Insiden Pendaki Asal Brazil, Geopark Rinjani Tunjukkan Kepedulian dan Evaluasi SOP

Selasa, 24 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram- Manajemen Geopark Rinjani, Nusa Tenggara Barat (NTB), menyampaikan rasa prihatin mendalam atas insiden yang menimpa pendaki asal Brasil, Juliana D.S.P (27 tahun), yang terjatuh di sekitar kawasan Cemara Nunggal saat menuju puncak Gunung Rinjani.

“Kami dari manajemen Geopark Rinjani menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden yang menimpa, Juliana warga Brazil, yang terjatuh di sekitar Cemara Nunggal menuju puncak Gunung Rinjani,” ujar Qwadro Putro Wicaksono, perwakilan manajemen, Selasa, 24/06/2025

Ia menyampaikan bahwa pihak Geopark terus memantau dengan seksama proses evakuasi yang saat ini sedang dilakukan oleh Tim SAR Gabungan. Proses tersebut berlangsung sejak Selasa, 24 Juni 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kerja keras seluruh unsur, termasuk TNI-Polri, Basarnas, relawan, serta para porter lokal yang telah mengerahkan kemampuan terbaiknya dalam misi kemanusiaan ini,” imbuhnya.

Menurut Qwadro, Gunung Rinjani bukan hanya ikon keindahan alam NTB, tetapi juga merupakan warisan geologi dunia yang diakui oleh UNESCO sebagai bagian dari jaringan Global Geopark.

Dalam kapasitasnya sebagai pengelola kawasan Geopark Rinjani, ia menegaskan bahwa aspek keselamatan pengunjung selalu menjadi prioritas utama.

“Kami terus berupaya memastikan bahwa sistem informasi, edukasi dan mitigasi risiko di kawasan ini berjalan secara menyeluruh,” tegasnya.

Qwadro juga menilai bahwa kejadian ini harus menjadi momentum evaluasi bagi seluruh pihak untuk memperkuat sinergi dalam pengelolaan destinasi, terutama dalam peningkatan keamanan dan kesiapsiagaan di jalur pendakian.

Geopark Rinjani bersama Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) tengah melakukan evaluasi menyeluruh serta menyusun langkah penguatan SOP (Standar Operasional Prosedur) keselamatan dan sistem peringatan dini di titik-titik rawan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat NTB dan dunia untuk terus mendoakan proses evakuasi ini berjalan lancar dan membawa hasil terbaik bagi keselamatan korban. Geopark Rinjani akan terus berkomitmen menjaga harmoni antara alam, budaya, dan keselamatan semua,” tutupnya. red/asn

Berita Terkait

Upaya Penyelundupan Handphone oleh Pengunjung Rutan Kelas 1 Jakpus Berhasil Digagalkan Petugas
Desak Transparasi RAT Puluhan Anggota Koperasi UKP DLH Pemalang Gandeng Pengacara 
Pembangunan Koperasi Merah Putih di Kompleks Makam Kuna Sutan Nasinok Menuai Penolakan Ahli Waris
Ziarah HUT ke-81 TNI, Kodim 0827/Sumenep Kenang Jasa Pahlawan dan Teguhkan Pengabdian
Pondasi Koperasi Merah Putih Berdiri di Kompleks Makam Kuna Sutan Nasinok, Keturunan Keberatan
Bos CV Ayunda Menikahi Dian Mariana di Banyuwangi, Ribuan Tamu Dikejutkan Hadiah Umrah, 10 Oktober Resepsi Berlanjut di Pamekasan
Dugaan Kelalaian Medis di RSUD Waluyo Jati Kraksaan: Kuasa Hukum Soroti ‘Misteri’ 33 Jam Tanpa Visite Dokter Spesialis
SELESAI, TUNAI, TUNTAS

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 18:10 WIB

Upaya Penyelundupan Handphone oleh Pengunjung Rutan Kelas 1 Jakpus Berhasil Digagalkan Petugas

Selasa, 29 September 2026 - 18:08 WIB

Desak Transparasi RAT Puluhan Anggota Koperasi UKP DLH Pemalang Gandeng Pengacara 

Selasa, 29 September 2026 - 17:09 WIB

Pembangunan Koperasi Merah Putih di Kompleks Makam Kuna Sutan Nasinok Menuai Penolakan Ahli Waris

Selasa, 29 September 2026 - 14:06 WIB

Ziarah HUT ke-81 TNI, Kodim 0827/Sumenep Kenang Jasa Pahlawan dan Teguhkan Pengabdian

Selasa, 29 September 2026 - 13:31 WIB

Pondasi Koperasi Merah Putih Berdiri di Kompleks Makam Kuna Sutan Nasinok, Keturunan Keberatan

Berita Terbaru