Pemborosan Ditengah Refocusing, DPKPP Probolinggo Anggarkan Rp 520 Juta untuk Satu Unit Mobil Dinas Baru

Jumat, 25 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Probolinggo — Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Probolinggo berencana membeli satu unit mobil dinas baru dengan anggaran fantastis sebesar Rp 520.000.000 (Lima ratus dua puluh juta rupiah).

Informasi tersebut tercantum dalam laman resmi Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) milik Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Foto: Kantor Pokja BPBJ Probolinggo, Jl. Raya Dringu, Kec. Dringu

Dalam rincian dokumen, tertulis bahwa pengadaan mobil dinas ini diperuntukkan bagi pejabat eselon II. Namun, jenis dan spesifikasi kendaraan tidak dijelaskan secara rinci, termasuk tipe dan warnanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengadaan kendaraan dinas tersebut menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Probolinggo tahun anggaran 2025, dengan metode pemilihan E-Purchasing. Jadwal pelaksanaan kontrak direncanakan berlangsung pada Februari 2025.

Menanggapi hal itu, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Kabupaten Probolinggo, Abdi Utomo, menyatakan bahwa pengumuman di SIRUP merupakan informasi awal kepada publik berdasarkan dokumen pelaksanaan anggaran dari masing- OPD.

“Mengenai spesifikasi secara detail, itu dituangkan lengkap di dokumen persiapan pengadaan milik OPD yang bersangkutan. Untuk informasi teknisnya, silakan konfirmasi langsung ke OPD terkait,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (24/07/2025).

Sementara itu, saat hendak dimintai konfirmasi terkait urgensi dan alasan pengadaan tersebut, Kepala DPKPP Kabupaten Probolinggo, Roby Siswanto, belum memberikan jawaban.

Hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi yang dilakukan tidak mendapat respon.

Rencana pembelian mobil dinas ini menuai sorotan dari berbagai kalangan, mengingat masih banyak kebutuhan dasar masyarakat yang dinilai lebih mendesak, terutama dalam bidang infrastruktur pemukiman dan penataan kawasan kumuh.

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura
Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura
Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026
Penyelidikan Ibu dan Balita Hilang di Madiun Didesak PH Dipercepat
Diskominfo Sumenep Sukses Dorong Kampanye Digital Lewat Gerakan “Nongtong Bareng” di Festival Musik Tong-Tong
JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik
Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757
Hari Jadi Sumenep ke-757, Cak Fauzi Dorong Gotong Royong Jadi Kekuatan Pembangunan

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Penyelidikan Ibu dan Balita Hilang di Madiun Didesak PH Dipercepat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:14 WIB

JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB