SUMENEP — Harapan warga Dusun Laok Saba, Desa Nyabakan Timur, Kecamatan Batang-Batang, untuk memiliki akses jembatan yang lebih layak mulai menemukan titik terang.
Pembangunan Jembatan Beton Laok Saba kini memasuki tahap pengecoran. Personel TNI dari Koramil 0827/14 Batang-Batang bersama masyarakat setempat bergotong royong menyelesaikan bagian badan jembatan, Kamis (24/9/2026).
Pembangunan tersebut merupakan bagian dari program Bakti TNI AD untuk Rakyat Madura Tahun 2026 yang dilaksanakan Koramil 0827/14 Batang-Batang, Kodim 0827/Sumenep.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelum pengecoran dimulai, personel TNI bersama warga terlebih dahulu memasang bondex dan wiremesh sebagai bagian dari persiapan konstruksi.
Babinsa Koramil 0827/14 Batang-Batang, Serka Asmoni, mengatakan pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan masyarakat agar pembangunan dapat berjalan lebih cepat sekaligus tetap memperhatikan kualitas konstruksi.
“Sekarang masuk pengecoran. Bondex sama wiremesh sudah kami pasang, setelah itu langsung kami cor,” ujar Asmoni.
Menurutnya, keterlibatan warga menjadi salah satu kekuatan dalam proses pembangunan jembatan tersebut. Masyarakat tidak hanya menunggu hasil pembangunan, tetapi ikut turun langsung membantu pekerjaan di lapangan.
“Kami kerjakan bareng warga. Mereka juga antusias membantu. Jadi kalau dikerjakan bersama seperti ini, progresnya lebih cepat,” ungkapnya.
Asmoni menegaskan, target pembangunan bukan sekadar mengejar penyelesaian dalam waktu cepat. Kekuatan dan kualitas jembatan juga menjadi perhatian agar nantinya dapat digunakan masyarakat dalam jangka panjang.
“Yang kami kejar bukan hanya cepat selesai, tapi hasilnya juga bagus dan kuat. Nanti kalau sudah selesai, warga sendiri yang akan merasakan manfaatnya,” imbuhnya.
Bagi warga Dusun Laok Saba, pembangunan jembatan tersebut menjadi kabar yang telah lama dinantikan. Akses yang lebih baik diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat, termasuk saat membawa hasil kebun maupun menjalankan aktivitas sehari-hari.
Warga setempat, Surahman, menyambut baik pembangunan tersebut. Ia mengatakan masyarakat memang membutuhkan jembatan yang lebih layak.
“Warga memang sudah berharap ada jembatan yang lebih baik. Kalau sudah selesai, lewat sini jadi lebih mudah, apalagi untuk membawa hasil kebun dan aktivitas sehari-hari,” tuturnya.
Surahman juga mengapresiasi keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan. Menurutnya, gotong royong bersama personel TNI membuat warga merasa ikut memiliki pembangunan tersebut.
“Kami senang bisa ikut membantu. TNI datang, warga juga ikut kerja. Mudah-mudahan cepat selesai dan nantinya bisa dipakai bersama-sama,” pungkasnya.
Pembangunan Jembatan Beton Laok Saba hingga tahap pengecoran berlangsung aman dan lancar. Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mempercepat pembangunan akses yang diharapkan dapat menunjang aktivitas warga setempat.







