Asyiknya Abadikan Momen di Stan Bappeda Bernuansa Keraton dan Pendopo, Bupati Sumenep Coba Video Booth

Sabtu, 29 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket Foto:
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat mencoba fasilitas video booth di Stan Bappeda dalam rangkaian Madura Nigh Vaganza 2026 di Lapangan GOR A. Yani Pangligur, Sumenep.

Ket Foto: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat mencoba fasilitas video booth di Stan Bappeda dalam rangkaian Madura Nigh Vaganza 2026 di Lapangan GOR A. Yani Pangligur, Sumenep.

SUMENEP, Detikzone.id — Stan Bappeda Kabupaten Sumenep di gelaran Madura Culture Festival (MCF) #4 2026 tidak hanya menjadi ruang untuk menyampaikan informasi pembangunan. Konsep bernuansa Keraton dan Pendopo Sumenep serta fasilitas video booth membuat stan tersebut juga menjadi salah satu tempat menarik bagi pengunjung untuk mengabadikan momen.

Pantauan Detikzone.id di lokasi, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo turut mengunjungi Stan Bappeda. Dalam kesempatan tersebut, Bupati melihat langsung konsep dan informasi yang ditampilkan, sekaligus mencoba fasilitas video booth yang disediakan bagi pengunjung.

Bupati juga berfoto bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumenep serta Kepala Bappeda Sumenep di area stan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Momen tersebut berlangsung dalam suasana santai di tengah aktivitas pameran yang ramai. Kehadiran Bupati sekaligus memperlihatkan bahwa fasilitas yang disiapkan Bappeda dapat dimanfaatkan pengunjung untuk mengabadikan kunjungan mereka.

Asyiknya Foto di Stan Bappeda

Stan Bappeda mengusung konsep bernuansa Keraton dan Pendopo Sumenep. Ornamen tersebut menjadi bagian dari desain stan sekaligus membawa identitas budaya lokal ke dalam ruang pameran pembangunan.

Pengunjung tidak hanya dapat melihat berbagai informasi mengenai perencanaan dan pembangunan daerah, tetapi juga dapat memanfaatkan area stan sebagai lokasi untuk berfoto.

Bahkan, Bappeda menyediakan video booth yang dapat digunakan pengunjung untuk mengabadikan momen selama berada di stan.

Fasilitas tersebut menjadi bagian dari pendekatan interaktif Bappeda dalam menarik masyarakat agar tidak hanya melihat informasi pembangunan, tetapi juga ikut berinteraksi dengan stan.

Masyarakat Diajak Ikut Lomba Foto

Tidak hanya menyediakan tempat untuk berfoto, Bappeda juga menggelar Lomba Foto yang terbuka untuk masyarakat umum.

Pengambilan foto dilakukan di area Stan Bappeda selama periode 26 Agustus hingga 3 September 2026.

Peserta wajib menggunakan smartphone. Foto yang diikutsertakan harus memuat unsur aktivitas, pameran atau keunikan Stan Bappeda.

Peserta diperbolehkan melakukan penyuntingan foto, tetapi terbatas pada cropping. Selanjutnya, karya wajib diunggah melalui akun Instagram pribadi peserta yang tidak dalam kondisi private.

Peserta juga wajib melakukan mention atau tag akun Instagram resmi @bappedasumenep.official, menggunakan tagar #bappedasumenep, #maduraculturefest4 dan #lombafotohbappeda, serta menuliskan caption yang menarik dan relevan dengan pesan atau momen di balik foto.

Dari seluruh karya yang masuk, Bappeda akan memilih lima pemenang dengan foto terbaik.

Para pemenang akan mendapatkan bingkisan menarik. Pengumuman pemenang dijadwalkan pada 4 September 2026 pukul 20.00 WIB secara offline di Stan Bappeda.

Keraton dan Pendopo Jadi Konsep Stan

Nuansa Keraton dan Pendopo Sumenep menjadi bagian utama dari konsep Stan Bappeda.

Penggunaan ornamen tersebut tidak sekadar sebagai dekorasi, tetapi juga untuk membawa identitas sejarah dan kearifan lokal dalam ruang yang digunakan untuk menyampaikan informasi pembangunan.

Pendopo memiliki keterkaitan dengan ruang berkumpul, bermusyawarah dan menyampaikan aspirasi. Nilai tersebut sejalan dengan proses perencanaan pembangunan yang membutuhkan partisipasi dan keterlibatan berbagai pihak.

Sementara nuansa Keraton menggambarkan identitas sejarah dan budaya Kabupaten Sumenep.

Konsep tersebut kemudian dipadukan dengan berbagai informasi mengenai perencanaan pembangunan, program unggulan, capaian pembangunan dan inovasi daerah.

Dengan demikian, masyarakat yang datang tidak hanya mendapatkan informasi, tetapi juga dapat menikmati suasana stan yang mengangkat karakter budaya Sumenep.

Bupati Ikut Abadikan Momen

Kehadiran Bupati di Stan Bappeda juga menjadi bagian dari aktivitas pengunjung yang memanfaatkan fasilitas yang tersedia.

 

Setelah melihat stan, Bupati mencoba video booth yang disediakan Bappeda. Ia juga mengabadikan momen bersama Kepala Diskominfo dan Kepala Bappeda.

Aktivitas tersebut berlangsung di tengah masyarakat yang mengunjungi kawasan pameran.

Bappeda melalui konsep tersebut berupaya membuat informasi pembangunan lebih dekat dengan masyarakat melalui pendekatan yang informatif sekaligus interaktif.

Stan Bappeda pun tidak hanya menjadi tempat melihat informasi, tetapi juga menyediakan ruang bagi masyarakat untuk berfoto dan mengikuti lomba dengan memanfaatkan kreativitas masing-masing.

Melalui MCF #4 2026, Bappeda membuka kesempatan kepada masyarakat untuk mengenal lebih dekat perencanaan dan pembangunan daerah sekaligus mengabadikan momen di stan bernuansa budaya tersebut.

Bagi pengunjung yang belum datang, Stan Bappeda bisa menjadi salah satu lokasi untuk dikunjungi, berfoto di video booth, sekaligus mengikuti Lomba Foto sebelum batas waktu pengambilan karya berakhir.

 

Berita Terkait

UKW Dewan Pers di Surabaya Tuntas, Wartawan Didorong Makin Profesional di Era Digital
Aroma Kejanggalan Proyek Pengadaan Langsung Dikdaya Probolinggo, Jawaban Normatif Kadikdaya Picu Tanda Tanya
Pelaksanaan UKW Dewan Pers dan LUKW Unitomo Surabaya Sukses, 29 Wartawan Dinyatakan Kompeten
Gempur Stunting, Dinkes Probolinggo Satukan Barisan Puskesmas dan Rumah Sakit
Kominfo Jatim Luncurkan “PERISAI ANAK”, Inovasi Bentengi Generasi Muda di Ruang Digital
Menembus Batas Digital: RT-RW Kota Probolinggo Jadi Ujung Tombak Perlindungan Sosial
Transparansi Dipertanyakan, Belanja Toko Daring UPT PPP Muncar Banyuwangi Tanpa Kode RUP Jadi Sorotan
Dinas PUPR Kota Kediri Layangkan Surat Klarifikasi Legalitas Rumah Makan Soto Mantenan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:24 WIB

UKW Dewan Pers di Surabaya Tuntas, Wartawan Didorong Makin Profesional di Era Digital

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:46 WIB

Aroma Kejanggalan Proyek Pengadaan Langsung Dikdaya Probolinggo, Jawaban Normatif Kadikdaya Picu Tanda Tanya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:59 WIB

Pelaksanaan UKW Dewan Pers dan LUKW Unitomo Surabaya Sukses, 29 Wartawan Dinyatakan Kompeten

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Gempur Stunting, Dinkes Probolinggo Satukan Barisan Puskesmas dan Rumah Sakit

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:39 WIB

Kominfo Jatim Luncurkan “PERISAI ANAK”, Inovasi Bentengi Generasi Muda di Ruang Digital

Berita Terbaru

TNI-POLRI

Diduga Edarkan Sabu di Talango Sumenep, 2 Pria Diciduk

Jumat, 16 Okt 2026 - 20:10 WIB