Rizal Bawazier Gaspol Perjuangkan Pintu Tol Sewaka -Paduraksa, Pemalang Selatan Bikin Ledakan Ekonomi

Minggu, 25 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang – Harapan membuka akses transportasi yang lebih cepat bagi masyarakat Pemalang selatan mulai menemukan jalan. Usulan pembangunan pintu tol baru di kawasan Paduraksa–Sewaka, Kabupaten Pemalang, kini memasuki pembahasan di tingkat pemerintah pusat. Jika terealisasi, akses ini berpotensi memperlancar distribusi logistik sekaligus memperkuat konektivitas menuju Banyumas Raya dan sejumlah daerah di sekitarnya.

Usulan pembukaan gerbang tol di KM 306–307 tersebut dibawa langsung Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKS, H. Rizal Bawazier, dalam rapat koordinasi strategis bersama Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Langkah ini menjadi upaya menjawab persoalan aksesibilitas yang selama ini dirasakan masyarakat Pemalang selatan. Jarak menuju gerbang tol eksisting dinilai masih menjadi kendala, terutama bagi mobilitas warga, perjalanan antardaerah, serta distribusi barang dan kebutuhan logistik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rizal Bawazier menegaskan, usulan pintu tol Paduraksa bukan semata-mata pembangunan infrastruktur fisik. Lebih dari itu, akses baru tersebut diharapkan mampu memangkas hambatan perjalanan dan membuka peluang pertumbuhan ekonomi yang lebih luas.

*“Ini bukan sekadar membangun fisik pintu tol, melainkan membongkar keterisolasian akses. Kehadiran gerbang baru ini diharapkan memberi nilai efisiensi nyata, memperlancar lalu lintas barang maupun penumpang secara lebih luas,”* tegas Rizal,pada Minggu ( 25/10 ).

Apabila terealisasi, gerbang tol di kawasan Paduraksa–Sewaka diproyeksikan memberikan manfaat yang melampaui wilayah Kabupaten Pemalang. Konektivitas tersebut berpotensi mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik menuju Purbalingga, Banyumas, Tegal bagian selatan, hingga Cilacap.

Bagi pelaku usaha, akses yang lebih dekat ke jaringan Tol Trans Jawa berpotensi menekan waktu perjalanan dan meningkatkan efisiensi pengiriman barang. Sementara bagi masyarakat, keberadaan gerbang tol baru diharapkan mempermudah perjalanan antardaerah serta membuka peluang ekonomi baru.

Efek berantai inilah yang menjadi salah satu alasan pentingnya usulan tersebut diperjuangkan. Infrastruktur yang terhubung dengan baik dapat menjadi penopang aktivitas perdagangan, pergerakan tenaga kerja, dan pertumbuhan pusat-pusat ekonomi di kawasan selatan Jawa Tengah.

Meski membuka harapan baru, realisasi pintu tol Paduraksa belum dapat dipastikan. Usulan tersebut masih harus melewati tahapan evaluasi dan kajian sesuai mekanisme pembangunan jalan tol nasional.

Pemerintah melalui kementerian dan instansi terkait perlu mengkaji sejumlah aspek, mulai dari kelayakan teknis dan konstruksi, keselamatan lalu lintas, potensi bangkitan kendaraan, kepastian status lahan, hingga dampak lingkungan dan sosial terhadap jaringan jalan di sekitarnya.

Seluruh kajian tersebut menjadi bagian penting untuk menentukan apakah pembangunan gerbang tol baru layak dilaksanakan dan dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Pertemuan bersama Ditjen Bina Marga menjadi langkah awal untuk membawa aspirasi masyarakat ke dalam pembahasan infrastruktur di tingkat pusat.

Keputusan akhir tetap bergantung pada hasil evaluasi pemerintah, kesesuaian dengan rencana jaringan jalan tol, serta kelayakan teknis dan ekonomi.

Kini, masyarakat Pemalang selatan menanti kelanjutan proses tersebut. Harapannya, usulan pintu tol KM 306–307 Paduraksa tidak berhenti sebagai wacana, tetapi dapat berkembang menjadi solusi nyata untuk mempercepat konektivitas, memperlancar arus logistik, dan mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah.

Jika terealisasi, pintu tol Paduraksa berpotensi menjadi akses strategis yang mendekatkan Pemalang selatan dengan pusat-pusat aktivitas ekonomi di Banyumas Raya dan kawasan sekitarnya. *( Ragil)*

Penulis : Red

Berita Terkait

Yakuza Maneges Hadiri Deklarasi Ormas PROGIB Kediri, Perkuat Kolaborasi Lintas Organisasi
Mahasiswa Manajemen UNIMUGO Itmam Haikalut Tanzaih Raih Juara 1 Solo Vokal Tingkat Nasional
Tiga Media Berkolaborasi, Media Expo 2026 Hadirkan Panggung Kreativitas di Sumenep
Perkuat Pelindungan Anak di Ruang Digital, Diskominfo Kota Kediri Libatkan 500 Peserta dalam Deklarasi dan Edukasi Publik Serentak
Rutan Kelas I Jakarta Pusat Gagalkan Dugaan Penyelundupan 65 Cartridge Vape
Polisi Peduli Pengangguran, Kapolresta Sumenep Bantu Ibu Penjual Kacang
Kobarkan Semangat Patriotisme, SDN Padangdangan I Peringati Hari Santri Nasional 2026 dengan Pesan JASMERAH
Wali Kota Kediri Gus Qowim Meminta Pengurus Masjid Al-Bina’i Tahun 2026–2029 Hadirkan Kegiatan Lebih Hidup dan Bermanfaat

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Yakuza Maneges Hadiri Deklarasi Ormas PROGIB Kediri, Perkuat Kolaborasi Lintas Organisasi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Rizal Bawazier Gaspol Perjuangkan Pintu Tol Sewaka -Paduraksa, Pemalang Selatan Bikin Ledakan Ekonomi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 23:16 WIB

Mahasiswa Manajemen UNIMUGO Itmam Haikalut Tanzaih Raih Juara 1 Solo Vokal Tingkat Nasional

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Tiga Media Berkolaborasi, Media Expo 2026 Hadirkan Panggung Kreativitas di Sumenep

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Perkuat Pelindungan Anak di Ruang Digital, Diskominfo Kota Kediri Libatkan 500 Peserta dalam Deklarasi dan Edukasi Publik Serentak

Berita Terbaru