Bupati Pamekasan Lantik 320 PPPK, Tekankan Profesionalisme dan Pengabdian pada Masyarakat

Rabu, 18 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN – Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Dr. KH. Kholilurrahman secara resmi melantik 320 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Rabu (18/6/2025).

Ratusan PPPK tersebut terdiri dari 58 guru, 45 tenaga kesehatan, dan 217 tenaga teknis. Pelantikan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pamekasan.

“Atas nama pribadi dan Pemkab Pamekasan, saya mengucapkan selamat kepada Saudara-saudara yang telah dilantik dan diambil sumpahnya sebagai PPPK,” ujar Bupati Kholilurrahman dalam sambutannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati menegaskan, status baru sebagai ASN harus dibarengi dengan tanggung jawab besar, sikap profesional, dan akuntabilitas tinggi. Ia mengingatkan bahwa posisi ini diraih melalui proses seleksi ketat dan transparan, sehingga setiap PPPK wajib mencurahkan perhatian penuh dalam melayani masyarakat.

“Tugas utama Saudara adalah menjadi abdi negara dan abdi masyarakat. Keberadaan Saudara di Pemkab Pamekasan dituntut untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, cita-cita Pemkab Pamekasan untuk memberikan pelayanan maksimal hanya dapat terwujud jika aparat birokrasi memiliki profesionalisme dan integritas tinggi. Karena itu, ia akan melakukan evaluasi terhadap kinerja setiap PPPK untuk memastikan ilmu dan keterampilan mereka benar-benar bermanfaat bagi publik.

Selain itu, Bupati juga mendorong para PPPK untuk mempersiapkan diri menjadi calon pemimpin masa depan, baik di tingkat kelurahan, kecamatan, maupun organisasi perangkat daerah (OPD).

“Sebagai pelayan masyarakat, Saudara harus memahami tugas pokok dan fungsi, mempelajari aturan serta regulasi, dan jangan pernah berhenti belajar,” pungkasnya.

Penulis : AN

Berita Terkait

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura
Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura
Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026
Diskominfo Sumenep Sukses Dorong Kampanye Digital Lewat Gerakan “Nongtong Bareng” di Festival Musik Tong-Tong
JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik
Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757
Hari Jadi Sumenep ke-757, Cak Fauzi Dorong Gotong Royong Jadi Kekuatan Pembangunan
Fajar Baru Kamtibmas Probolinggo: Lepas AKBP Rico dengan Pendekatan Humanis, Sambut AKBP Lucky dengan Sinergi

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:14 WIB

JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB