Gratiskan Biaya Pasang Baru Listrik PLN Mushola dan Masjid Baiturrahman, PJ Kades Batuputih Kangayan Sumenep Mendapat Apresiasi

Sabtu, 5 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Listrik PLN Menyala 24 jam, Tokoh masyarakat memberikan apresiasi kepada PJ Kades Batuputih, Kecamatan Kangayan

Foto : Listrik PLN Menyala 24 jam, Tokoh masyarakat memberikan apresiasi kepada PJ Kades Batuputih, Kecamatan Kangayan

Sumenep – Gratiskan biaya pemasangan listrik baru PLN untuk Musolla dan Masjid Baiturrahman, Mohammad Syafie, PJ Kades Batuputih, Kecamatan Kangayan, pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, mendapat apresiasi dari tokoh pemuda, tokoh masyarakat, dan warga setempat, Sabtu, 05/07.

“Kami memberikan apresiasi terhadap perjuangan PJ Kepala Desa Batuputih demi PLN menyala di dusun kami sehingga bisa menikmati Listrik PLN 24,” ujar Ketua Takmir Masjid Baiturrahman, ustad Akhmad Jakfar yang didampingi sejumlah tokoh pemuda Dusun Pabitta, Desa Batuputih.

Akhmad Jakfar menyebut, masjid Baiturrahman dan mushalla tidak diminta biaya apapun oleh PJ Kepala Desa Batuputih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Semua pembiayaan ditanggung Pj Kepala Desa Batuputih Bapak Mohammad Syafei, dan sangat diprioritaskan untuk menyala pertama kali,” sebutnya.

Atas nama masyarakat, Akhmad Jakfar menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo yang sejak awal memberi atensi khusus untuk percepatan listrik 24 jam di kepulauan.

“Terima kasih juga kami ucapkan kepada Bupati Sumenep memberi atensi melalui perjuangan PJ Kepala Desa Batuputih, sehingga masyarakat dapat menikmati listrik PLN 24 jam ini,” katanya.

Sementara itu, saat dihubungi via WhatsApp, Pj Kades Batuputih mengatakan, apa yang dilakukannya itu merupakan bagian tanggung jawabnya sebagai pemimpin desa.

Dokumentasi saat PLN UP3 Pamekasan lakukan sosialisasi di Dusun Pabitta, Desa Batuputih, Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep.

“Sudah menjadi tanggung jawab saya untuk memikirkan dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat secara umum. Apalagi Listrik merupakan kebutuhan dasar yang harus kita perjuangkan agar masyarakat bisa mendapatkannya sebagai bagian dari hak mereka,” tandasnya.

Sekedar diketahui, saat ini sudah ada 50 KK yang sedang berproses menyala 24 Jam sesuai dengan pendaftaran kolektif penyambungan Listrik baru PLN.

 

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura
Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura
Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026
Diskominfo Sumenep Sukses Dorong Kampanye Digital Lewat Gerakan “Nongtong Bareng” di Festival Musik Tong-Tong
JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik
Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757
Hari Jadi Sumenep ke-757, Cak Fauzi Dorong Gotong Royong Jadi Kekuatan Pembangunan
Fajar Baru Kamtibmas Probolinggo: Lepas AKBP Rico dengan Pendekatan Humanis, Sambut AKBP Lucky dengan Sinergi

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:14 WIB

JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB