SIPINTAR PPID Jadi Andalan Baru Sumenep, Informasi Publik Dikelola Lebih Terintegrasi

Kamis, 17 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP— Pengelolaan informasi publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep memasuki babak baru. Persoalan teknis yang selama ini berpotensi menjadi beban masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mulai dijawab melalui sebuah inovasi digital.

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumenep menghadirkan Sistem Pelayanan Informasi Terintegrasi, Transparan, Akuntabel, dan Responsif (SIPINTAR PPID).

Inovasi tersebut dirancang untuk menyatukan pengelolaan informasi dan dokumentasi publik, sekaligus mempermudah koordinasi, monitoring dan evaluasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Tim Inovasi SIPINTAR PPID Diskominfo Sumenep, Seno Sepriyanto, mengatakan inovasi tersebut lahir dari persoalan sederhana dalam pemanfaatan teknologi untuk kepentingan publikasi informasi PPID.

“SIPINTAR PPID melalui produk inovasi digital ppid-v2.sumenepkab.go.id juga bertujuan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas layanan informasi publik, serta meningkatkan kemudahan masyarakat dalam memperoleh informasi publik,” katanya saat ditemui Media Center di Ruang PPID, Rabu (16/9/2026).

Menurut Seno, gagasan utama SIPINTAR PPID adalah mengubah pola kerja OPD dalam mengelola layanan informasi publik.

OPD tidak perlu membangun sistem sendiri. OPD cukup fokus menyediakan informasi.

“Sebelumnya, pengelolaan teknologi berpotensi menjadi bagian dari beban masing-masing OPD. Akan tetapi melalui SIPINTAR PPID, kebutuhan teknologi disediakan secara bersama oleh Pemerintah Kabupaten,” ujarnya.

Dengan sistem tersebut, OPD tidak lagi harus memikirkan berbagai kebutuhan teknis seperti pembuatan aplikasi, website, database, template, penyimpanan maupun mekanisme teknologi lainnya.

OPD cukup menggunakan sistem yang telah disediakan dan berkonsentrasi pada tugas utamanya, yakni menyediakan, mengelola, memperbarui, mendokumentasikan serta mempublikasikan informasi dan dokumen publik.

“Dengan kata lain, SIPINTAR PPID menggeser fokus OPD dari persoalan membangun sistem menjadi persoalan menyediakan informasi,” tegasnya.

Pengelolaan Terdesentralisasi, Sistem Tetap Terintegrasi

SIPINTAR PPID juga menerapkan konsep Koordinasi Terdesentralisasi (Coordinated Decentralization).

Melalui konsep tersebut, pengelolaan informasi tetap berada pada masing-masing PPID Pembantu sesuai kewenangan dan tanggung jawabnya. Namun, seluruh proses dilakukan dalam sistem dan tata kelola yang terintegrasi.

“Prinsipnya adalah tersebar dalam pengelolaan, tetapi terpusat dalam sistem, standar, koordinasi, monitoring dan evaluasi,” jelas Seno.

Inovasi ini sebelumnya telah disosialisasikan kepada sejumlah OPD melalui forum Sosialisasi Komisi Informasi (KI) dan Workshop Sistem Informasi dan Dokumentasi Publik bagi sejumlah OPD 2026 di Aula Kantor Diskominfo Sumenep, Kamis (30/7/2026).

Sosialisasi juga dilakukan melalui Roadshow Monitoring dan Evaluasi (Monev) PPID ke sejumlah kecamatan.

Menurut Seno, respons dari jajaran kecamatan terhadap penerapan sistem tersebut cukup positif.

Salah satunya datang dari Kecamatan Ganding. Saat pelaksanaan Monev PPID, Camat Ganding Abdul Khalid menyampaikan bahwa sistem tersebut dapat membantu proses pemantauan informasi.

“Kalau begitu enak, termonitor terus, semua desa terpantau,” kata Abdul Khalid.

Kehadiran SIPINTAR PPID diharapkan tidak hanya menjadi inovasi teknologi, tetapi juga menjadi bagian dari pembenahan tata kelola informasi publik di Kabupaten Sumenep.

Dengan sistem yang terintegrasi, pengelolaan informasi diharapkan menjadi lebih terarah, sementara masyarakat memperoleh akses informasi publik dengan lebih mudah.

Berita Terkait

Jinakkan Kusut Lalu Lintas Bromo: Dishub Probolinggo Siapkan Free Area dan Uji Kelaikan Massal Jeep Wisata
Pesan Maulid Nabi di Diskominfo Sumenep: Ikhlas Bekerja, Kompak Menghadapi Persoalan
Moh Syafie Roa Dilantik Jadi Sekcam Kangayan, Amanah Baru di Tengah Harapan Kemajuan Kepulauan Sumenep
Pemkot Kediri Pantau Pemeliharaan Sumur PDAM di Perumahan Wilis Indah, Target Beroperasi Akhir September
Kadisbudporapar Sumenep Ajak Wartawan dan Seluruh Elemen Sukseskan MEC 2026 yang Angkat Sejarah Keraton Sumenep, Citra Daerah Dijaga Bersama
Sumenep dan Blitar Satukan Langkah, Kerja Sama Lintas Sektor Dibidik Jadi Penggerak Pembangunan
Wujudkan Akurasi DTSEN, Dinsos Kota Kediri Verifikasi Ulang Ribuan Data
Kepala Bappeda Sumenep Arif Firmanto Sabet Penghargaan JSI, Inovasi Perencanaan Jadi Kunci Pembangunan dan Kemajuan Daerah

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 14:44 WIB

Jinakkan Kusut Lalu Lintas Bromo: Dishub Probolinggo Siapkan Free Area dan Uji Kelaikan Massal Jeep Wisata

Jumat, 18 September 2026 - 14:41 WIB

Pesan Maulid Nabi di Diskominfo Sumenep: Ikhlas Bekerja, Kompak Menghadapi Persoalan

Jumat, 18 September 2026 - 09:31 WIB

Pemkot Kediri Pantau Pemeliharaan Sumur PDAM di Perumahan Wilis Indah, Target Beroperasi Akhir September

Kamis, 17 September 2026 - 21:07 WIB

Kadisbudporapar Sumenep Ajak Wartawan dan Seluruh Elemen Sukseskan MEC 2026 yang Angkat Sejarah Keraton Sumenep, Citra Daerah Dijaga Bersama

Kamis, 17 September 2026 - 16:42 WIB

SIPINTAR PPID Jadi Andalan Baru Sumenep, Informasi Publik Dikelola Lebih Terintegrasi

Berita Terbaru