Sabtu Ini! MEC 2026 Digelar di Sumenep, Raja hingga Pangeran Nusantara Bakal Hadir

Kamis, 17 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEC 2026 siap digelar di Sumenep. Mengangkat tema “Keraton Sumenep”, gelaran budaya ini dijadwalkan dihadiri raja, sultan, pangeran dan kerabat kerajaan Nusantara dari berbagai daerah

MEC 2026 siap digelar di Sumenep. Mengangkat tema “Keraton Sumenep”, gelaran budaya ini dijadwalkan dihadiri raja, sultan, pangeran dan kerabat kerajaan Nusantara dari berbagai daerah

SUMENEP— Jejak panjang sejarah Nusantara akan bertemu di Sumenep. Raja, sultan, pangeran hingga kerabat kerajaan dari berbagai daerah dijadwalkan datang ke ujung timur Pulau Madura untuk menghadiri Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026, Sabtu (19/9/2026).

MEC 2026 tahun ini mengangkat tema “Keraton Sumenep”. Tema tersebut membawa sejarah dan identitas Keraton Sumenep ke tengah panggung karnaval, sekaligus membuka ruang perjumpaan dengan kerajaan dan kesultanan dari berbagai wilayah Nusantara.

Bukan hanya satu atau dua daerah. Para tokoh kerajaan yang dijadwalkan hadir berasal dari berbagai penjuru Indonesia, mulai dari Lampung, Jawa Barat, Banten, Yogyakarta, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Gorontalo hingga Maluku Utara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari Lampung, dijadwalkan hadir PYM SPDB Drs. Pangeran Edward Syah Pernong, SH., M.H., Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan ke-23 Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak, Kepaksian Pernong. Ia juga dikenal sebagai salah satu deklarator Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN).

Dari Maluku Utara, terdapat PYM Ahmad Sjah, Sultan Jailolo dari Kesultanan Jailolo, Halmahera Barat. Sementara Kalimantan Timur diwakili PYM Adji Raden Mohammad Bakhrun, Sultan Gunung Tabur.

Dari Cirebon, PYM Pangeran Handi, SE., MM., Raja Kaprabon XI, dijadwalkan hadir bersama rombongan penari dan kru. Kehadiran rombongan tersebut akan membawa kekayaan seni Cirebon ke panggung MEC 2026.

Dari Sulawesi Selatan, sejumlah tokoh kerajaan juga dijadwalkan hadir, yakni YM Andi Idris Manginruru A. Idjo Daeng Buang Karaengta Katangka dari Kerajaan Gowa serta YM Andi Mardiani We Padauleng Karaeng Suginna, S.Pd., M.Pd., KaOpuan Benteng Selayar.

Sementara dari Gorontalo dijadwalkan hadir YM Roswati Lasimpala dari Kerajaan Gorontalo. Kemudian YM Tb Suroso dari Kerabat Kesultanan Banten serta YM KRAy.T. Roro Fitria dari Kerabat Kesultanan Yogyakarta.

Dari lingkungan Puro Pakualaman Yogyakarta, dijadwalkan hadir YM Dra. Hj. KRAy T. Yani WSS Kuswodijoyo, yang juga menjabat Sekretaris Jenderal MAKN.

Unsur Dewan Pakar MAKN yang dijadwalkan hadir antara lain YM Dr. Ir. Andi Muhammad Isradi Zainal, MT., MH., MM., DESS., M.KKK., IPU dan YM RH Chandra. Turut dijadwalkan hadir YM Soni Suharsono, DPP MAKN Bidang Revitalisasi Cagar Budaya.

Sementara dari Kesultanan Sumenep, dijadwalkan hadir YM R. Yumei Sulistyo, Psi., MM., MNLP.

Ketua KJS, M. Hariri, mengatakan komunikasi dengan sejumlah kerajaan masih terus dilakukan untuk memastikan kehadiran mereka.

“Dari Kerajaan Bone dan Kerajaan Ternate masih dalam proses koordinasi,” kata Hariri, Rabu (16/9/2026).

Menurut Hariri, kehadiran para tokoh kerajaan Nusantara di Sumenep bukan semata untuk meramaikan sebuah pertunjukan. Momentum tersebut diharapkan menjadi ruang silaturahmi dan pertukaran pengetahuan mengenai sejarah serta kebudayaan antardaerah.

“Kami berharap kehadiran para tokoh kerajaan Nusantara tidak hanya menjadi bagian dari kemeriahan MEC tahun ini, tetapi juga membuka ruang silaturahmi dan pertukaran pengetahuan tentang sejarah serta kebudayaan masing-masing daerah,” ujarnya.

MEC merupakan event tahunan yang diinisiasi Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS) bersama Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Selain menghadirkan tokoh kerajaan dan kesultanan, MEC 2026 melibatkan pegiat seni, komunitas, mahasiswa hingga pelaku UMKM.

Dengan tema Keraton Sumenep, panggung MEC 2026 akan mempertemukan ekspresi seni masa kini dengan jejak sejarah yang telah menjadi bagian dari identitas Sumenep.

Sabtu (19/9/2026), perhatian pun akan tertuju ke Sumenep—ketika nama-nama dari berbagai kerajaan Nusantara hadir dalam satu gelaran budaya, membawa cerita, tradisi dan warisan daerah masing-masing ke panggung Madura Ethnic Carnival 2026.

 

Berita Terkait

Yakuza Maneges: Reinkarnasi Spirit Brandal Lokajaya di Garis Dakwah
108 Hari Berbagi, Program Sedekah Setiap Hari Detikzone.id Terus Berlanjut Tanpa Putus
Setelah 101 Hari, Program Sedekah Setiap Hari Detikzone.id Kini Memasuki Hari ke-107
Bawean Bersiap Sambut Wonderful Sail to Indonesia 2026, HBB ke-425 Jadi Momentum Promosi Wisata dan UMKM
Temu Anggota Yakuza Maneges Ngawi, Perkuat Konsolidasi Pertegas Kode Etik Organisasi
PT Empat Sekawan Mulia Raih Penghargaan JSI, Apresiasi atas Kontribusi Dunia Usaha
DRT The Big Family Raih Penghargaan JSI, H. Syafwan Wahyudi: Usaha Harus Punya Manfaat untuk Masyarakat
BAZNAS Sumenep Raih Penghargaan JSI, Konsisten Hadir Melalui Program Sosial dan Kemanusiaan

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 11:29 WIB

Yakuza Maneges: Reinkarnasi Spirit Brandal Lokajaya di Garis Dakwah

Kamis, 17 September 2026 - 19:38 WIB

108 Hari Berbagi, Program Sedekah Setiap Hari Detikzone.id Terus Berlanjut Tanpa Putus

Kamis, 17 September 2026 - 17:17 WIB

Sabtu Ini! MEC 2026 Digelar di Sumenep, Raja hingga Pangeran Nusantara Bakal Hadir

Rabu, 16 September 2026 - 21:27 WIB

Setelah 101 Hari, Program Sedekah Setiap Hari Detikzone.id Kini Memasuki Hari ke-107

Rabu, 16 September 2026 - 20:29 WIB

Bawean Bersiap Sambut Wonderful Sail to Indonesia 2026, HBB ke-425 Jadi Momentum Promosi Wisata dan UMKM

Berita Terbaru