Hari Ini, Karanganyar Sumenep Kembali Jadi Panggung Festival Garam Madura 2026, Angkat Potensi Garam dan Budaya Lokal

Minggu, 30 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto: Suasana Festival Garam Madura tahun lalu yang digelar pada malam hari di Karanganyar, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep.

Ket foto: Suasana Festival Garam Madura tahun lalu yang digelar pada malam hari di Karanganyar, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep.

SUMENEP, Detikzone.id — Semarak Festival Garam Madura #2 2026 mulai digaungkan. Gelaran yang mengusung tema “Kemilau Garam Madura, Warisan dan Panggung Dunia” tersebut akan menghadirkan beragam kegiatan yang mengangkat potensi garam, kehidupan petani, UMKM hingga seni budaya Madura.

Festival Garam Madura #2 dijadwalkan berlangsung hari ini, Minggu, 30 Agustus 2026, mulai pukul 12.00 WIB hingga selesai, berpusat di Kantor Pergaraman 1, Desa Karanganyar, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep.

Kegiatan ini tidak sekadar menjadi perayaan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan garam sebagai bagian dari potensi ekonomi sekaligus kehidupan masyarakat Sumenep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Panitia Festival Garam Madura #2, Herli Wahyudi, mengatakan festival tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi garam Madura sekaligus memperkuat keterlibatan masyarakat dalam mengembangkan potensi desa.

“Festival ini bukan hanya tentang garam, tetapi juga bagaimana potensi garam, budaya dan UMKM masyarakat dapat diperkenalkan secara lebih luas,” kata Herli Wahyudi.

Beragam kegiatan telah disiapkan dalam gelaran tersebut, mulai dari doa bersama, santunan anak yatim, panen raya garam, pameran garam, jalan-jalan sehat, UMKM Desa Garam, FGD (Forum Group Diskusi), pentas seni budaya, lomba angkut garam hingga hiburan rakyat.

Aktivitas petani garam juga menjadi salah satu bagian utama festival. Proses panen dan pengangkutan garam akan ditampilkan untuk memperkenalkan aktivitas masyarakat yang selama ini menjadi bagian penting dari kehidupan kawasan pesisir Sumenep.

Tidak hanya memperlihatkan garam sebagai hasil produksi, festival ini juga memberikan ruang bagi UMKM Desa Garam untuk memperkenalkan berbagai produk olahan berbahan garam maupun produk lokal lainnya.

Pentas seni budaya Madura turut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan. Kehadiran seni budaya diharapkan memperkuat identitas festival sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat untuk menampilkan kekayaan budaya lokal.

Rangkaian kegiatan tersebut mempertemukan berbagai unsur, mulai dari garam, petani, UMKM hingga seni budaya dalam satu gelaran. Dari aktivitas di lahan garam hingga produk olahan, semuanya menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi Desa Karanganyar dan kawasan garam di Sumenep.

Festival ini melibatkan unsur pemerintah daerah, Kecamatan Kalianget, Pemerintah Desa Karanganyar dan Desa Pinggirpapas, masyarakat, petani garam serta pelaku UMKM.

Dengan mengusung tema “Kemilau Garam Madura, Warisan dan Panggung Dunia”, Festival Garam Madura #2 diharapkan menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi garam Madura secara lebih luas sekaligus memperkuat nilai budaya dan ekonomi masyarakat.

 

Berita Terkait

UKW Dewan Pers di Surabaya Tuntas, Wartawan Didorong Makin Profesional di Era Digital
Aroma Kejanggalan Proyek Pengadaan Langsung Dikdaya Probolinggo, Jawaban Normatif Kadikdaya Picu Tanda Tanya
Pelaksanaan UKW Dewan Pers dan LUKW Unitomo Surabaya Sukses, 29 Wartawan Dinyatakan Kompeten
Gempur Stunting, Dinkes Probolinggo Satukan Barisan Puskesmas dan Rumah Sakit
Kominfo Jatim Luncurkan “PERISAI ANAK”, Inovasi Bentengi Generasi Muda di Ruang Digital
Menembus Batas Digital: RT-RW Kota Probolinggo Jadi Ujung Tombak Perlindungan Sosial
Transparansi Dipertanyakan, Belanja Toko Daring UPT PPP Muncar Banyuwangi Tanpa Kode RUP Jadi Sorotan
Dinas PUPR Kota Kediri Layangkan Surat Klarifikasi Legalitas Rumah Makan Soto Mantenan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:24 WIB

UKW Dewan Pers di Surabaya Tuntas, Wartawan Didorong Makin Profesional di Era Digital

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:46 WIB

Aroma Kejanggalan Proyek Pengadaan Langsung Dikdaya Probolinggo, Jawaban Normatif Kadikdaya Picu Tanda Tanya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:59 WIB

Pelaksanaan UKW Dewan Pers dan LUKW Unitomo Surabaya Sukses, 29 Wartawan Dinyatakan Kompeten

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Gempur Stunting, Dinkes Probolinggo Satukan Barisan Puskesmas dan Rumah Sakit

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:39 WIB

Kominfo Jatim Luncurkan “PERISAI ANAK”, Inovasi Bentengi Generasi Muda di Ruang Digital

Berita Terbaru

TNI-POLRI

Diduga Edarkan Sabu di Talango Sumenep, 2 Pria Diciduk

Jumat, 16 Okt 2026 - 20:10 WIB