagi terus dipertahankan.
Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian kepada warga yang membutuhkan dan tengah berjuang memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Hampir tiga bulan berjalan, program ini telah menyentuh berbagai lapisan masyarakat. Sasaran bantuan diberikan secara bergantian, mulai dari anak yatim, janda tua, lansia, ibu hamil dari keluarga kurang mampu, penyandang disabilitas, warga sakit, pencari nafkah jalanan hingga masyarakat yang menghadapi persoalan ekonomi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pimpinan Redaksi Detikzone.id, Igusty Madani, mengatakan keberlanjutan program tersebut bukan karena memiliki kemampuan ekonomi yang berlebih. Sebaliknya, semangat berbagi justru terus dijaga di tengah keterbatasan.
“Walaupun di tengah keterbatasan penghasilan setiap hari, kami tetap berusaha untuk membuat senyum mereka,” ujarnya.
Menurutnya, kepedulian tidak harus menunggu seseorang memiliki banyak harta. Hal terpenting adalah kemauan untuk berbagi sesuai kemampuan.
Bagi Detikzone.id, setiap penerima memiliki cerita dan persoalan masing-masing. Ada yang harus berjuang memenuhi kebutuhan keluarga, menghadapi keterbatasan ekonomi, hingga bertahan dengan penghasilan yang tidak menentu.
Kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa masih banyak masyarakat yang membutuhkan perhatian.
Bantuan yang diberikan mungkin tidak besar. Namun, bagi penerima, kepedulian yang datang di tengah kesulitan dapat menjadi penyemangat untuk terus bertahan dan menjalani kehidupan.
Selain Program Berbagi Setiap Hari, Detikzone.id juga menjalankan sejumlah kegiatan sosial lainnya, di antaranya santunan anak yatim, bantuan pendidikan, bantuan biaya pengobatan, rumah singgah keluarga pasien, wakaf Al-Qur’an, pembangunan Musala Detikzone.id, pembagian sembako serta bantuan bagi warga yang tertimpa musibah.
Detikzone.id juga tengah mempersiapkan program Rumah Makan Gratis bagi kaum dhuafa di Kabupaten Sumenep.
Jurnalisme yang Menyentuh Persoalan Sosial
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari semangat Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim yang dikembangkan Detikzone.id.
Kerja jurnalistik tidak hanya dimaknai sebagai aktivitas menyampaikan informasi kepada publik. Di lapangan, jurnalis juga bersentuhan langsung dengan berbagai persoalan sosial yang dialami masyarakat.
“Jurnalisme bukan hanya menyampaikan informasi. Kami juga berusaha memberikan perhatian terhadap persoalan sosial yang ditemukan di masyarakat,” katanya.
Memasuki hari ke-84, Program Berbagi Setiap Hari terus dilanjutkan dengan semangat sederhana: menjaga kepedulian agar tetap hidup.
Hampir tiga bulan perjalanan program tersebut menjadi bukti bahwa berbagi tidak harus menunggu berlebih. Selama masih ada kemauan, kepedulian dapat dilakukan dari hal-hal kecil.
“Semoga besok, lusa dan seterusnya Detikzone.id masih diberikan kemampuan untuk melanjutkan program mulia ini. Semoga setiap langkah kecil yang dilakukan dapat terus memberikan manfaat bagi mereka yang membutuhkan,” ujarnya.
Hari ke-84 bukan sekadar angka dalam perjalanan sebuah program. Bagi mereka yang menerima, sebuah uluran tangan di tengah keterbatasan dapat menjadi tanda bahwa perjuangan mereka masih dilihat dan masih ada yang peduli.
Detikzone.id Berbagi bukan tentang seberapa banyak yang diberikan, tetapi seberapa tulus kepedulian itu terus dijaga.







