Sejumlah ASN Probolinggo Nongkrong Saat Jam Kerja

Kamis, 7 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo kedapatan nongkrong saat jam kerja di area food court Mall Pelayanan Publik (MPP) Dringu. Aksi para abdi negara ini dinilai melanggar aturan disiplin pegawai dan dikhawatirkan berdampak negatif terhadap kualitas pelayanan publik.

Pantauan langsung di lokasi pada Kamis (7/8/2025), terlihat beberapa ASN silih berganti datang dan duduk berlama-lama di kantin MPP. Mereka tampak asyik ngopi, merokok, dan tertawa bersama, tanpa memperlihatkan urgensi pekerjaan atau keperluan dinas. Ironisnya, aktivitas santai ini terjadi di pusat pelayanan publik yang seharusnya menjadi simbol profesionalisme dan efisiensi birokrasi.

Dari informasi yang dihimpun, ASN yang terlihat memakai batik lengan panjang warna biru dan merah berasal dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang kantornya berada di sekitar MPP Dringu. Kebiasaan ngopi dan nongkrong itu disebut bukan hanya sesekali, tapi hampir setiap hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tindakan ini menuai sorotan dari berbagai pihak karena dianggap mencoreng etika pelayanan publik. Gaji yang mereka terima berasal dari pajak rakyat, namun justru digunakan untuk bersantai saat waktu produktif.

Menanggapi hal ini, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Probolinggo, Sugeng Wiyanto, menyatakan akan segera menindaklanjuti laporan tersebut.

“Siap saya sampaikan ke OPD-nya,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.

Sesuai peraturan yang berlaku, kegiatan di luar kantor pada jam kerja tanpa izin atau kepentingan dinas dapat dikategorikan sebagai pelanggaran disiplin ASN. Kebiasaan makan atau bersantai saat waktu kerja, jika tidak dibarengi dengan tanggung jawab pekerjaan, bisa menjadi preseden buruk bagi citra birokrasi di mata masyarakat.

Kini, publik menanti langkah tegas dari Pemkab Probolinggo dalam menegakkan disiplin pegawai dan mengembalikan marwah pelayanan publik yang profesional dan berintegritas.

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura
Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura
Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026
Diskominfo Sumenep Sukses Dorong Kampanye Digital Lewat Gerakan “Nongtong Bareng” di Festival Musik Tong-Tong
JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik
Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757
Hari Jadi Sumenep ke-757, Cak Fauzi Dorong Gotong Royong Jadi Kekuatan Pembangunan
Fajar Baru Kamtibmas Probolinggo: Lepas AKBP Rico dengan Pendekatan Humanis, Sambut AKBP Lucky dengan Sinergi

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:14 WIB

JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB