Tak Beres, Tiga Proyek Miliaran di Probolinggo Disapu Rekanan Surabaya, Kontraktor Lokal Hanya Jadi Penonton Layar Lebar

Jumat, 15 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Sementara kontraktor lokal sibuk mengejar proyek kecil, satu rekanan asal Surabaya justru melenggang mulus memborong tiga proyek bernilai miliaran rupiah di Kabupaten Probolinggo tahun anggaran 2025. Publik pun bertanya-tanya: apakah ini sekadar kebetulan atau ada “jalur VIP” di balik layar?

Adalah CV Duarta Jaya, perusahaan konstruksi yang namanya kini ramai dibicarakan. Data resmi di Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) LKPP menunjukkan, mereka memenangkan tiga paket sekaligus:

Pengembangan Gedung Sederhana Puskesmas Dringu – Dinas Kesehatan.
Pagu Rp1.012.255.600, kontrak Rp948.425.447.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembangunan Puskesmas Kuripan – Dinas Kesehatan.
Pagu Rp4.245.615.900, pemenang diumumkan 26 Juli 2025.

Pembangunan Gedung Kantor Satuan Reskrim dan Pelayanan Polres Kab. Probolinggo – DPKPP.
Pagu Rp2.706.541.600, kontrak Rp2.642.888.760, realisasi 6 Juli 2025.

Total nilai kontrak: menembus angka fantastis miliaran rupiah.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (B-PBJ) Kabupaten Probolinggo, Abdi Utomo, berdalih bahwa kemenangan beruntun tersebut sah secara aturan.

Peraturan LKPP No. 12 Tahun 2021 membolehkan satu penyedia mengerjakan hingga lima paket proyek bersamaan di seluruh Indonesia.

“Lima paket di seluruh Indonesia, kalau sudah selesai, bisa nambah lagi maksimal lima paket,” kata Abdi, Jumat (15/8/2025).

Meski demikian, bagi publik, jawaban normatif itu tidak serta-merta meredakan rasa penasaran. Bagaimana bisa perusahaan luar daerah menguasai proyek strategis bernilai besar di wilayah yang memiliki banyak penyedia lokal?

Sejumlah pelaku usaha konstruksi setempat yang tak mau disebut namanya menyebut, fenomena ini seperti “film lama yang diputar ulang”. Pemain yang itu-itu saja, kontrak yang berputar di lingkaran yang sama, sementara kontraktor lokal hanya kebagian remah-remah.

Di balik sorotan ini, publik kini menanti, apakah Pemkab Probolinggo akan membuka fakta di balik proses lelang, atau justru membiarkannya menjadi cerita klasik pengadaan barang dan jasa yang selalu berpihak pada “pemain besar”.

 

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura
Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura
Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026
Diskominfo Sumenep Sukses Dorong Kampanye Digital Lewat Gerakan “Nongtong Bareng” di Festival Musik Tong-Tong
JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik
Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757
Hari Jadi Sumenep ke-757, Cak Fauzi Dorong Gotong Royong Jadi Kekuatan Pembangunan
Fajar Baru Kamtibmas Probolinggo: Lepas AKBP Rico dengan Pendekatan Humanis, Sambut AKBP Lucky dengan Sinergi

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:14 WIB

JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB